
part 50 ,,,,
assalamu'alaikum ,,,,
masih di belakang mansion utama pelatih ,,, ara yang mencoba untuk mendekati ibunda pelatih pun berkata dengan lantang pada pelatih ,,,
kakak zidan ,,,,
lihatlah ,,,,, seru ara ,,,,
tunjuk ara pada tangan adik pelatih yang bernama zaskia ,,,,
kakak ,,,,
tangan kia ,,,,
kak ,,,,
,,,,,
bergerak ,,,,
apa kak zidan melihatnya ???? ,,,, seru ara pada zidan sang pelatih ,,,,
ara berkata dengan lantang dan semangat karna ingin mengalihkan perhatian sang ibunda pelatih yakni bunda kanaya ,,,,
zidan yang tak mengerti akan maksud ara ,,, dibuat diam tak berdaya ,,,, is bingung harus menjawab apa ,,,
sementara ara mengangkat satu alis matanya untuk memberi pertanda padanya ,,,, dan akhirnya zidan pun paham ,,,,
sudah yang paham pun langsung berkata pada ara ,,,,
ya ,,,, kau benar ara ,,,,
adikku kia sudah bangun !!!! ,,,, seru zidan ,,,,
aku juga melihatnya melambaikan tangannya padaku ,,,,, zidan pun menghampiri adiknya lalu memeluknya dalam selamanya dan berkata ,,,
adik ,,,,,
kakak sangat senang sekali ,,,,,
akhirnya kamu kembali ,,,,
sambil memeluk adik zaskia erat erat ,,,, zidan pun menangis bahagia ,,,,,
namun tidak dengan hatinya ,,,,
yang begitu hancur setiap kali melihat zaskia ,,,,
ia merasa telah menjadi kakak yang gagal dan tak berguna ,,,
ara pun mencoba tersenyum bahagia ,,,, namun air matanya lolos begitu saja tanpa bisa dicegah ,,,, ara hanya bisa senatural mungkin bertindak untuk bisa membuat bunda kanaya melihatnya dan mempercayainya ,,,,
lihatlah kak ,,,, kia tersenyum karna kakak memeluknya ,,,, ia terlihat begitu cantik saat tersenyum ,,,,
ya ,,, kia ,,,,
aku datang ,,,,
aku akan memelukmu juga ,,,,
aku tau kau sangat merindukan aku juga ,,,
saat ara akan mendekat zaskia ,,,,
tiba tiba tangan ara dicegah oleh bunda kanaya ,,, bunda kanaya menggenggam erat tangan ara ,,,, lebih tepatnya menggenggam tangan ara lalu meremasnya dengan sangat kuat hingga kulit ara memerah dan berdarah karna kuku bunda kanaya yang panjang mampu menembus hingga kulit dalam ara ,,,, ara pun meringis kesakitan ,,,, namun ara berusaha menahannya dan bersikap sewajarnya ,,,,
bunda kanannya pun berkata ,,,,
pergi kau ,,,
zaskia tak memiliki teman ,,,,
apalagi teman seperti dirimu !!! ,,,
__ADS_1
seru bunda kanaya namun pandangannya tetap tak bisa lepas dari zaskia ,,,, putri tercintanya ,,,
ara yang mendengar dan melihat bunda kanaya yang masih seperti itu pun ,,,, dengan langkah tegas tetap melangkah maju tanpa takut ,,,,
sedangkan zidan yang melihatnya pun hanya bisa pasrah mengikuti apa yang ara lakukan ,,,, namun dalam hatinya ia begitu cemas dengan kondisi bundanya ,,,, karna zidan tak pernah sekalipun melihat bunda kanaya marah seperti itu ,,,, apalagi ara sampai terluka ,,, itu semua diluar perkiraan zidan ,,,,
ara yang mengerti kecemasan zidan ,,,, hanya bisa mengedipkan mata ara pada zidan ,,,, berharap zidan mengerti maksud ara dan bersikap sewajarnya serta tak memperlihatkan kecemasannya akan ibundanya atau dirinya ,,,,
zidan pun mengedipkan matanya ,,,,pertanda jika ia mengerti maksud ara ,,,,
lalu ara pun mulai lebih keras lagi ,,,,
ia berteriak pada bunda kanaya ,,,,
lepaskan tanganku !!!! ,,,,
seru ara sambil mengangkat tangannya terus menerus agar terlepas dari cengkraman bunda kanaya ,,,,
ara yang terus memberontak dan merontah rontah untuk dilepaskan akhirkan berhasil merebut perhatian dari bunda kanaya ,,,,
ya ,,,,
bunda kanaya akhirnya melihat ara ,,,, tatapannya yang begitu tajam penuh kemarahan membuat ara mengerti ,,,,
seberapa dalam luka yang sudah lama bunda kanaya pendam dalam hati seorang diri ,,,,
ara mengerti betul bagaimana rasanya menahan sakitnya amarah yang terpendam dalam hati dan dalam dirinya ,,,,
lalu ara pun balik menatap bunda kanaya dengan lebih tajam dan penuh dengan aura gelap ,,,, zidan yang melihat pun merasa terintimidasi dan kaget dengan apa yang baru saja dilihatnya ,,,,
bagaimana bisa seorang ara terlihat begitu murka ,,,, padahal selama ini ara selalu ceria ,,, apa ara menyimpan dendam begitu dalam dan menutupnya rapat rapat ??? ,,, batin zidan berkelana tentang ara begitu besar ,,,,
