
sudah seminggu ini rudi tinggal di kost itu sendiri.
untuk sebulan kedepan biaya sewa kamar kost sudah terbayar oleh lek naryo.
sudah seminggu ini pula lek naryo pindah proyek mengikuti mandornya,
lek naryo memang berpindah pindah lokasi kerjanya,tergatung besar kecinya proyek itu sendiri.terkadang lek naryo bertahan di satu proyek sebulan terkadang sampai setahun dan tak jarang pula cm hitungan hari.
kalau benar benar sepi g ada job di isinya waktu untuk ngojek.
rudi mulai di tuntut memutar otak agar dia bisa mencari hasil lebih untuk dikirimnya pada ibu di kampung.
penghasilannya saat ini membatu bang umar yg awal di kasih 35 rb tiap hari sekarang sudah 50 rb perhari,
penghasilan dr membantu bang umar di gunakanya untuk menutup kebutuhan keseharianya dan kelengkapa untuk membuat lamaran kerja.
uang sakunya yg dr rumah 300rb masih utuh.
rudi mulai berspekulasi untuk memulai usaha,
dia tak mau berjarap lebih untuk kerja di perusahaan,toko ,restoran yg sudah rudi sodori lamaran kerjanya ke berbagai niaga itu.
sosok rudi sebetulnya memiliki postur tubuh yg atletis,selain jago masak karena sering membantu ibunya ,dia juga jago bela diri,
__ADS_1
malam itu di sela2 kerjanya rudi bertanya pada bang umar
bang ini kalau siang gerobaknya di pakai g sih bang?
umar" g lah aku jualan kan sore nyampai malem aja,,mang kenapa rud?
kalau boleh nih bang kalau pagi sampai siang aku pakai boleh g bang?
mang kamu mau jualan apa?
rencana sayur sama gorengan bang,,cuma modal kan tipis banget nie bang"keluh si rudi
terus"sambil mengernyitkan keningnya bang umar bertanya
mau gak mau bang umarpun terkekeh melihat tingkah dan keinginan si rudi.
hehehe,boleh,kapan kamu mau mulai?" kembali bang umar bertanya sambil melayani antrian pembeli di bantu rudi menenyiapkan adonan martabak manis dgn varian rasa yg di inginkan pembeli.
kapan rencana mulai rud?
insyaallah lusa bang,,mau coba dulu sapa tau aja jd jalan lancarnya rejeki
aminnn,,bang umar mengamini perkataan rudi
__ADS_1
pakai aja rud,,alat yg gajk ada sini coba tanya mbakmu di rumah barangkali ada yg bisa ka.mu pakai"
baik bang,,besok aku sip siapin dulu lusa tinggal cap cus''
keesokan harinya rudi .enuju ke kediaman sederhana bang umar meminjam alat apa aja yg akan dia perlukan.
setelah menyiapkan alat apa aja yg rudi perlukan rudipun beranjak ke pasar terdekat mencari bahan baku dengan uang saku nya pe.berian sang kakek,
hari ini rudi memulai berjibaku dengan adonan gorenganya,,dengan wajan ukuran tanggung rudi mulai memasukan adonanya ke minyak panas itu,,mulai dari bimin bakwan,pisang goreng,mendoan,ubi,tape,tahu,
rudi hanya menyiapkan sedikit daganganya,rudi belum berani berspekulasi karena masih ingin melihat pangsa pasar terhadap daganganya
sambil menunggu pembeli rudi menggoreng apa yg dia siapkan dengan cara bergantian.
rudi tak ingin ambil keuntungan besar dulu karena saat ini ibarat kata baru louching dan tebar promo,
satu pembeli datang yg tak laen karyawan mini market di tempatnya nebeng jualan,,
dekpisang +tape maribi aja,"suara mbak pembeli
siap mbak"sahut rudi dengan senyum merekahnya.
laris maniskah usaha rudi??
__ADS_1