
CONFESSION
사랑릉 고백 하다
.........
......
.........
Krystal jung berlari meninggalkan ki yang duduk tercengang.. dalam kebingungan...
Ki bingung " mengapa segalanya mendadak menjadi serumit ini? " keluhnya. "apa-apaan si jungie itu.. bukankah dia cukup pintar untuk membuat semua ini menjadi jelas.. atau mungkin dia tidak sepintar yang aku kira.. akh.. apapun itu.. meninggalkan aku sendirian dengan tanda tanya di kepalaku itu jelas bukan hal yang mudah dilakukan." gumam ki.
dia pikir dia tak perlu pergi mengejar jungie.
ki lalu beranjak dari tempatnya duduk dan melangkahkan kakinya dengan bimbang.. menuju kamar inap woo, ki masuk dan berdiri saja di depan pintu yang telah dia tutup kembali.. tak bergeming.. ki memandang ahjumma yang tengah memberikan massage pada tungkai kaki hyung nya.
"waeyo??? " woo mengernyit melihat tingkah ki.
Ki ragu untuk melangkah namun dia tetap melakukanya. ki melangkah ke dekat woo.
__ADS_1
"waeyo.?? " ucap woo sekali lagi.
ki berusaha tenang "apa kau.. " perlahan ki bicara.
"jungie mengatakan bahwa kau menggantikan tempatku.. apa artinya ini?? apa kau mengerti maksudku? " ucap ki "tentu saja kau berhutang penjelasan padaku tentang apa yang jungie katakan" tambahnya dengan tetap berusaha tenang. dia pikir terlalu konyol untuk mencengkram kerah baju hyung nya lagi.
ahjumma kim terkejut mendengar ucapan ki.. wajahnya tegang.
woo tertawa kecil "mwo?? maksudmu krystal mengatakan apa? itu sangat konyol." jawab woo.
Ki menatap woo tajam menuntut woo untuk berbicara lebih banyak.
woo menggeleng-gelengkan kepalanya dengan tetap mempertahankan tawa kecil nya..
Ki merasa bodoh dan marah tapi ki hanya diam karena sekali lagi dia tidak ingin mencengkram kerah baju hyung nya lagi, juga tak ingin mengulangi agar kepalan tinjunya mendarat di pelipis woo seperti malam itu.
"permainan bodoh macam apa lagi ini.. woo-kah atau krystal-kah yang mengatakan hal. yang benar" batin ki.
Ki hanya terdiam...
"bawakan dia untukku.. " ucap woo.
__ADS_1
"mwo..?? " ki terkejut
"gadis cantik itu.. yang selalu kau ganggu.. bawakan dia untukku"
ki kali ini benar-benar menggenggam tinju nya di samping tubuhnya..
"apa maksudmu? " tanya ki geram.
"bawakan dia untukku.. agar aku tahu seberapa cantik dia.. sehingga dia membuatmu jatuh cinta...membuatmu begitu mencintainya" ucap woo tersenyum.
sekali lagi ki terkejut "jangan mengatakan hal-hal yang konyol" ujar ki "bawakan dia untukku karna dia adalah cinta pertamamu" ucap woo masih dengan senyum manisnya.
"sebaiknya kau berhenti mengatakan hal-hal konyol dan cepatlah sembuh.." ucap ki agak kikuk.
"kapan itu akan terjadi?" tanya woo "kapan dia kau bawa untuk bertemu denganku.."
Ki berdecih..
Dan dia pergi dari kamar woo dengan mendengus kesal dan juga agak malu mendengar ucapan hyung nya.
"sebentar lagi mungkin kau akan mengirimku ke rumah sakit jiwa woo.. kau benar-benar membuatku gila.. segalanya membuat ku muak ..Apa-apaan semua ini" seloroh ki setelah turun dari lift dan berjalan cepat ke parkiran yang terletak di basement dan bergegas memacu gas.
__ADS_1
Ki pulang dan di separuh jalan ke arah rumah.. ki sadar bahwa dia meninggalkan ahjumma di rumah sakit. "sudahlah.. pulanglah sendiri ahjumma" gumam ki seorang diri.