
part 25
assalamu'alaikum,,,,
seperti biasa ,,, kini ara menjalani hidup dengan bahagia ,,, selain karier yang di nanti telah tercapai melebihi perkiraannya ,,, ara juga sangat bersyukur karna bunda via yang tak pernah lelah memberikan dukungan untuknya ,,, bagi ara keberadaan bunda via sangatlah berarti bagi hidup ara ,,,,
ara merasa senang melihat bundanya hidup tanpa beban masa lalu ,,, setelah kenyataan terungkap kini bunda via tak lagi merasa bersalah karna menutupi kebenaran tentang ayah ara ,,, bunda benar benar menikmati setiap waktu yang ada dengan gembira tersenyum lepas tanpa beban ,,, ara yang melihat senyum bunda via pun berkata dalam hati ,,,, semoga bunda via slalu tersenyum seperti ini selalu ,,,
seiring berjalannya waktu dengan upaya penuh kerja keras yang tak mengenal waktu kini ara sudah memiliki rumah sakit sendiri ,,, selain itu ara juga mengembangkan bisnis cake milik bunda via yang sudah memiliki banyak anak cabang karna ara sendiri yang menghendel semua sendiri dari jauh ,,,, harapan ara membuka lapangan kerja seluas luasnya bagi mereka yang membutuhkan , membantu sesama meringankan sedikit beban mereka ,,,,
namun tidak dengan butik bunda ,,, karna ara tak ingin membuat bunda capek ,,, jika ara mengembangkan bisnis butik bunda maka pekerjaan bunda akan semakin bertambah ,,, dan ara tak ingin bunda kecapekan karenanya ,,, ara membiarkan bunda bekerja agar bunda ada kegiatan sehari hari tapi ara juga memantau bunda agar tidak terlalu capek , makan tepat waktu dan istirahat cukup ,,, makanya ara memperkerjakan asisten yang selalu ada di samping bunda via ,,,, ara tak ingin membatasi kreativitas bundanya ,,,, bagi bunda via usaha butik adalah privasi pribadi yang tak bisa diganggu gugat dan ara paham betul tentang hal itu makanya ara tak ingin merubah usaha butik bunda karna itu adalah dunianya bunda berkarya ,,, ara bukan tak mau usaha butik bunda tak berkembang pesat ,,, namun ara lebih menjaga privasi karya bunda sebagai makna kasih sayang bunda dalam berkreasi ,,,, karna dibalik karya sederhana sekalipun tentu ada makna yang tersimpan ,,, jadi hargailah setiap karya yang dibuat oleh mereka yang menyayangimu sebagai tanda terima kasih ,,,
tak berapa lama ara kembali ke rumah karna ara sudah lama rindu bunda ,,,, rindu aroma makanannya ,,, rindu suasana rumah ,,,
__ADS_1
bunda ,,,, panggil ara ,,,, bunda ,,, bunda via ,,, ara rindu ,,,, sambil memeluk bunda ara mencium kening bunda via ,,,,
lho tumben pulang bukannya masih lusa jadwalnya ara pulang ke rumah ??? tanya bunda via ,,,,
kelamaan bunda ,,,, ara ndak bisa jauh jauh dari bunda ,,, kalau jadwal ara senggang pasti ara sempatkan pulang karna ara benar benar pingin makan pecel buatan bunda via ,,,, jawab ara sekenanya ,,,
bukannya pas mau balik sudah bunda via bawakan sepaket penuh buat stok 2 minggu kedepannya ??? ,,,tanya bunda kembali
ya ,,, sich ,,, tapi bunda ,,,, temen temen ara minta terus terusan ,,,, katanya ,,, enaknya itu kebangetan ,,,
ya ,,, memang ada tapi rasanya beda bahkan teman teman ara bisa merasakan perbedaannya lho bunda ,,, ara salut sampai terdiam ,,, bekal ara ludes di bagi rame rame ,,,, satu kata yang terucap makanan bunda mengingatkan mereka pada bunda mereka semua ,,, dan sampai ada yang nangis karna kangen bunda masing" ,,, ara jadi bingung ,,,, kenapa yang acaranya tadi makan siang bareng ,,, jadi sendu haru penuh kangen ,,, ara bercerita tanpa henti karna banyak sekali cerita yang ingin ara bagi bersama bunda via dan bunda mendengarkan dengan penuh semangat ,,,, mereka bercanda sambil berbagi ,,,
tak lama kemudian bel berbunyi ,,, ara pun membuka pintu dan berguman ,,, siapa yang datang siang siang begini ??? ,,, Tanya ara ,,,
__ADS_1
saat ara membuka pintu ,,, ara terkejut melihatnya ,,, bahkan ara seolah tak percaya dengan apa yang dilihatnya ,,,, untuk pertama kali ara memandangnya dalam diam ,,,, untuk pertama kali ara terpaku dengan berbagai pertanyaan ??? sedang apa ??? untuk apa ??? mengapa ??? ada apa ??? banyak sekali pertanyaan yang ara tanyakan dalam diamnya ,,, hanya air mata yang keluar tanpa ara sadari ,,, ara terdiam membisu ,,, terpaku ,,, sekuat hati ara coba menenangkan hati dan fikirannya ,,, ara berdo'a dalam hati ,,, teguhkan hatiku ,,, kuatkan batinku ,,, Ya Allah ,,,,
ara mengusap air matanya dan berkata ,,,, maaf ,,,, maaf ada yang bisa saya bantu ??? tanya ara dengan santun ,,,
ia pun menjawab ,,, apa benar ini rumah silvi dilla maura ??? ,,,
ya ,,, jawab ara
kalau boleh saya tau anda siapa ??? dan ada keperluan apa ya ??? Tanya ara kembali ,,,,
ia pun balik bertanya pada ara ,,,, kamu sendiri siapa ??? saya hanya mau bertemu dengan dia , tidak dengan yang lain ,,,, jawabnya dengan kesal karna ara tak memanggilkan bundanya tapi malah bertanya balik padanya ,,,
maaf tuan ,,, tadi beliau sudah berpesan tidak menerima tamu dan lagi saat ini beliau tidak ada di rumah makanya tadi saya bertanya demikian pada anda ,,, jika ada pesan saya bisa bantu sampaikan pada beliau ,,, jawab ara dengan tenang ,,,,
__ADS_1
laki laki itu pun pergi dengan marah tanpa berkata apapun pada ara ,,, ara hanya mengelus dada dan bersyukur ia cepat pergi ,,, saat ia sudah benar benar pergi ara kembali ke belakang menghampiri bunda via yang sedang memasak pecel buat ara ,,, bunda via bertanya ,,, siapa yang datang bertamu siang siang begini ara ???