
part 17
assalamu'alaikum ,,,
setelah ara berjuang menyelesaikan studynya hingga akhir kini tiba saatnya ara menuai hikmahnya ,,,, selain ara lulus dengan nilai terbaik dan diwisuda bersama bunda kini ara juga sudah mendapatkan pekerjaan tetap dan banyak pekerjaan sampingan yang bisa ara lakukan disela waktu senggang ara ,,, meski kegiatan ara sudah terjadwal namun kadang ada hal tak terduga yang mengharuskan ara datang tepat waktu meski bentrok dengan jadwal yang sudah ara jadwalkan ,,, tak mudah bagi ara mendapatkan gelar S3 ini karna itu ara berupaya keras tanpa menyerah ,,, terlebih usianya yang sudah menginjak 27 tahun mengharuskan ara berfikir matang di usianya yang terbilang sudah waktunya berumah tangga ,,, ara mencoba membuka hati dan tak lagi membentengi dirinya untuk menjauhi lawan jenisnya ,,, namun ara tak begitu saja dengan mudah jatuh cinta pada tiap lelaki yang datang menyatakan cinta padanya ,,, ara cukup menikmati semua proses yang hadir menyapanya ,,, mensyukuri segala pemberian Allah ,,, ara juga harus mempertimbangkan bunda via yang akan slalu ara jaga seumur hidup ara ,,, jadi ara tak mau egois dengan memikirkan diri sendiri ,,,
disaat bersamaan bunda via juga ingin mengajak ara bicara ,,,
ara sayang ,,, apakah ara sedang sibuk ??? tanya bunda via
tidak ,,, memang ada apa bunda ??? tanya ara balik
ara dengarkan bunda baik baik ,,, apa yang bunda katakan mungkin akan memberi dampak buruk dan baik sekaligus buat ara ,,, bunda hanya berharap ara paham dengan semua yang bunda lakukan selama ini hanya demi kebahagiaan ara ,,, semoga ara bisa mengerti nanti ,,,
bunda ngomong apa sihh ,,, memang hal buruk dan baik apa yang bisa membuat ara kalang kabut !!? bagi ara asal ada bunda disamping ara ,,, ara bisa menerima apapun dan hidup bahagia selamanya dengan bunda ,,,
baik ,,, berjanjilah pada bunda via ,,, apapun yang terjadi ara akan slalu jadi ara yang ceria ,,, dan biarkan ini jadi kisah masa lalu dan crita yang sudah berlalu serta berakhir ,,,
__ADS_1
ara pun menganggukkan kepala sebagai tanda mengerti dan paham akan hal itu ,,,
bunda via memberi foto seorang laki laki yang lumayan tampan ,,, dan hal itu tentu membuat pertanyaan tersendiri buat ara ,,, bunda ini foto siapa ??? ,,, tanya ara pada bunda
itu adalah foto ayah ara ,,, kata bunda dengan bibir sedikit gemetar karna merasa sedih yang mendalam bunda menahan tangis dalam diamnya.
