
part 23
assalamu'alaikum ,,,
setelah beberapa hari ara membaca diary bunda silvi ,,, ara memutuskan berhenti membacanya ,,, penting bagi ara untuk tau makam siapa yang selama ini slalu ara dan bunda kunjungi ,,, sebab ara sudah tau semua jalan crita ayahnya ,,, jadi ara tak perlu lagi membahasnya ,,, namun ara begitu penasaran dengan makam yang menjadi sandaran ara dikala sedih dan rindu dengan ayah ara ,,,
ara yang sibuk dengan pekerjaannya yang begitu banyak dan jadwalnya yang begitu padat ,,, membuatnya tak pulang ke rumah beberapa hari karna jadwal operasi dan penelitiannya di laboratorium membuatnya bolak balik dari rumah sakit ke pusat laboratorium ,,, hingga ia harus istirahat di tempat dinas agar tak menyita banyak waktu ,,, disela istirahat ara slalu membaca diary bunda ,,, ara juga slalu menyempatkan diri menelpon bunda via untuk mengetahui kondisi bundanya ,,, sesibuk apapun bagi ara bundanya tetap adalah prioritas utamanya ,,,
jadi saat ara ada waktu senggang ara pulang untuk melihat kondisi bunda via serta menanyakan tentang makam ayah ara ,,,
__ADS_1
ara yang tau keseharian bunda via ,,,memutuskan pergi ke butik menyusul bunda via untuk mengajaknya pulang dan break kerja sebentar karna ara ,,, bunda via yang tau akan maksud ara pun dengan sigap mengikuti ara ,,, dan pulang ke rumah ,,,
suasana hening sesaat begitu terasa ,,, seolah mengisyaratkan ada sesuatu hal yang tak biasa tlah terjadi ,,, karna seperti biasa ara akan slalu ceria saat ara pulang ke rumah bersama bunda via ,,, namun berbeda dengan kali ini ,,, ara begitu tegang seolah banyak beban yang sedang ara hadapi ,,,
ara sayang ,,, ada apa ??? ,,, katakan sesuatu ,,, jangan diamkan bunda seperti ini ,,, ini sungguh sangat menyiksa bunda ,,, ara boleh marah ,,, ara boleh benci bunda ,,, ara boleh memukul bunda ,,, apapun boleh ara lakukan asal ara tidak diam ,,, jika ara diam bunda jadi merasa amat bersalah ,,, bunda tak tau harus bagaimana lagi membuat ara memahami bunda ,,, bunda hanya ingin yang terbaik untuk ara ,,, maafkan bunda ara ,,, bunda benar benar minta maaf ,,, apapun akan bunda lakukan agar mendapat maaf dari ara ,,, tapi tolong jangan diamkan bunda ,,, itu sangat menyakitkan sekali ara ,,, kata bunda via sambil menangis tanpa henti dan memeluk ara dengan lembut ,,,
ara yang mendengarkan bundanya bicara tanpa jeda membuat ara diam dan memilih mendengarkan dengan tenang ,,,
bunda via pun mengangguk dalam diam ,,,
__ADS_1
bunda dengarkan ara ,,,
ara tak marah ,,, ara juga tak sedih ,,, ara bisa mengerti semuanya ,,, ara tau jika bunda terpaksa melakukan semua ,,, ini demi kebaikan ara ,,, ara paham ,,, ara juga tak kan bertanya lebih lagi tentang ayah ara ,,, bagi ara cukup bunda via saja ,,, asal bunda via bersama ara ,,, ara tak minta apapun lagi ,,, ara tak kan mencari ayah ataupun bertanya apapun lagi tentangnya ,,, itu semua udah lebih dari cukup ,,, jadi bunda tenangkan hati bunda ,,, tenangkan fikiran bunda ,,, karna ara akan slalu menyayangi bunda hingga akhir hayat ara ,,, trima kasih karna mau membagi pengalaman bunda pada ara ,,, ara akan slalu mengingat semua pesan pesan bunda buat ara ,,, tapi ara hanya ingin bertanya satu hal pada bunda via ,,, ini tentang makam yang slalu menjadi sandaran ara berbagi suka duka ara sejak kecil hingga saat ini ,,, jika ayah masih hidup ,,, lalu makam siapa yang bunda gunakan sebagai makam ayah ??? ,,, pertanyaan itu begitu berputar putar di fikiran ara ,,, sebab ara sudah membaca semua diary bunda via ,,, namun ara tak menemukan hal itu disana ??? ,,, jadi makam siapa itu bunda ??? tanya ara kembali ,,,
bunda via yang mendengarkan pun berkata dengan lirih ,,, itu makam kakek buyut ara ,,, yang kebetulan namanya sama dengan ayah ara ,,, nama kakek buyut ara dari bundanya bunda silvi yaitu kakek frans nasution maura ,,,
jadi itu sungguh kebetulan yang tak terduga ya bunda silvi ,,, itulah makanya kenapa makam ayah tidak ditulis tanggal lahir dan kematiannya ,,, karna memang makam itu adalah makam kuno milik kakek buyut ara ,,, tanya ara lebih lanjut ,,,
bunda via hanya menggangguk sebagai tanda pembenaran kata kata ara ,,,
__ADS_1
kemudian ara bertanya kembali ,,, jika seandainya ,,, ara bertemu dengan ayah ara dan kakek ara kembali ,,, apakah ara boleh mengembalikan uang 1 milyar yang kakek ayah ara beri buat bunda dulu ??? ,,,
hal itu tentu diluar pemikiran bunda via ,,, karna bunda benar benar tak pernah berfikir akan bertemu dengan mereka kembali ara ,,, namun jika Allah berkehendak seperti itu bunda hanya bisa pasrah dan menyerahkan semua pada ara ,,, karna bunda percaya ,,, ara jauh lebih tau apa yang harus ara lakukan tanpa bunda harus memberitahu ara harus berbuat apa ,,, karna bunda yakin dengan pemikiran matang ara bisa menyelesaikan semua masalah dengan kepala dingin ,,, itulah sebabnya bunda menunggu moment ini untuk membagi kisah bunda ,,, tapi bukan untuk membenci atau membalas dendam pada mereka ,,, akan lebih baik jika kita hidup bahagia dengan tau kebenaran yang ada dan menjalani hidup tanpa menengok masa lalu ,,, dan hidup bahagia di masa depan ,,, ara tak perlu sedih dengan semua cerita masa lalu ara ,,, ara cukup tau saja dan tak perlu larut dalam crita masa lalu bunda ,,, biarkan itu menjadi tinta kotor dalam buku diary bunda ,,, ara harus hidup bahagia tanpa noda ,,, seperti ara yang dulu sebelum mengenal diary bunda ,,, ara yang slalu ceria ,,, dan menebarkan kebahagiaan untuk semua yang ada disekitar ara ,,, bermanfaat bagi sesama ,,, dan slalu rendah hati nan sederhana ,,, itulah keinginan bunda via ,,, bunda menyayangimu ara ,,, bunda via pun mencium kening ara dan berkata tersenyumlah slalu anakku sayang ,,, jika kamu bahagia bunda akan jauh lebih bahagia ,,, pelukan lembut bunda mampu membuat suasana yang hening menghangat kembali ,,, mereka berbagi suka duka hingga tertidur karena bahagia .