Cintaku Terhalang Restu Ayahku

Cintaku Terhalang Restu Ayahku
Part 1 Aku


__ADS_3

"Nduk tolong bantu ibu!"teriak ibu dari dalam dapur.Akupun langsung beranjak dari ranjangku dan bergegas pergi ke dapur,ternyata saat aku sampai di dapur ibu sedang memasak jadi pasti ibu akan menyuruhku mencuci pakaian.


Inilah nasibku aku masih berusia tiga belas tahun tapi harus berhenti sekolah karena faktor ekonomi keluargaku dan akupun harus mengerjakan hampir semua pekerjaan rumah tangga dari menyapu sampai mencuci pakaian seluruh anggota keluargaku.Terkadang aku malu melihat anak anak seusiaku pergi ke sekolah sedangkan aku harus berada di rumah.Tapi,apa boleh buat aku harus manut pada orang tuaku,meskipun aku dilarang pergi ke sekolah aku harus tetap patuh seperti namaku "Dewi Anggraini" ya itulah nama pemberian ayahku,seperti yang aku tahu Dewi Anggraini adalah nama salah satu tokoh pewayangan dalam kisah Mahabarata yaitu istri Prabu Ekalaya yang memiliki paras yang cantik bukan itu saja dia juga memiliki sikap yang baik,murah hati,dan setia pada suaminya mungkin karena itulah ayahku memberi nama itu agar aku setia pada keluargaku.


"Nduk kok ngelamun!Itu lho cepet dicuci!" bentak ibu menghamburkan lamuanku,akupun bergegas mencuci semua pakaian kotor dan menjemurnya setelah semuanya selesai aku pergi menuju ruang tengah disana aku lihat ayah dan kakak sedang sarapan karena mereka akan segera berangkat bekerja,sehari hari ayah dan kakakku bekerja sebagai buruh tani di sawah milik Pak RT

__ADS_1


"Dek sini lho makan!"akupun langsung duduk disamping mereka aku melihat hanya ada nasi,tahu dan tempe tak masalah aku tetap bersyukur bisa sarapan hari ini karena kau tahu ayah tidak akan bisa membelikan makanan yang lebih dari ini.


"Ayah sama kangmas mau kerja yaa?" tanyaku memecah keheningan."Iya nduk ndak kerja ya ndak makan!" jawab ayahku yang langsung dibalas tawa kakakku,mungkun kakak menganggap jawaban ayah itu lucu.


Ditengah saat sarapan aku melihat ayah dan kakak meneguk segelas air dan beranjak pergi bekerja akupun mencium punggung tangan keduanya

__ADS_1


Iya seperti inilah nasibku terlahir dari keluarga yang kurang mampu dalam hal ekonomi.Di dalam hidupku aku selalu saja kehilangan orang orang yang aku sayangi seperti kakekku,dimana hanya dipangkuannya saja aku bisa tertidur dan dari beliau pula aku biasa mendengar cerita tokoh pewayangan seperti Dewi Anggarini yang namanya terselip dalam namaku.Kakekku memang seorang dalang yang namanya sudah terkenal tapi sayang ayahku tak mewarisi kemampuan kakekku tersebut tak seperti pakdheku yang jelas bisa ndalang dan terjamin kehidupannya.


Kalau hari hariku tersiksa begini rasanya aku pengen ikut kakek ke surga sana agar aku bisa bahagia tapi jujur aku juga sayang kepada keluargaku aku tak bisa jauh dari mereka karena itulah aku tetap bertahan di pahitnya kehidupan ini.Namun aku selalu berdoa kepada Allah agar suatu saat sabarku ini akan berbuah manis.Aku hanya ingin dihari tua ayah dan ibuku mereka tidak akan sibuk bekerja lagi.Aku hanya ingin melihat senyum kebahagiaan terpancar saat tubuh mereka tak sekuat baja lagi.


"Y Allah panjangkan usia kedua orang tuaku,kakakku,dan aku.Buat aku dan kakakku menjadi anak yang mampu membahagiakan kedua orang tuaku"

__ADS_1


Tak terasa air mataku jatuh membasahi pipiku


__ADS_2