Cintaku Apa Adanya

Cintaku Apa Adanya
teman baru


__ADS_3

satu bulan di kampus tak banyak yang di kenal rudi.


hari ini jam kuliahnya begitu padat,rudi merasa begitu lapar,


memang tadi pagi rudi tak sempat sarapan di kedai karena sibuk di dapur dan dinda ijin akan datang terlambat.


rudi duduk di bangku kosong di pojokan kantin setelah memesan makanan dan minuman,


rudi menunggu pesanannya sambil memainkan hape entah apa yang di lihatnya.


"hai,,boleh saya gabung?"tanya seorang gadis yang mendekatinya


"oh,silahkan"


"apa menunggu seseorang?"


"tidak,saya sendiri saja"


"ehmm,boleh tahu dari fakultas apa?"


"aku ekonomi,kamu sendiri?tanya balik rudi.


"sama,tapi aku kok baru liat kamu ya,dah semester berapa kalau boleh tahu"


"oh,saya baru angkatan tahun ini"


"pelayanpun datang mengantar pesanan mereka .


mereka menikmati pesananan masing masing.


rudi begitu kaku tak seperti biasanya entah karena gadis di sampingnya atau yang laen hanya rudi yang tahu.


"aku hasna,kalau boleh kenal kamu siapa?


"aku rudi"


"aku dari bandung,kamu asli sini atau kota laen?


"aku karanganyar solo"


"oh,jauh ya,kost di daerah mana?"


"aq tinggal di mess tempat saya bekerja"


"hah kamu sudah kerja,kerja apa di mana?


"bantu bantu di warung makan,di daerah ****"


"emmm,makasih ya aku balik kelas dulu masih ada satu mata kuliah lagi soalnya"gadis itu berdiri setelah menghabiskan minumnya


"eh,, i iya,makasih juga" rudi hanya memandang sekilas gadis itu berlalu.


rudipun juga meninggalkan bangku kantin kembali ke kelasnya.


saat kembali ke kelas di lihatnya wajah hasna yang senyum kepadanya.


rudi baru menyadari teryata yang berkenalan dengannya di katin teman satu angkatan yang selama ini tak di perhatikannya.


rudi hanya membalas senyum hasna dan duduk di bangku yang di tempatinya .


tak berapa lama dosen memasuki ruang dan memberi penjelasan materi mata kuliah.


hampir satu setengah jam mata kuliahpun berakhir rudi bergegas meninggalkan kelas.


beberapa langkah rudi meninggalkan kelas

__ADS_1


"rud,tunggu"rudipun menoleh dan menghentikan langkahnya


"ada apa na"


"gak ada apa apa,bareng aja keluar"


rudipun menyusuri lorong bersama hasna


"apa kamu langung kerja rud?


"heem,,,


"boleh minta nomor hapemu?"


rudi menyebut nomor yang di ketik hasna di hapenya.


"kapan kapan boleh main ke tempat kerjamu?"


"boleh,bawa temen lebih baik"


"maksudnya?"


"kalau ada temen kan kamu gak sepi nanti,belum tentu aku bisa nemenin kamu"


"owh,,,iya ya,kamu kan lagi kerja,,ok, aku akan ajak temen, tapi nanti kasig discount ya hehehe"


"ok,nanti aku kasih harga kusus,kalau gitu aku duluan ya!"


"ya,sampai ketemu lagi"


mereka berpisah di tempat parkir karena letak kendaraan yang sedikit berjauhan.


rudi mengambil motor yang selama ini di pakainya dan melaju meninggalkan kampus menuju ke kedai yang di kelolanya.


dengan mobil kesayanganya hasna juga meninggalkan kampus menuju tempat kost yang di tinggalinya.


"aku pasti menang gumamnya"


entah apa yang di pikiranya hasna hanya menatap langit langit sesekali tersenyum.


rudi juga sudah sampai di mess yang di tempatinya di belakang kedai.


setelah menaruh tas bergegas rudi melaksanakan sholat sebelum mengecek ke dapur.