untuk pertama kali ini ,,, ara dapat melihat wajah ayah ara ,,, dalam tangisan bahagia ara tersenyum dan berkata ,,, bunda ,,, benarkah ini ayah ara ??? katakan bunda ,,, apakah benar ini ayah ara ??? seolah tak percaya jika ara bisa melihat wajah ayah yang slalu ara rindukan ,,,, tapi mengapa bunda via bilang bunda tak memiliki kenangan apapun tentang ayah ara ??? ,,,, mengapa baru sekarang bunda memberikan foto ayah pada ara ??? ,,,dengan air mata yang menetes tanpa henti ara bertanya pada bunda via tanpa henti ,,,, namun bunda via hanya mampu mengangguk dengan pasrah bibirnya diam terkunci rapat ,,, hanya air mata yang mengalir tanpa henti yang ara lihat dari bunda ,,,
bunda ,,, jika bunda belum siap buat cerita ara akan menunggu dengan sabar ,,, namun jika bunda tak mau bercerita ara juga tak akan bertanya lagi ,,, tapi ara mohon ,,, jangan menangis terus ,,, ara minta maaf jika perkataan ara menyakiti bunda ,,, tolong ara bunda ,,, ara bingung jika bunda hanya diam dan menangis tanpa henti ,,, maafkan ara bunda ,,, ara tak kan bertanya lagi ,,, ara juga tak kan mengungkit ini lagi ,,, jadi ara mohon berhentilah bersedih dan menangis ,,, ara sangat terluka melihatnya ,,, ara mohon bunda jangan pernah menangis lagi ,,, sambil mengusap air mata bunda ara pun menenangkan bunda dengan membuang foto ayahnya kemudian ara membawa bunda via untuk istirahat dan menemaninya hingga tertidur,,,
karna penasaran ara pun mencoba menggali informasi ayah dari foto ayah ara tersebut ,,, ara merasa jika bunda terluka karna ayah ,,, jadi ara diam diam mencari kebenaran tentang ayahnya lewat foto tersebut ,,,, karna ara merasa jika identitas sang ayah bukanlah dari kalangan orang biasa itu dapat dilihat dari penampilan dan kharisma yang terpancar dari wajahnya ,,,
semoga ara bisa menggali informasi ayah lebih dalam ,,, batin ara ,,, disela waktu ara mencari informasi ara mendengar suara langkah kaki ,,, dengan cepat ara segera menutup laptopnya dan
mencari kesibukan lain ,,,
__ADS_1
ara sayang ,,, apa ara sibuk ??? tanya bunda memastikan pada ara ,,,
tidak bunda ,,, ada apa ??? ,,, apa bunda suadh baikan ??? ,,, bunda jangan menangis lagi ,,, ara janji tak kan bertanya apapun lagi pada bunda ,,, asalkan bunda bahagia ,,, itu sudah cukup ,,, ara tak butuh yang lain ,,, lagi pula itu sudah masa lalu ,,, jadi biarkan saja jadi masa lalu ,,, dan ara ingin masa depan bahagia bersama bunda ,,, hanya itu keinginan ara bunda ,,,
ara pun memeluk bunda dengan penuh sayang berharap bunda tak lagi memendam masa lalu ,,,, melupakannya ,,, dan bahagia di masa depan ,,,
bunda via yang mendengar kata kata ara pun menjawab dengan senyum bahagia ,,, iya ,,, ara kesayangan bunda ,,, bunda hanya takut kehilangan ara ,,, kini bunda bisa percaya jika ara tak kan mengecewakan bunda ,,, apapun yang terjadi ,,,
bunda via pun memberikan diary bunda via pada ara ,,, dan berkata dengan lembut ,,, ini adalah masa lalu bunda ,,, dimana ada suka duka bunda dimasa lalu bersama ayah ara ,,, setelah ara membaca semuanya ,,, bunda siap dengar pertanyaan dari ara apapun itu ,,,
kemudian bunda ara pergi dari kamar ara ,,, memberi ruang buat ara ,,, untuk membaca tiap kata yang terucap dari diary bunda via ,,,
maafkan bunda ara ,,, bunda tak mampu untuk mengucapkan kebenaran ini ,,, semoga ara mengerti lewat diary bunda ,,,
ara pun duduk dan terdiam sebentar ,,, ara mencerna sikap bunda via yang seolah tak mampu bicara dan membaginya lewat diary bunda via ,,,
ara membuka diary bunda via dengan penasaran ,,, hal pertama yang ara lihat adalah foto muda bunda via dan ayah ara ,,, begitu bahagia tanpa dibuat buat ,,, namun itu membuat ara bingung karna bunda slalu menangis saat ara bertanya tanya mengenai ayah ara ,,
__ADS_1
bunda begitu bahagia ,,, terlihat tanpa beban ,,, benar benar pasangan yang bahagia ,,, tapi mengapa bunda begitu terluka ,,,apakah karna ayah telah tiada ??? ,,, ara yang penasaran pun segera membuka diary pertama bunda ,,,, membacanya dengan penuh penghayatan ,,, agar tak ada yang terlewatkan ,,, namun saat akan meneruskannya ,,, suara adzan memanggil ,,, menyerukan ara buat sholat ,,, dan meninggalkan sejenak kegiatan ara ,,, buat melaksanakan kewajiban ara sebagai seorang muslimah ,,,