
"Panggilanku Ain tapi orang-orang biasa memanggilku In In gitu,lalu namamu siapa ?" aku mengatakan itu sambil membelai pipinya seperti sedang kukatakan padanya aku bersyukur sekali mempunyai teman sepertimu.
"Namaku Siti Fatimah orang orang memanggilku Fatma,ibu dan ayahku memanggilku adek karena aku anak kedua mereka,kakakku memanggilku ratu kamu tahu kenapa?karena aku sering membuatnya dimarahi ayah dan ibu.Karena kenakalanku dia yang dimarahi sebab itulah dia menyarankan pada ayah dan ibu agar mengirimku ke pondok mungkin agar dia tak dimarahi ibu lagi hehehe.Oh iya teman-temanku ini biasanya memanggilku anak TK katanya karena kelakuanku yang masih kecil emang iya sih tapi nggak papa lah.Kalo kamu,kamu bisa panggil aku cantik! karena aku cantik iya kan aku cantik? aku cantik kan?"
Ha! Siti Fatimah benar namamu Siti Fatimah? bagaimana bisa gadis secerewet ini punya nama selembut itu.Siti Fatimah adalah nama salah satu putri Nabi Muhammad SAW dan Siti Khodijah ra yang bernama asli Fatimah Binti Muhammad namun lebih dikenal dengan nama Fatimah Az Zahra.Beliau lahir 5 tahun sebelum Nabi Muhammad SAW diangkat menjadi rasul.Siti Fatimah adalah sosok perempuan yang cantik lemah lembut serta solehah,tapi kalau melihat perempuan yang ada di depanku ini aneh sekali dia tidak lemah lembut dia malah banyak bicara banyak tingkah bahkan dia adalah perempuan yang cerewet sekali.Apa dulu orang tuamu sudah tahu kalau kamu akan secerewet ini jadi mereka berdoa lewat namamu agar suatu saat kamu akan menjadi perempuan yang lemah lembut layaknya Siti Fatimah.
"Kenapa kamu diam apa aku tidak cantik?" Dia membuat aku tersadar dari lamuanku.
"Siapa yang bilang?kamu cantik sekali,seperti namamu kau tahu namamu itu sangat indah orang tuamu benar-benar pandai memilih nama untuk tuan putri yang cantik ini.Oh ya tadi kamu mau dipanggil apa?cantik?iya aku akan memanggilmu cantik bahkan lucu,imut,manis dan masih banyak yang lainnya"
__ADS_1
Entah apa yang indah dari kata-kataku itu tapi lihat dia sekarang dia senang sekali sampai dia loncat-loncat seperti anak kecil lari ke sana ke sini seperti sedang bermain kejar-kejaran,entah kenapa aku merasa terhibur dengan kehadiran Fatma dia seperti penghapus segala dukaku yang selama ini kurasakan.
"Muach!Terima kasih In!" Dia mencium dan memelukku dari belakang tangannya melingkar erat di laherku rasanya kalau dia tidak segera melepasnya aku bisa saja tercekik.Keempat temannya itu hanya tertawa seperti tidak merasa heran dengan tingkah Fatma,ya... secara mereka sudah berteman sangat lamakan...
"Hey Ain maafkan dia,dia selalu saja bertingkah seperti anak kecil.Oh ya kenalin namaku Putri Farida kamu bisa memanggilku Rida!" Seorang gadis cantik berkaca mata yang menghampiriku.Dia terlihat cantik dengan alis yang tebal di kulit yang putih.
"Kalau aku Siti Khumairah kamu bisa panggil aku Irah atau Khumairah!" sekarang seorang gadis dengan lesung pipi di sebelah kiri manis sekali.Namanya bagus sekali sebab itu adalah julukan untuk Siti Aisyah ra dikarenakan rona pipinya yang kemerah-merahan.
Tinggal satu gadis yang belum memperkenalkan dirinya padaku sedari tadi dia masih sibuk menata barang-barangnya di lemari namun juga sesekali menoleh ke arah kami dengan tersenyum.Dia terlihat biasa saja dia tidak terlalu cantik atau manis tidak seperti teman-temannya yang cantik dan manis,diantara teman-temannya sepertinya dia yang paling diam dan kalem terlihat dari gerak geriknya dari tadi.
__ADS_1
"Terima kasih kalian semua sudah mau berteman denganku,aku akan berusaha untuk mengingat nama kalian semua!"
Setelah itu semua orang pun sibuk melanjutkan aktivitas masing-masing seperti bersiap-siap untuk Shalat Dzuhur,ada yang mandi ada yang hanya berwudhu saja.
Sedari tadi aku belum bertemu dengan gadis yang belum memperkenalkan dirinya padaku hingga akhirnya aku bertemu dia di kamar sendirian.Entah apa yang sedang ia cari di lemari.Awalnya aku takut menyapanya karena dia kelihatan sibuk,tapi aku penasaran dengan dia kenapa sedari tadi dia hanya berdiri diam saja.
"Hei boleh aku bicara?" Aku menepuk bahunya dari belakang,sepertinya dia sedikit terkejut karena memang dia tidak menyadari kedatanganku di kamar dia terlihat menganggukkan kepala tanpa menoleh sedikit saja kepada ku.Ciihh sombong sekali dia rasanya aku ingin sekali mengatakan itu padanya.
"Tadi teman-temanmu sudah memperkenalkan diri,kenapa kamu tidak memperkenalkan dirimu? kenalkan aku Ain.Nama kamu siapa?" Aku bertanya sambil menyodorkan tanganku berharap ia mau meraih tanganku dan menyebutkan namanya.
__ADS_1
"Namaku Ananda kamu boleh panggil aku Nanda!Maaf aku permisi dulu." Dia mengatakan hal itu tanpa memandang dan maraih tanganku dan langsung beranjak pergi karna sepertinya dia sudah menemukan apa yang ia cari.Kenapa dia seperti itu,sombong sekali aku menggrutu kesal setelah dia tidak terlihat lagi.