
baku hantam tidak terelakkan.
dino mengikuti langkah lek naryo untuk mbantu rudi.
rudi melawan dua orang dengan sangat lihai.
lawan lek naryo melarikan diri menjauh tanpa di kejar.lek naryo membantu rudi .afkar membantu dino..
tak selang berapa lama orang yg lari tadi kembali membawa 6 orang dan lansung menyerang rudi dan kawan kawan kawannya,
ipul menyerahkan orang yg di tangannya ke pengunjung pria untuk menahan.
ipul membantu rudi,ari yg baru datang setelah mengantar orderan langsung membantu orang orang yg memberikannya pekerjaan.
pertarungan itu di abadikan beberapa pengunjung dengan ponselnya.
rudi sudah menumbangkan 3 orang lawanya.lek naryo menumbangkan satu orang,
ari yg baru datang menumbangkan satu orang.
posisi dino sangat terpojok.
hidung dino sudah mengeluarkan darah.
afkar juga mulai kewalahan di bantu ipul.
rudi yg pernah beberapa kali menjuarai tekwondo di sekolahnya dengan mudah menumbangkan lawannya.
yang di kenal sangat kalem ternyata mahir pencak silat,
lek naryo sendiri di masa kecil juga sering di ajarkan silat oleh kakeknya.
afkar,ipul,dan dino hanya bermodal nyali
dan asal bogem.
tak seberapa lama para prema itu bisa di lumpuhkan.
bak film india setelah penjahat sudah di lumpuhkan polisi datang.
polisi mulai meminta keterangan pada orang orang yang melihat kejadian itu.
rekaman cctv di kedaipun di jadikan alat bukti di tambah rekaman dari ponsel orang orang di sekitar tkp.
kondisi dino paling parah mendapat banyak luka lebam.
afkar dan rudi mengondisikan pengunjung kedainya kembali .
__ADS_1
lek naryo dan pak tarno ikut ke kantor polisi untuk memberikan keterangan dan kesaksian.
ada beberapa pengunjung dengan suka rela mencarikan obat dan mengobati luka dino dan ipul secara bergantian.
salsa mengobati lebam kakaknya.
malam makin larut usai kejadian rudi di bantu ari masih melayani pengunjung dengan stok yang masih tersisa.
sekembalinya lek naryo dan pak tarno dari kantor polisi kedai baru di tutup dan hari hampir jam 2 malam.
belum sempat pintu tertutup rapat datang seorang bapak berseragam sercurity
"ya pak ada yang bisa kami bantu? tanya rudi
"maaf mas apa masih ada buat di bungkus"
"mau berapa bungkus pak?tanya rudi kembali
"kalau ada 12 bungkus mas"
"mari pak masuk dulu saya lihat stoknya.
bapak itu masuk dan duduk di bangku yang di tunjuk rudi"
rudi melihat setok yg ada dan ternyata masih lebih dari cukup.
"gak papa mas"
"mau bakar apa goreng apa campur juga pak?"
"yang cepet aja terserah masnya"
"ok di tunggu ya pak"
bapak itu hanya mengangguk
afkar membuatkan kopi untuk bapak itu.
salsa mendekati rudi
"aku bisa bantu apa kak?
deg
deg,,
deg,,,
__ADS_1
"e,,,goreng ini aja dek"
"asiap kak"
rudi menyiapkan kelengkapan di dalam dus mulai dari nasi dan lalapan
afkar mengambil alih yang di kerjakan rudi dan memerintahkan rudi membantu salsa.
ipul di bantu ari membungkus minuman
salsa merasakan debaran jantungnya saat rudi mendekat membantunya.
jarak mereka begitu dekat seperti kompor dan penggorengan di depannya.
saling lirik saling senyum dan salting.
"itu sakit ya kak"salsa melihat sudut bibir rudi yg lebam .
"kalau bilang nggak bo'ong dong dek"canda rudi untuk mengurangi kecanggungannya
hanya senyum di wajah salsa menanggapi.
hening kembali.
"di goreng sekalian yg buat kita dek"beri tahu rudi
"hemm,," hanya itu yg di dengar rudi
"belum ngantuk dek?
"kalau bilang belum ntar jadi bo'ong dong kak"
rudi terkekeh mendengar kalimatnya di copy paste
hanya senyum gadis itu yg kembali menanggapi kekehan rudi
"akankah aku bisa melihat senyum ini terus?"batin rudi
pesananpun kelar,mereka menyiapkan untuk santapan diri mereka sendiri.
santapan sudah tersaji tapi rudi melihat rekan rekannya tertidur dengan duduk berbantal tangan di atas meja .
tinggal dirinya dan salsa yang masih terjaga.
apa yang akan mereka lakukan?
makan berdua apa membangunkan yang laen ya?
__ADS_1