Cintai Diri Sendiri

Cintai Diri Sendiri
kebahagiaanku,,,,


__ADS_3

part 52


assalamu'alaikum ,,,,


setelah sampai di rumah ,,,, ara pun mengajak bunda kanaya masuk menemui sang bunda tercintanya ,,,


assalamu'alaikum ,,,,


sapa ara pada saat memasuki rumah ,,,


bunda via pun menjawab salam ara dan segera menghampirinya ,,,,


saat bunda via ada di depan ara ,,,, bunda via pun berkata ,,,, kanaya ,,,,


dan bunda kanaya pun berkata ,,,


silvi ,,,,


ara pun bingung dan menoleh pada bunda via dan bunda kanaya ,,,


sontak mereka berdua ,,, para bunda berpelukan


dan saling menyapa satu sama lain ,,,, mereka larut dalam obrolan bersama hingga lupa dan mengabaikan ara begitu saja ,,,,


ara yang merasa di cuekin pun hanya bisa pasrah karna ara tau bunda kanaya perlu seorang sahabat buat berbagi keluh kesahnya ,,,,


jadi ara pun menyibukkan diri dengan pekerjaannya yang menunggu untuk di proses ,,,


saat makan malam tiba kedua bunda sontak berkata bersamaan ,,,


ara sayang ,,,, ayo makan malam nak ,,,, bunda berdua sudah masak banyak buat ara ,,,


ara yang asyik bekerja pun menyudahi pekerjaannya dan segera keluar kamar untuk makan malam ,,,


baik bunda ara datang ,,,,

__ADS_1


bunda bunda masak apa baunya saja sudah seenak ini ara jadi lapar dan segera makan ,,,,


bunda silvi memukul tangan ara yang hendak nyincip makanan di depan meja ,,,,


aww ,,,, kata ara ,,,,


sudah jangan begitu silvi kasian ara ,,,, kamu berdo'a dulu sebelum makan ya nak ,,, kata bunda kanaya ,,,


ara pun menjawab ,,,,


ya bunda bunda ,,, ara akan memimpin do'a sebelum makan ,,,, jadi silahkan bunda bunda duduk dulu ,,,,


setelah membaca do'a mereka makan dengan senang dan tenang ,,, ara tak menyangka jika bunda kanaya adalah sahabat bunda silvi ,,,, meski mereka tak sedekat sahabat karib namun mereka cukup akrab untuk seorang sahabat ,,,, ara benar benar bersyukur karna bunda silvi begitu pengertian ,,,,


setelah selesai makan malam mereka lanjut mengobrol di ruang keluarga ara pun berkata pada kedua ibundanya ,,,,


bunda bunda aku mau ditengah ,,,,


aku mau dipeluk bunda bunda semua ,,,,


trima kasih silvi ,,,, karna sudah melahirkan anak yang begitu baik dan pengertian seperti ara ,,,, dan membiarkanku menjadi ibundanya juga ,,,,


silvi pun berkata ,,, sama sama kanaya ,,,, kau bisa menganggapnya anakmu sendiri ,,, bukankah kita sekarang adalah saudara ,,,,


ara pun memeluk kedua ibundanya dan berkata ,,,, baiklah mari kita habiskan malam ini bersama sama dan membuat kenangan indah untuk hari esok yang lebih cerah ,,,, lalu ara mencium kening semua ibundanya ,,,, dan mereka bertiga mengobrol sepanjang malam bersama sampai pagi ,,,,


subuh menyapa ,,,, ketiganya pun bangun dan sholat bersama ini pertama kalinya mereka bersama sama ,,, dan tak lupa bunda kanaya berdo'a untuk zaskia agar tenang dan bahagia ,,,,


ara pun berkata pada bunda kanaya


,,,, tentu zaskia pasti senang ,,,, melihat bunda kanaya bahagia dan senang menatap masa depannya ,,,, zaskia pasti sangat bangga pada bunda ,,,, apalagi jika bunda bisa mewujudkan impian dan harapan zaskia yang belum tercapai ,,, sungguh zaskia akan merasakannya dan berterima kasih sekali padamu bunda kanaya ,,,,


memang apa impian dan harapan sasmita yang belum terwujud ??? ,,, tanya bunda via pada keduanya ,,,,


bunda kanaya hanya bisa meneteskan air mata mendengarkan pertanyaan bunda via ,,,