"mas tadi ada yang mau ketemu nanti akan kembali lagi kesini katanya"kata dinda di sela kesibukanya di dapur.


"siapa din,ada perlu apa"


"kurang tau mas,tadi cuma bilang mau balik lagi gitu aja"


"owh ya dah,gimana ada kendala untuk hari ini?


"gak ada mas,cuma tadi ada usul dari pengunjung kalau kanan kiri tempat kita ini di kasih gazebo kecil keci asyik katanya"


"hem,,bagus juga bisa di agendakan nanti,aku ke depan dulu mbak "


dinda hanya mengangguk mengiyakan.


rudi mengecek ke depan dan menyapa rekan kerjanya yang laen,


kedaan di kedai tak begitu ramai memang sudah lewat jam makan siang.


"rud,di sebelah sana ada yang cari tu,cewek cantik cantik,katanya temen kampus"beritahu aris yang datang setelah melayani pengunjung dan menunjuk meja pengunjung di depan


"ya mas makasih mas"

__ADS_1


rudi mengikuti aris ke belakang ikut menyiapkan pesanan orang mencarinya,


"cantik cantik temenmu rud,horang horang kaya kelihatannya"


"cuma satu yang saya kenal mas"terang rudi di sela menyiapkan pesanan.


"tapi bener temen kampus "


"iya mas kita satu kelas,yang dua aku belum tahu namanya"


"hadehhh,selama sebulan ini ngapain aja rud di kampus?"


"ya kuliah lah mang mau ngapain?"


aris hanya geleng geleng kepala melihat rudi yang seusia adiknya


pesanan sudah siap aris dan rudi membawa ke depan menuju meja hasna dan dua teman lainya,


"eh,a' rudi beneran aa'kerja di sini,kirain candaan aja tadi" sapa hasna saat melihat rudi dan aris mengantar pesanannya.


"iya benerlah,kalau gak kerja gak mungkin saya bisa kerja na" jawab rudi sambil menurunkan dan menata menu pesanan.


"mas,pinjam a' rudinya sebentar bisa ya"ijin hasna ke aris.


"silahkan non,di bawa juga boleh"jawab aris sambil memberikan senyum terbaiknya dan berdiri meninggalkan meja itu.


"silahkan di coba,moga tidak mengecewakan selera kalian"rudi mempersilahkan ke teman yang baru di kenalnya tadi.


"ok a' kita coba ,aa' gak sekalian gabung kita?"


"aku dah makan tadi,silahkan sekalian riveuw gimana menurut kalian moga bisa jadi masukan buat kami"


"behhh,ini manteb banget na,pedesnya pas banget sama ikan bakarnya bumbunya berasa sampai dalem"komentar teman hasna.


"iya ni a' cocok ni buat kita betul betul nendang,owh ya a' dah kenal sama mereka?"hasna bertanya sambil menunjuk dua teman di depanya.


"he,,,,,,,,,,belum tahu namanya,saya rudi kalau boleh tahu nama kamu,,,,,,"


"isyana kak,,,"jawab yang di tunjuk rudi


"kalau kamu,,,,,,"


"saya humaira panggil ara aja kak'


"kok pakai embel embel semua manggilnya berasa tua aja kan kita satu kelas"


"kata mas tadi kak rudi dah setahun kerja ikut bos di lestoran ini jadi kak rudi setahun di atas kita kitalah" sahut isyana di sela mengunyah makananya.


"hemm oke,kalian nikmati dulu makananya aku ke sana dulu"pamit rudi dengan menunjuk ke arah pengunjung yang baru datang.


"nanti balik sini lagi a'!"pinta hasna


rudi hanya menunjukan dua jempol tanganya sambil berlalu.


hasna dan lain melanjutkan makan dan obrolan mereka


"gi mana is? "tanya hasna


"menarik,ok aku ikut"


"no,no,no,"potong ara.


"kenapa ra" tanya ana yang sedikit terkejut


"ini langka harus naik angkanya apalagi ini tambah peserta" jelas ara

__ADS_1


" berapa ,,,," syana mengkerutkan keningnya


__ADS_2