
part 49
assalamu'alaikum ,,,,
hari ini ara cuti satu hari penuh ,,,, bukan untuk menemani bunda via seharian ,,,, melainkan menepati janji ara pada pelatih bela diri ara ,,,,
ya ,,,, saat itu ara sempat ragu akan maksud pelatih tersebut ,,,, namun ara mencoba memahami maknanya ,,,, sama seperti ara yang ingin membahagiakan satu satunya keluarga yang ara punya ,,,, dan melindunginya dengan segenap jiwa raga ara ,,,, namun berbeda caranya ,,,, karna tiap orang memang berbeda beda ,,,,
namun sebelum ara setuju ,,,, ara sempat memberi saran pada pelatih ara ,,,,bagaimana baiknya ,,,, karna kita hidup dimasa depan ,,,, maka sebaiknya ,,,, kita tidak terjebak dalam masa lalu ,,,, apalagi terkurung dalam masa lalu kelam ,,,, itu sungguh menyakitkan ,,,,, hidup dalam bayang bayang masa lalu bukanlah sesuatu yang benar ,,,, namun kita juga tidak bisa menyalahkan mereka yang masih bersikukuh di dalam lingkaran masa lalu ,,,, memang sulit keluar dari masa lalu yang kelam ,,,, namun bukan berarti mustahil ,,,, karna tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini ,,,, jika kita mau berjuang dan berusaha tanpa menyerah bukan hal yang mustahil untuk keluar dari bayang bayang masa lalu ,,,, semua tergantung pada niat dan keinginan dari pribadi masing masing ,,,,
bukan maksud ara menggurui ,,,, atau pun menceramahi pelatih ,,,, namun ara lebih merasa sedih jika melihat orang yang terbelenggu dalam masa lalu ,,,,
dunia ini masih panjang ,,,,
masa depan di depan mata sangatlah indah ,,,
tak perlu berandai andai ataupun menoleh masa lalu ,,,,
cukup nikmati apa yang ada di depan mata ,,,,
syukuri apa yang diberikan ,,,,
lakukanlah yang terbaik hari ini apapun hasilnya ,,,,
tetap semangat menatap hari esok dengan bahagia ,,,,
karna umur manusia tiada yang tau ,,,,
jangan sampai kita menyesal ,,,,
dengan apa yang belum pernah kita lakukan untuk diri kita ataupun orang yang kita sayangi ,,,,
karna bahagia itu sederhana ,,,, tidak perlu kemewahan untuk membuat orang yang kita sayangi dapat tersenyum bahagia ,,,, tidak perlu pula jabatan dan kedudukan tinggi agar mereka tersenyum dari hati ,,,, cukup hargai dan nikmati kebersamaan yang ada ,,,, sebelum hilang menjadi sebuah kenangan ,,,,
__ADS_1
memang benar kata kata kamu ,,,, ara ,,,namun tidaklah mudah untuk dilakukan ,,,, berbicara lebih gampang daripada bertindak ,,,, karna jika kita salah bertindak satu kali saja ,,,, maka akibatnya bisa fatal atau semakin buruk ,,,, ujar sang pelatih ,,,,
namun bukan berarti tidak mungkin pelatih ,,,, karna segala sesuatu yang diniati dengan kebaikan dan penuh dengan istiqomah ,,,, insyaallah akan berbuah manis penuh kenikmatan pada akhirnya ,,, jawab ara
baik ,,,, jika memang begitu ,,,, tapi jika tak seindah yang kau katakan ,,,, maka kau juga harus bertanggung jawab atas apa yang telah kau sarankan ,,,, tutur pelatih kembali ,,,,
insyaallah ,,,, ara akan membantu pelatih ,,,, membuka masa depan ibu pelatih ,,,, agar tak terjebak dalam bayangan masa lalu nya ,,,,
begitulah singkat cerita saat ara membalas kata kata pelatih sebelum hari ini tiba ,,,,
kini ara sudah siap untuk pergi ke tempat dimana ibu pelatih tinggal ,,,, karna ara tak mau merepotkan pelatih ara pun hanya minta Sherlock tempat ibu pelatih berada ,,,, lalu ara berangkat sesuai jadwal yang ditentukan sebelumnya ,,,, karna tak ingin membuat bunda via cemas dan kuatir ,,, ara pun berkata sebenarnya pada bunda ,,,, dan ya ,,,, bunda adalah orang terbaik yang selalu mendukung apapun yang ara lakukan selama itu baik dan benar pasti bunda akan menyetujuinya ,,,
ara pun berpamitan pada bunda via lalu pergi ,,,, tak lupa ara meminta mbak anggi dan mbak lyla untuk menemani bunda setiap waktu dan tempat ,,,, hingga ara pergi tanpa beban pikiran ,,,,
