
Rumah Hoby kemudian.....
Author POV...
Setelah pulang sekolah Mereka berlima pun langsung pergi ke rumah Hoby untuk mengerjakan tugas sekolah nya.
Nay, dan Linda mereka berdua gak ada hentinya melihat sekeliling rumah Hoby, yang isinya penuh dengan barang-barang sultan, rumah yang mewah dan besar bagaikan istana.
"Waahh... Gila.. ini pertama kali nya gue masuk ke rumah sultan sesungguhnya" ujar Linda seakan tak percaya dengan apa yang dilihatnya.
Nay mengangguk mengiyakan ucapan linda
"Rumah Lo mewah banget.." ucap nay.
Hoby tersenyum memperlihatkan gigi putih nya itu
"Ini sih gak ada apa-apanya dibandingin sama rumah Agus"
"Apasih, gua mah gak punya rumah, masih numpang sama orang tua gue" jelas Agus.
Tak lama kemudian ibu nya hoby pun datang.
"Hoby, ko temen-temen nya gak di suruh duduk"ujar mama nya hoby.
Hoby tertawa sambil menggaruk tengkuk kepala nya "lupa mah"
2 jam kemudian....
Dan pada akhirnya mereka membuat sebuah rumah miniatur untuk tugas prakarya.
"Ahh... Akhirnya selesai juga" ucap hoby dengan senyuman nya. Lalu hoby melirik ke arah Agus yang berada di samping nya.
"Gus?" Panggil hoby
Yang merasa di panggil pun menoleh
"Heem... Apa?"
"Si Joonie sama jinie pacaran yah?" Tanya hoby.
"APPAH!!..."
Braak... Linda ngegebrak meja.
Semua kaget langsung melirik ke arah Linda.
"serius lo hob?!!" Tanya Linda antusias.
Hoby mengangguk cengo "kaya nya sih gitu, tapi belum pasti juga sih"
"Ko gue ketinggalan berita nya sih, wah ini sih gak bisa dibiarin"
Ucap Linda lalu langsung fokus sama hp nya sambil ngetik sesuatu entah apa itu
Nay bingung,
"Lah emang nya kenapa?" Tanya nay meskipun gak tau apa-apa.
Linda langsung memegang pundak nay untuk bertatapan dengan nya.
"Nay, denger yah" ucap nya serius dan nay pun mengangguk "gue itu cewe Ter update di sekolah semua tentang sekolah itu gue tau, dan ini, ini adalah berita besar mereka harus tau berita ini" jelas nya sungguh-sungguh.
"Tunggu!.." hoby angkat suara. Nay dan Linda pun menengok ke arah hoby.
"Mereka?...mereka siapa?" Tanya hoby.
Dan seketika mereka bertiga asik menggosip dengan dunia mereka.
Sedangkan Agus dan Leon yang duduk bersebelahan mereka berdua asik memakan kacang polong dalam toples yang di genggam leon dan di taruh di paha nya.
Serasa pacaran ya Bun. Canda pacaran.
Dunia hanya milik Agus dan Leon.
"Lo pulang sama siapa nanti?.."tanya Agus sambil nyomot kacang yang di dalam toples.
"Sendiri" jawab Leon
"Gue antar yah" tawar Agus
__ADS_1
"Gak usah, gue bisa pulang sendiri" Leon
Agus tersenyum manis "oh ok" jawab nya dengan raut wajah yang agak kecewa
Sepertinya Agus jatuh hati pada Leon, terlihat dari tatapan nya yang dalam pada Leon, padahal ini kali pertama mereka dekat dan kali pertama juga mereka berdua berbicara.
Agus terus saja menatap Leon dalam, lama kelamaan dia tersenyum.
Merasa ditatap lama Leon melihat kearah samping kanan dimana Agus menatap nya dalam, wajah Leon terlihat jelas separuh, karena separuh nya tertutup rambut nya yang panjang.
"Lo kenapa?" Tanya Leon yang heran karena Agus menatap nya selama itu.
Dan Agus tersadar dari lamunannya, wajah nya berubah merah padam sampai ketelinga, dia gugup, seketika dia melihat kearah lain.
"E-enggak ko, gu-gue gak k-kenapa-napa" jawab Agus gelagapan.
"Kirain gue lo kesambet, ya abis dari tadi Lo ngeliatin gue Mulu" ceplos Leon yang membuat Agus malu karena ketahuan menatap nya.
"Ya-ya gu-gue ngeliatin Lo karna kalo diperhatiin Lo memang benar mirip hantu, isss.... serem, sama kaya yang di gosipin mereka" alibi Agus mengelak.
Leon memasukkan kacang polong ke dalam mulut nya "mereka? Mereka siapa?"
Tanya Leon sambil mengunyah.
"Tuh" tunjuk dengan mulut nya. Mengarah ke Linda. "Ratu gosip" lanjut nya.
"Ooohhh..." Leon hanya ber oh ria sambil menganggukkan kepala nya tanda mengerti.
Ya, Linda memang terkenal sebagai ratu nya gosip di sekolah tidak ada yang tidak dia ketahui di sekolah.
Bahkan Leon baru tahu bawa dirinya juga sering di gosipkan, tapi yang di katakan Agus memang benar menurut nya, terlihat seram seperti hantu, itu sebabnya jarang sekali yang mau berteman dengan nya bahkan bisa di bilang tidak ada yang mau berteman dengan nya.
"HOBYYY.....!!!!. WAH PARAH LO YAH, GAK NGAJAK-NGAJAK GUE!!..." teriak pria manis dari arah pintu.
