Cintai Diri Sendiri

Cintai Diri Sendiri
kehidupan bahagiaku ,,,


__ADS_3

part 24


assalamu'alaikum ,,,


hari ini ara sudah begitu lega ,,, kini ara tau mengapa ketika ara mengunjungi makam ayah ara ,,, ara bisa merasakan kehadirannya ,,, karna ternyata itu tak lain ialah kakek buyut ara dari mama ,,, ara senang karna ara tak salah mengenali orang ,,, kini ara pun masih sempat datang menengok saat ara senggang ,,,

__ADS_1


meski jadwal ara padat tak membuat ara jadi goyah ,,, niat awal ara untuk membangun rumah sakit pribadi masih membara ,,, apalagi setelah membaca cerita pilu bunda via ,,, ara menjadi lebih bersemangat untuk segera mewujudkannya ,,, bukan untuk ajang pamer ,,, melainkan lebih pada keinginan pribadi yang mengharuskan ara mandiri dan tak bergantung pada siapapun ,,, ara ingin mandiri secara finansial sebelum menikah dan sesudahnya ,,, ara tak ingin hidup terkekang oleh aturan rumah tangga yang mengharuskan ara meninggalkan apa yang sudah ara perjuangkan ,,, apalagi mengatas namakan cinta keluarga sebagai kunci utama dan pekerjaan adalah sampingan bagi ibu rumah tangga ,,, hal itu sungguh membuat ara miris ,,, sedih ,,, tak masuk akal ,,,


jika orang bisa hidup bahagia tanpa uang itu adalah kebohongan besar ,,, bahkan kebersihan saja harganya jauh lebih mahal daripada kesehatan ,,, apalagi kebahagiaan ,,,


bahkan hanya sekedar ke toilet umum saja masuk kamar mandi ,,, buang air kecil kita harus bayar ,,, apalagi jika kita tak memiliki apapun ,,,, banyak sekali yang harus difikirkan ,,, mengontrak rumah , membeli peralatan sehari hari , untuk masak , untuk tidur , untuk ganti baju , untuk bayar listrik dan air , belum lagi biaya sekolah anak , biaya kebersihan sampah , biaya berobat , biaya belanja makan sehari hari , dan biaya mendadak tak terduga lainnya seperti sumbangan warga untuk acara kampung atau kematian jadi kalau dibilang kita hidup di dunia ini tidak gratis meski semua sudah disiapkan oleh Allah tapi kita tetap harus berusaha berjuang menjalani kerasnya kehidupan ,,,, bersyukurlah bagi kita yang diberi kehidupan mapan dan mampu untuk menjalani hidup tanpa bersusah payah berlebihan ,,, jangan sekali kali menghina mereka yang serba kekurangan ,,, karna kita belum tentu kuat menjalani hidup seperti mereka jika kita dihadapkan untuk benar benar menjalani hidup seperti mereka ,,, di dunia ini tidak ada orang yang ingin hidup susah dan menderita ,,, semua orang ingin hidup mapan dan mampu ,,, jika mereka hidup serba kekurangan itu adalah suatu cobaan itu bukan keinginan mereka ,,, dalam hidup selain kita harus punya ketrampilan diri juga smangat juang untuk hidup lebih baik ,,, pola hidup atau gaya hidup kita juga perlu diperhatikan ,,, itu sangat berperan penting dalam menunjang ekonomi kita ke depannya ,,, jika kita hidup boros serba mewah dengan keadaan yang berbanding terbalik dengan keadaan ekonomi kita ,,, yang ada hidup kita akan semakin terpuruk ,,,

__ADS_1


apalagi untuk makan dan kebutuhan lainnya ,,, kalian bisa bayangkan itu ,,, berapa uang yang dibutuhkan untuk bertahan hidup di dunia ,,, meskipun sekecil apapun kebutuhan kita ,,, kita tetap butuh uang untuk hidup ,,,, jadi mustahil sekali jika orang hidup tak butuh uang ,,, bahkan jika orang itu hidup dengan cara sederhana sekalipun mereka tetap butuh uang untuk hidup ,,,


tak ada jaminan yabg menjamin jika hidup tanpa uang akan bahagia ,,, bahkan orang yang hidup dengan bergelimang harta saja belum tentu bahagia ,,, karna sesungguhnya arti bahagia itu sederhana ,,, mengikhlaskan dan menerima serta menghargai apa yang kita miliki dengan senang hati tanpa berfikir jika hidup adalah beban berat yang melelahkan ,,,


karna arti kepuasan hidup seseorang beranekaragam maka kita tidak bisa mengikutinya selamanya ,,, kita tidak bisa larut dalam kepuasan hidup ,,, mengapa ??? ,,, karna keinginan orang itu banyak sekali dan mereka tak akan pernah puas dengan apa yang sudah mereka raih dan punya ,,, mereka akan terus merasa kurang dan kurang itulah ambisi ,,, ambisi tak mengenal kata puas mereka akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan ,,, dan itu akan slalu begitu selamanya ,,, tak akan hilang baik di jaman dulu atau sekarang bahkan dimasa depan ambisi seseorang itu akan semakin besar ,,, jika kita tidak membekali dengan kesadaran diri yang baik pentingnya rasa syukur dan menerima akan hilang oleh waktu.

__ADS_1


__ADS_2