
Hari ini ada yang aneh atau memang kami yang belum tahu sebab kenapa kami dibangunkan lebih awal dan setelah bangun kami malah disuruh untuk mengambil makanan,kenapa malam-malam begini kami disuruh makan?
"Ustadzah kenapa kami disuruh makan malam-malam begini?"
"Oh ya ustadzah lupa memberi tahu hari ini hari kamis,jadi kalian akan puasa sunnah senin kamis!"untung saja di dekat kami ada Ustadzah Dewi jadi akhirnya kami bisa bertanya dan rasa penasaran kamipun terobati.
Ternyata pondok pesantren ini punya kebiasaan berpasa sunnah senin kamis
__ADS_1
Ini adalah kali pertanyaannya aku akan puasa sunnah sebab biasanya aku hanya berpuasa di bulan Ramadhan saja jadi semoga ini akan menjadi puasa sunah pertamaku yang berhasil.
"Kenapa harus ada puasa sunnah kan kegiatan di pondok ini super banyak nanti kalau aku tidak kuat bagaimana?sepertinya lebih baik aku tidak ikut puasa saja?bagaimana pendapatmu In?'belum apa-apa celotehan si cerewet ini sudah ada-ada saja.
"Kalau kamu tidak mau puasa itu urusan kamu,tapi kalau nanti kamu dihukum jangan salahkan siapa-siapa hukumannya bisa jadi menghafal banyak hadist lalu hafalan 30 juzmu akan terlupa dan kamu akan dimarahi ustadzah Dewi mauuuu?"kenapa suka saja membuat dia merasa takut hehehe.Tapi karena kata-kataku tadi itu si cerewet ini langsung berubah pikiran ia pun melanjutkan makan sahur dengan lahap sepertinya dia sedang mengisi daya untuk siang nanti hehehe.
Setelah sahur telah selesai kamipun bersiap-siap salat tahajud dilanjutkan tadarus dan sholat subuh sama seperti pagi-pagi kemarin kegiatan sama sekali tidak ada yang berubah hanya tidak ada apel pagi sebab apel hanya dilaksanakan di hari senin dan hari penting penting saja seperti hari kedatangan santriwan/santriwati baru.
__ADS_1
Kelaspun berakhir semua mata pelajaran telah selesai diajarkan.
"Kapan adzan maghrib tiba?aku sudah sangat haus dan lapar?"si jerawat ini tidak membahas apa yang telah diajarkan ustadzah ustadzah tapi malah membahas adzan maghrib haduh haduh!
"Masih kurang sekitar 5 jam lagi!"aku sengaja menyebutkan jangka waktunya agar dia semakin kesal hehehe!maafkan aku ya teman!
Dari siang sampai sore Fatma tak henti henti menanyakan tinggal berapa jam lagi adzan maghribnya,karena kesal dengan rengekkannya akhirnya menjelang aadzan maghrib aku mengajaknya untuk mencicil menghafal Al-quran di halaman kamar agar sejenak dia bisa melupakan rasa laparnya hingga tak terasa saat kami mencoba mencicil hafalan adzanpun berkumandang si cerewet itu tanpa berpamitan atau apa dia langsung masuk ke kamar dan meneguk dua gelas air sekaligus sepertinya dia sangat haus.
__ADS_1
"hey mana makanannya?Irah inikan waktunya kamu mengantri?apa kamu tidak mengantri makanan?ayo cepat aku sudah sangat lapar!"cerewetnyapun keluar lagi mungkin karena dia sangat ingin segera makan.
"Tidak ada makanan ustadzah menyuruh kita untuk berbuka dengan air putih saja nanti setelah sholat magrib baru kita antri untuk mengambil makanan."Kalau kalian melihat ekspresi Fatma saat mendengar jawaban Irah kalian pasti akan tertawa!