kini ara telah sampai tujuan ,,,, ara menghubungi pelatih jika ara sudah sampai ditempat yang telah ditentukan ,,,,dengan sedikit ragu ara melihat sekitar ,,,, namun ara tetap menunggu dengan sabar ,,,,
assalamu'alaikum ,,,,
pelatih saya sudah sampai di depan gerbang pintu yang sudah anda sebutkan ,,,, kata ara ,,,,
baik ,,,, jawab balik ara ,,,,
gerbang pun terbuka lebar ,,,, ara pun masuk menepati pos penjaga dan penjaga sudah menunggu di depan untuk mengantar nona ara menuju mansion utama ,,,, dari jauh nampak villa mewah dan megah yang indah namun penuh dengan penjaga dan keamanan yang ketat ,,,,
ara berfikir sejenak ,,,, bagaimana seorang pelatih bela diri bisa memiliki villa semewah dan berkelas seperti ini ??? ,,,, bahkan keamanan dan penjagaannya begitu ketat !!! ,,,, batin ara ,,,,
namun ara tak ingin berburuk sangka ,,, mungkin pelatih adalah seorang berusaha sukses ???? ,,,, atau ia memang sultan sedari lahir ???? ,,, fikir ara ,,,,
ara pun tak ingin banyak berfikir ataupun penasaran ,,,, bagi ara siapapun beliau tetaplah guru pembimbing ara ,,,,
jadi ara pun tak ada rasa takut ataupun penasaran ,,,,
saat ara sudah tiba di depan pintu villa mansion utama pelatih pun menyambutnya dengan salam ,,,,
__ADS_1
ara pun balik menjawab salam pelatih ,,,, namun anehnya pelatih hanya seorang diri ,,,, ara pun bertanya pada pelatih ,,,,
pelatih ,,,, dimana ibunda pelatih ???? ,,,,,
mengapa ara tak melihatnya hadir ??? ,,,, tanya ara ,,,,
pelatih pun menjawab ,,,,
ibunda ada di villa belakang ,,,, beliau sudah menunggu di sana ,,,, mari aku antarkan ara pada ibunda ,,,, beliau pasti senang dengan kehadiran ara di sana ,,,
ara pun membatin ,,,, kenapa ibu pelatih tak menyambut kedatangannya ara ??? ,,,, apa beliau sakit ??? ,,, atau beliau tidur ??? ,,,, sudahlah ,,,, daripada penasaran lebih baik lihat saja mengapa beliau tak menyambut kedatangannya ara jika beliau rindu putrinya ,,,,
ara yang larut dalam pemikirannya tak menyadari jika ia telah sampai di tempat ibunda pelatih ,,,, hingga pelatih pun berkata ,,,
ara ,,,, lihatlah ,,,, itulah ibundaku ,,,, tunjuknya pada seorang wanita paruh baya namun masih terlihat cantik dan awet muda ,,,,yang sedang duduk disamping tempat tidur nampak seorang remaja yang tidur tanpa bergerak dengan wajah pucat dan kulit putih pucat pula ,,,,
dengan sangat amat terkejut ,,,, ara shock hingga mengangah ,,,, ara pun segera menutup mulutnya ,,, dan mengerjapkan mata untuk kedua kali ,,,, seolah ara tak percaya dengan apa yang telah ia lihat ,,,, kemudian ara berkata pada pelatih ,,,,
sejak kapan ibunda anda seperti itu pelatih ??? ,,,, tanya ara sedih ,,,,
sejak adik perempuanku meninggal dunia ,,,, jawab pelatih adanya ,,,,
apa penyebab adik anda meninggal pelatih ??? ,,,, tanya ara kembali ,,,,
karna kelalaianku dimana lalu ,,,, jawab pelatih pasrah ,,,,
maksud pelatih bagaimana ??? ,,, ara tak mengerti ??? ,,, coba jelaskan lebih detail semuanya ,,,, biar ara paham dan tau harus bagaimana memulainya ,,,,
disisi lain ibunda pelatih sama sekali tak terusik ataupun terganggu dengan pembicaraan mereka seolah ibunda pelatih seperti mayat hidup yang hidup dalam bayangan masa lalunya ,,, dan hanya diam mematung menunggu anak perempuannya bangun kembali ,,,,
ara pun mendengarkan semua detail cerita pelatih dari awal hingga akhir ,,,,
tanpa sadar ara meneteskan air mata mendengar cerita pelatih tersebut ,,,, ara dengan setia mendengarkan semua hingga akhir ,,,, dan ara pun menyadari akan satu hal dari cerita pelatih tersebut ,,,, yakni impian ,,,, impian dari adik perempuan pelatih ,,,, yang membuat ara yakin ,,,, jika ibunda pelatih bisa bangun dari masa lalu nya ,,,, dengan mewujudkan impian nya ,,,, dan menjadikannya buah kenangan man is bagi ibunda pelatih ,,,,
__ADS_1
meski sempat ragu namun sang pelatih tetap mengikuti saran ara ,,,, entah mengapa pelatih tersebut begitu yakin dengan ara ,,,, dan ara pun tak takut untuk mencoba ,,,,