hingga tanpa zidan sadari ,,,,, ara mengamuk dan murka pada bunda kanaya ,,,, ara bahkan menampar bunda kanaya hingga berdarah ,,,,
bunda kanaya melepas cengkraman tangannya pada ara dan berdiri dengan amarahnya ,,,, lalu ia mengatakan ,,,,
kau !!!! ,,,, bukanlah teman zaskia ,,,,
kau !!!! ,,,, juga bukanlah adik zidan ,,,,
lalu siapa kau !!!! ,,,, beraninya ingin memeluk putriku dan mengakui zidanku ,,,,
tunjuk mama kanaya pada muka ara yang begitu gelap penuh amarah ,,,,
ara pun semakin murka karna ia tak dianggap apalagi diakui mama kanaya ,,,, ara yang memerankan dirinya sendiri sebagai zaskia ,,, kemudian ara memegang tangannya yang terluka ,,,, lalu tanpa aba aba ara mendapat bunda kanaya dengan begitu keras ,,,,
pppplllllaaaaaaaakkkkkkkkkkkkk ,,,,,,,,,,,,,,,,,
bunyi tamparan ara yang begitu keras mampu membuat zidan sadar dari lamunannya yang berkelana tanpa unjung ,,,,
ara berkata pada bunda kanaya ,,,,
bunda ,,,,,
bunda boleh marah ,,,,
bunda juga boleh sedih ,,,,
apalagi sayang ,,,,
bunda boleh lupakan semua ,,,,
bunda juga boleh memperlakukan aku seperti itu ,,,, tunjuk ara pada zaskia yang dipeluk zidan ,,,,
tapi ,,,,
satu saja ,,,,
keinginan ku ,,,,
jangan lupakan aku ,,,,
aku mungkin bukan putrimu ,,,,
tapi jiwaku sama dengannya ,,,, tunjuk ara lagi pada zaskia ,,,,
__ADS_1
bagaimana bisa !!!! ,,,,
bagaimana bisa seorang bunda !!!! ,,,,
tak bisa mengenali putrinya sendiri ??? ,,,,,
apa bunda lupa janji kita sebagai sahabat ??? ,,,
atau mungkin bunda sudah melupakan kia dan benci pada kia ??? ,,,,
sehingga bunda sudah lupa pada impian kia dimasa lalu ??? ,,,,
atau mungkin ,,,, bunda sudah mati rasa pada kia ,,,, karna terlalu lama kia tinggal pergi ??? ,,,,
lantas siapa yang kini bersemayam dalam hatimu ,,,, bunda ??? ,,,, yang mampu menggantikanku dalam hatimu ,,,,
begitu hebatnya dia mampu menggantikanku sebagai putrimu ,,,, bahkan ia mampu membuat bunda lupa dengan jiwa putrimu yang masih ada ,,,
pertanyaan ara begitu membingungkan bunda kanaya ,,,, ia ingin percaya namun hatinya takut terluka kedua kali ,,,, lalu bunda kanaya bertanya pada ara untuk memperjelas siapa ara ,,,,
jika kau kia ,,,
apa buktinya ??? ,,,,
setidaknya katakan sesuatu yang membuat aku percaya ,,,, bahwa kau adalah putriku zaskia putra pratama !!! ,,,, jawab lantang sang bunda kanaya ,,,
ara pun berkata dengan tegas tanpa ragu ,,,
aku tak perlu membuktikan apapun bunda !!! ,,,
apapun yang akan aku lakukan tetap tidak akan membuatmu mempercayaiku !!! ,,,
karna memang pada dasarnya bunda sudah tidak mempercayaiku sebagai puterimu ,,,, jadi apapun yang kulakukan akan percuma saja !!! ,,,
apakah kau sedang mempermainkan hah !!! ,,, tegas bunda kanaya penuh makna ,,,
ara pun menjawab ,,,,
bagaimana bisa aku mempermainkanmu ,,,, ibunda ??? ,,,,
sedangkan kau adalah seorang bunda ,,,,
tentu bunda paham betul maksudku !!! ,,,
lalu apa untungnya bagiku ??? ,,,
jika aku mempermainkan seorang bunda ,,,,
aku bahkan akan jauh lebih berdosa lagi karna dosaku sebagai seorang anak saja masih banyak ,,,,
apalagi jika mempermainkan seorang bunda ??? ,,,,
bagaimana bisa aku menebusnya nanti ??? ,,,,
jika demikian katakan padaku !!! apa tujuanmu !!! ,,,, kata bunda kanaya penuh penekanan ,,,,
ara pun berkata ,,,,
impian ,,,, impian zaskia lah yang membawaku kemari ,,,, bunda ,,, apa bunda lupa pada impian kia ??? ,,,,
katakan !!! ,,, memang apa impian kia yang kau tau ??? ,,,, kata bunda kanaya kembali ,,,,
ara pun berkata ,,,,
apalah arti sebuah impian ,,,,
jika kasih sayang bunda sudah memudar untuk kia ,,,
apakah bunda benar benar tulus menyayangi kia ??? ,,,
mengapa kia merasa ragu !!! ,,,
atau jangan jangan kasih sayang bunda hanyalah sebuah obsesi belakang pada kia ??? ,,,,
sungguh kia bingung bunda ??? ,,,,
__ADS_1
kai benar benar merasa tak ada artinya jika bunda mau bunda boleh berfikir seperti itu ,,, bunda ??? ,,,,
tapi coba bunda katakan pada kia ,,,, apakah begini cara menyayangi kia ,,,, putri bunda ??? ,,,, apakah kia akan bahagia melihat bunda seperti ini ??? ,,,, apakah ini yang kia mau dari bunda ??? ,,,, coba jawab aku bunda ,,,, teriak ara dengan lantang dan tegas ,,,