"GAK USAH TEREAK-TEREAK BEGO!!.. INI RUMAH BUKAN HUTAN!!..." balas hoby.
Lalu dia mendekat dan duduk di samping kiri Leon yang kosong, dan langsung menyomot kacang polong yang sedang di pegang leon dan memakan nya.
Lebih tepatnya sekarang Leon duduk diantara 2 pria manis.
Yang satu Agus dan yang satu nya Jimin.
Jimin
Kenapa?
Karena setiap kali ditanya "kenapa dia tidak memiliki pacar?" Dia hanya akan menjawab "gue juga gak tau, banyak cewek cantik di sekolah ini tapi gak ada satupun cewek yang bisa buat gue jatuh cinta"
Ya begitulah kira-kira
Ok back to the topik
"Lagi ngomongin apa sih?" Jimin angkat suara.
"Ngomongin Lo kapan punya pacar, jomblo terus, emang gak bosen apa" sindir hoby meledek.
"Yeeee... Lo juga jomblo bego" Jimin sindir balik, sambil melempar kacang polong ke arah nya.
Hoby tertawa
"Hahhaahhaa....."
Memang benar, nyatanya hoby juga jomblo, dulu hoby pernah memiliki seorang pacar tahun lalu, tapi dia ditinggalkan hanya karena pria lain.
Sedih😓
Mungkin karena dulu dia terlihat dekil, dan sekarang lihatlah, hoby sudah glow up dan sekarang dia termasuk kedalam kamus incaran para wanita di sekolah.
Aduh.... Mba nya yang udah ninggalin nyesel gak tuh....
"Eh.. Lo siapa? Anak baru yah" Tanya Jimin yang baru sadar akan wajah baru yaitu nay.
Nay nyengir "i-iya.. kenalin gue nay" ucap nya sambil menyodorkan tangan.
Jimin pun menjabat tangan nay
"Gue Jimin, dari kelas 11 a"
Linda yang melihatnya merasa iri, dia menarik paksa tangan nay dan mengganti menjadi tangan nya.
__ADS_1
"Gue Linda" ucap nya sambil nyengir "gue suka sama Lo, Lo mau gak jadi pacar gue" lanjut nya sambil mengedipkan matanya genit.
Cletakk....✨
"Aduuhhhh....."
Dengan sempurna Jimin mendaratkan sebuah jitakan di kening Linda.
"Gak Sudi" tolak Jimin.
Linda memanyunkan bibirnya sambil mengusap kening nya yang kena jitak tadi.
"Ya elah Jim, masa Lo gak suka sama gue sih, gue kurang apa coba? Udah cantik, pinter, multitalent, nge hits pula" ucap Linda dengan pede nya membanggakan diri.
Jimin menatap Linda julid
"Apa? Cantik?
Satpam sekolah aja gak mau sama Lo apalagi gue
Pinter?
Nilai raport gue lebih tinggi dari pada Lo
Multitalent?
Lo masak ikan asin aja masih gosong
Nge hits ? Hah? Yang bener aja?
Masih terkenal gue dari pada Lo" cerocos jimin.
Hoby yang melihatnya hanya ketawa ngakak melihat tingkah Jimin dan Linda.
Mereka berdua terus saja debat tanpa henti, Linda yang terus menggoda Jimin dan Jimin yang ogah dengan Linda.
Hoby dan nay tanpa henti nya tertawa.
Sampai jam menunjukan pukul 3 sore hari.
"Eh udah sore nih, gue pulang duluan yah" ucap Leon sambil melihat jam tangan nya.
"Ouh ok, hati-hati yah" ucap hoby dan hanya di balas anggukan oleh Leon.
"Gue anter yah" tawar Agus tiba-tiba, yang membuat Jimin, hoby dan Linda terkejut dengan apa yang di ucapkan Agus.
Sedangkan nay, dia tidak tahu apa-apa, karna dia anak baru, jadi dia hanya diam.
Pasalnya mereka bertiga tahu bahwa Agus bukanlah orang yang peduli dengan sekitarnya, apalagi ia baru mengenal Leon hari ini, meskipun mereka berdua satu kelas tapi mereka tidak pernah berbicara bahkan mengenal satu sama lain.
Agus terkenal dengan pria yang sangat susah didekati, biasanya pria berkulit putih pucat ini hanya berbicara seadanya, dia juga di juluki si mulut pedas, karena kata-katanya yang bisa membuat lawan bicaranya diam tak bergeming.
Dan yang paling langka adalah senyum gummy smile nya, benar-benar sangat manis, pabrik gula akan bangkrut jika Agus sering tersenyum.
Agus sangat jarang senyum, dia akan senyum hanya jika di perlukan saja, saat dia tersenyum orang yang melihatnya akan dibuat seperti meleleh saat itu juga
"Gak usah, gue bisa pulang sendiri ko" tolak Leon.
"Rumah Lo searah sama rumah gue, bareng aja yah" tawar Agus lagi.
"Serius deh, gak usah, demi Alek gue kagak ngapa-ngapa" tolak Leon lagi lalu Leon pun langsung berlari pergi keluar meninggalkan Agus dengan wajah kecewa nya.
"Alek siapa?" Tanya nay bingung dengan wajah polos nya.
"Gus, Anter gue pulang yuk" pinta Linda dengan mengedipkan mata nya genit.
Pletak...
Hoby menjitak kening linda.
"Aduuhhh....ih sakit tau"
Linda
"Lo bawa mobil bego"
Hoby.
"Genit sih Lo"
__ADS_1
Jimin menimpali.
lanjut part.....