
uzi menceritakan perjalan hidupnya sejak awal datang ke jakarta kepada rudi untuk berbagi pengalaman untuk memotifasi.
awal tiba uzi ke kota ini sebagai calon masiswa yg menerima bea siswa,
hampir satu semester di awal kuliahnya di lqkoni tanpa kendala menjadi mahasiswa berlebel anak kost,
kebutuhan keseharianpun terpenuhi dengan uang kiriman dari orang tuanya.
memang keluarga uzi bukan dari kalangan atas .tapi keluarganya mendukung penuh pendidikan putra sulungnya yg jauh dari kotanya.
mereka berupaya agar uzi bisa meraih cita citanya dan mampu merubah keadaan ekonomi keluarganya.
ayah uzi yg biasa di panggilnya abah bermata pencaharian sebagai nelayan di anak sungai musi,sedangkan ibunya pengrajin tikar purun.
uzi anak laki laki pertama yg jadi harapan dan kelak menjadi kebanggan orang tuanya yg mana di daerahnya hanya beberapa orang yg mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.seiring berjalanya waktu dan belum genap satu semester uzi mendapatkan kabar abahnya jatuh sakit,
hampir saja uzi drop out karena goyahnya perekonomian keluarganya.saat itu biaya pengobatan ayahnya yg cukup mahal dan menguras habis tabungan,
biaya kuliah tidak masalah,karena terbantu bea siswa.
sedangkan 2 adek uzi juga butuh biaya sekolah,
uzi tidak mau egois cuma itu pikirnya,
tapi bagaimana dengan cita cita dan harapan orang tuanya.
bangku kuliah yg sempat di tinggalnya beberapa hari karena harus pulang menjenguk kondisi abahnya akan sangat berpengaruh pada IPKnya,
__ADS_1
berbekal tekad dan keinginan orang tuanya uzi kembali ke kota besar ini.
di carinya kerja paruh waktu,tp tidak pernah bertahan lebih dari dua minggu,
karena faktor tugas kuliah dan waktu kuliah fauzi sering di berhentikan dari tempat kerjanya.
tapi fauzi tidak mau menyerah dengan di bantu teman satu kostnya memulai usahanya.
dengan sedikit modal dari menjual hp dan sisa tabungan waktu kerja fauzi berjualan kopi dan otak otak.
afkar memperhatikan perjuangan temanya,afkar banyak belajar dan salut di buatnya.
waktu itupun fauzi juga belum mengetahui latar belakang afkar yg anak seorang pengusaha sukses.
memang penampilan afkar yg sederhana,kendaraan yg terbilang sangat umum,apa yg di pakainyapun juga merk pasaran.
afkar meminta pendapat abinya bagaimana caranya agar bisa membantu tanpa maksud merendahkan.
dengan beberapa aset kosong yg belum terkelola milik keluarga ilham akhirnya pak ilham mengucurkan modal dan mempercayakannya pada afkar.
afkarpun mengajak kerja sama fauzi untuk mengelola tempat itu,
awalnya gak layak di sebut cafe karena hanya beberapa minuman dan camilan dan pengunjung hanya teman kuliah dan komonitas teman temannya.
awal yg sulit mereka jalani dengan sabar.
banyak masukan saran dan dukungan dari teman temanya.
__ADS_1
dan sekarang jadilah cafe yang nyaman dan ramai.
di malam hari sering menampilkan live musik dari temen kampus kadang mereka mengundang pengamen juga untuk mengisi panggung.
secara tidak langsung afkar membantu teman teman kampusnya yg mengalami kendala yg hampir sama dengan fauzi.
walau beda angkatan dan bahkan beda jurusan cafe ini di kelola saling bahu membahu.
nah seperti itulah gambaranya rud" terang uzi
manfaatkan kesempatan yg sudah di berikan oleh keluarga sohibku ini"lanjutnya
inssyaallah kak,saya paham,dan terima kasih banyak atas motivasinya"tanggap rudi
haripun semakin petang afkarpun mengajak berpamitan ke fauzi.
thank's brow,aku cabut dulu,asalammuallaikum"pamit afkar di ikuti salsa dan rudi
sama sama plend,hati hati ,ww'allaikummsalam""
ok rud aq anter kamu dulu ke kost"
makasih kak,kita cari masjid dulu kak bentar lagi masuk magrib"ajak rudil
sipp,,,"
mereka singgah di masjid di jalan yg mereka lalui,,
__ADS_1