Cintaku Terhalang Restu Ayahku

Cintaku Terhalang Restu Ayahku
Part 11 Hari Pertama Sekolah (Bagian 2)


__ADS_3

Sesampainya di kelas aku masih saja tidak bertemu dengan para santriwan sepertinya pondok pesantren ini membangun pondok pesantren lain untuk para santriwan bagaimana tidak,kami berbaur dengan para santriwan hanya saat shalat berjamaah setelah itu entah kemana perginya para santriwan.


Semua santriwati sudah duduk di bangku masing-masing bersama 1 temannya lalu aku,aku tentu saja selalu bersama si cerewet ini.Aku tidak mengira gadis banyak bicara ini ternyata suka duduk di bangku paling depan.Di belakang ku ada Nanda dan Khumairah dan di urutan ketiga ada Rida dan Sinta.


Semua orang sibuk bicara dengan teman sebangku dan teman depan,samping,belakang tapi tetap saja Nanda tetap menjadi gadis paling diam dia tidak bicara sepatah katapun dengan Khumairah,Rida,Sinta,Fatma Atau Aku.Apa Dia Punya Masalah Yang Membuat Dia Menjadi Diam Seperti Ini?Atau Karena Dia perlu adaptasi di tempat baru?sungguh membingungkan.

__ADS_1


Suara salam dari luar membuat semua orang berhenti bicara sedangkan aku mengenali siapa orang itu dia adalah ustadzah Dewi.Apakah beliau yang akan mengajar ku disini?tak apalah setidaknya aku sudah kenal dengan beliau.


"Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh!selamat pagi anak-anak!perkenalkan nama saya Dewi Aisyah biasa dipanggil Dewi,kalian bisa memanggil saya ustadzah atau bu Dewi.Hari ini saya akan membagikan buku untuk bahan belajar kalian!"


Ustadzah Dewipun membagikan buku kepada semua santriwati yang ada di kelas,meskipun aku duduk di bangku paling depan tapi sepertinya Ustadzah Dewi tidak melihat ku atau beliau sudah lupa padaku.

__ADS_1


Satu persatu santriwatipun memperkenalkan diri begitupun aku,namun saat menyebut namaku Ustadzah Dewi kelihatan bingung entah sepertinya beliau mengenali nama itu atau sudah mulai teringat dengan nama itu.


"Hai teman!ternyata kamu masuk di kelas ini lalu kenapa kamu tidak menyapaku?apa kamu sudah lupa padaku?ya sudahlah tak apa sekarang perkenalkan dirimu kepada temen-temenmu!"


Kata-kata yang menyakitkan!padahal tadinya aku kira beliau yang lupa padaku ternyata kami sama-sama ingat satu sama lain.

__ADS_1


Setelah semua memperkenalkan diri kini semua disuruh menulis jadwal kegiatan di pondok pesantren dari bangun tidur sampai kembali tidur lagi,bisa dibilang jadwal yang padat.Di sela-sela kegiatan yang padat itu kami semua harus bisa mencari beberapa waktu yang longgar untuk menghafal ayat-ayat al-quran sebab di pondok pesantren ini semua satriwan/santriwati harus menghafal 30 juz dan ada yang bilang beberapa yang bisa hafal 30 juz tercepat akan dimudahkan pendaftarannya di MA dan Kampus An-Najmust Tsaqib bahkan bisa melamar pekerjaan di pondok pesantren ini bagi yang kesulitan mendapatkan pekerjaan diluar sana.Sepertinya itu adalah hadiah terbaik bagiku jadi aku harus bisa menghafal lebih cepat dari yang lain agar aku bisa meneruskan pendidikanku ke jenjang yang lebih tinggi dan bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah.


"Hari ini tidak ada pembelajaran apapun tapi ustadzah akan mengajari kalian beberapa metode menghafal dan mengingat ayat-ayat al-quran agar kalian tidak kesulitan dalam menjalankan misi pondok pesantren ini!"


__ADS_2