__ADS_1


sedangkan ara menjawab dengan tenang ,,,, bukan belum bisa terwujud bunda via ,,,, tapi sulit diwujudkan ,,,


mengapa ??? ,,, tanya bunda via semakin penasaran ,,,,


membangun sekolah terbaik dengan fasilitas lengkap terintregrasi baik tanpa dipungut biaya bagi para siswa ,,,, sangatlah mudah bagi bunda kanaya dan putranya ,,,, mengingat rumah mereka jauh lebih besar dan luas serta bodyguardnya begitu banyak ,,,, ara yakin bunda kanaya sangat mampu untuk melakukannya ,,,,


yang jadi masalah adalah target zaskia ,,,


zaskia ingin membangun sekolah untuk anak anak jalanan ,,,, sedangkan bagi mereka waktu adalah uang ,,,, jika mereka tak mencari uang maka mereka tak akan makan hari itu juga ,,, belum lagi para preman yang mengurus mereka ,,,, itu semua tidaklah mudah bunda ,,,,


mungkin beberapa memang ada yang terpaksa bekerja di usia mereka yang begitu dini ,,, mereka dipaksa oleh keadaan yang mengharuskan mereka menerima tanpa bisa memilih karna memang tak ada pilihan lain selain itu ,,,, contoh : ada bagas ,,, bunda tau kan anak laki laki usia 6 tahun yang sering ngamen di lampu merah ,,,, kita sering melihatnya disisi lampu merah saat kita mau jalan menuju butik bunda ,,,, bagas harus ngamen di jalanan karna ibundanya sakit dan tak bisa jalan sedangkan bapaknya pergi entah kemana ,,,, jadi ia tak ada pilihan lain selain bekerja ngamen karna ia tak mau bergantung pada orang lain dan membuatnya jadi anak yang tak bisa hidup mandiri untuknya sendiri dan untuk ibundanya ,,,


ya ,,,, kamu benar ara ,,,, tapi dimana bagas sekarang ??? kenapa aku tak pernah melihatnya lagi ??? ,,,, tanya bunda via ,,,,


bunda kanaya yang mendengar pun juga ikut penasaran dibuatnya ,,,, ya ,,,, ara ,,,, katakan ,,,, kata bunda kanaya berseru ,,,,


ara pun menjawab ,,,,


ara menyuruhnya untuk belajar ,,,, dan ia sekarang sedang bersekolah serta bekerja ,,,, tadinya ara kesulitan untuk membujuk bagas ,,, banyak pertimbangan yang harus ia fikiran ,,,, bunda tau ,,,, ara begitu sedih melihatnya ,,,, anak seusia itu ,,,, yang seharusnya bermain ,,, bersenang senang dengan kawan sebayanya ,,, dituntut oleh keadaan untuk berfikir dewasa dan mengambil alih tugas seorang ayah ,,,, bagaimana tidak ,,,, bagas yang masih begitu polos harus merasakan kerasnya hidup yang sangat sulit ,,,, belum lagi jika uangnya diambil paksa oleh preman ,,,, bagas tak bisa menolak ataupun melawan ,,,, seringkali ia pulang dengan tangan kosong ,,,, ara saja hampir tak bisa membujuknya karna ia bilang ,,,,


kakak memang baik sekali tapi sampai kapan kakak akan membantu bagas ??? ,,, bagas tak mau menjadi anak yang bergantung pada orang lain karna ada satu nyawa yang harus bagas jaga dan pertahankan ,,,, beliau adalah semangat hidup bagas ,,,, jika tiba tiba saja kakak berhenti membantu bagas maka


bagas tidak akan bisa berbuat apa apa lagi dan bagas harus mulai lagi dari awal ,,,,


lalu apa jawaban ara ??? ,,, tanya bunda via menyelidik ,,,,


baik mari kita buat kesepakatan ,,,, kakak ara akan mengobati bunda bagas dan membiayai kehidupan sehari hari bagas dan bunda bagas ,,,, sebagai gantinya bagas harus mau sekolah sampai kuliah jika tidak sampai SMA lah dan jika bagas ingin bekerja bagas boleh bekerja tapi nanti setelah bagas lulus sekolah ,,,, bagas boleh bekerja pada kakak dan membalas jasa kakak nanti ,,,, saat bagas sudah lulus kuliah dan jadi orang berguna ,,, maka kakak akan menerima semua yang bagas beri ,,,, tapi saat ini saja terima ya kesepakatan kakak ara ini ,,,, ok ,,,,


baik ,,, jawab bagas ,,,,


ingat ,,,, jika bagas bolos sekolah maka kakak ara tidak mau mengobati bunda bagas jadi apapun yang terjadi di sekolah nanti bagas tetap harus belajar dan hubungi kakak jika bagas ada masalah dengan teman teman bagas ,,,, semua sudah kakak ara siapkan jadi bagas tak perlu berfikir apapun cukup belajar giat dan rajin apapun hasilnya jangan mudah menyerah ,,,, kata ara pada bagas ,,,


ya ara memang sudah menyiapkan semua ,,,, sepeda untuk sekolah ,,,, perawat untuk merawat bunda bagas ,,,, bibi untuk mengurus rumah , memasak , mencuci membersihkan rumah bagas mengurus segala keperluan sekolah bagas dan juga guru privat untuk membantu nafas belajar ,,, semua sudah ara fikirkan dan lakukan untuk menunjang kehidupan bagas agar lebih baik kedepannya,,,,


bunda via dan bunda kanaya menangis haru mendengar cerita ara ,,,, bunda bangga sama kamu nak ,,,, mereka berdua tersenyum dalam haru dan memeluk ara bersamaan ,,,,

__ADS_1


__ADS_2