Confession

Confession
Seven


__ADS_3

melihat ki yang tiba2 masuk ke kamarnya.. woo bangun dari duduknya.. ki menghampiri woo dan melayangkan tinjunya ke pelipis woo. woo jatuh terjembab ke sofa.


hari itu woo merasa sangat lemah.. karenanya dokter jung menyarankan lewat telpon agar woo tetap dirumah *


....woo bangkit berdiri.. darah mengalir dari hidungnya.. begitu kerasnya hantaman kepalan tangan ki.


"apa yang membuatmu melakukan ini? " lirih woo kesakitan.


ki menaikan dagunya lalu berkata dengan penuh kebencian


"kau.. kau sudah merenggut kebahagiaan ku yang dulu aku miliki.. kebahagiaan ketika aku merasa bahwa aku memilikimu seutuhnya.. tapi kau tiba2 mengacuhkan ku.. kau kesampingkan segala kesenangan kesenangan kita.. meninggalkan semua kegiatan olahraga yang biasa kita lakukan.. pergi begitu saja dari sisiku.. membiarkan aku tertimbun dengan setumpuk tanda tanya..dan kini.. kau mau memulai permainan macam apa dengan gadis yang mulai aku cintai????? " ki berteriak tak mampu mengontrol diri.


il woo memikirkan maksud ki


"apa maksudmu? " ucapnya.


ki tersenyum sinis.


ki laku mengacungkan tabung kecil berisi pesan ke depan wajah woo..


"apa ini milikmu?? kau tau sesuatu tentang ini? " ki bertanya dengan kasar.


"ne.. wae???" woo menjawab dengan heran.


ki naik pitam melihat betapa santainya woo menanggapinya.


"jadi.. artinya kau pun akan merenggut gadis yang kucintai?? " bentaknya.


woo terkejut mendengar perkataan ki


"mwo?? kau.. mencintai dokter jung?? " woo bertanya dengan bingung.


"haissshh" ki tertawa mengejek.. baginya woo benar2 seperti orang bodoh yang sedang mengarang cerita konyol.


"apa maksudmu dokter jung.. kau tahu pasti apa yang sedang aku bicarakan..kau benar2 gila" amarah ki mengambil alih alam sadarnya.. ki melangkah ke arah woo.. mencengkram kerah baju woo. dan mengguncang2kanya dengan sangat kasar penuh emosi.


"apa kau benar2 tak pernah puas menyakitiku??? " teriak ki.. sambil tetap mengguncang2 tubuh woo dan melepaskanya begitu saja..


woo yang lemah terjatuh ke lantai dan tak sadarkan diri..


ki yang melihat woo terkapar.. mundur selangkah.. dia panik dan bingung..


..ahjumma yang nendengar suara gaduh itu berlari ke arah asal suara.. dan ketika masuk ke kamar..

__ADS_1


ahjumma melihat woo tergeletak di lantai dan ki berdiri mematung menatap woo.


"Ya Tuhan.. Doryeonim.. doryeonim... " ahjumma begitu cemas.


ahjumna berteriak pada ki agar cepat menbawa woo ke rumah sakit.. ki sekuat tenaga mengangkat tubuh woo..


ahjumma membantu ki membawa woo ke mobil dan dengan cepat dan terburu2 ki memacu mobilnya


**at hospital**


dokter mengatakan bahwa woo baik2 saja. "tidak ada yang perlu dikhawatirkan.. hanya saja kondisi tubuhnya sangat lemah..


biarkan dia tidur untuk malam ini.. kalian pulanglah" ucap dokter memberi penjelasan.


dan kemudian ki dan ahjumma kembali kerumah.


***kediaman keluarga song***


ahjumma dan ki telah sampai dirumah.. besok pagi mereka akan kembali ke rumah sakit dengan mwmbawa buku2 woo untuk menemani woo beristirahat selama di opname..


dokter bilang itu baik untuk kesehatanya.. agar dia tidak jenuh.. begitu pesan dokter.


ki menyesali perbuatanya pada hyung yang amat ia rindukan..


memandang ke setiap sudut kamar woo.. ki meraih bingkai foto yang berjejer apik di meja belajar woo "foto ki dan woo semasa kecil"


ki menatap foto itu dan meletakanya kembali. pikiranya kacau..


dia mengelilingi kamar woo yang begitu luas dan rapih..


ki tertarik pada box besar yang terletak di sudut ruangan kamar woo.


"apa ini,, " gumam ki..lalu dia membukanya..


box itu berisi belasan tabung2 kecil panjang berwarna-warni.


ki sudah menduganya. "hyung.. kau benar2 mencintai kyo?? " ki berpikir bahwa mungkin dia akan merelakan kyo seperti dia merelakan jungie (panggilan untuk krystal).


"ah.. tidak" sanggahnya dalam hati..


aku tidak benar2 mencintai jungie..


dia hanyalah teman masa kecil.. dia bukan cinta pertama ki.

__ADS_1


ki ingat masa itu..


*flashback....


jung yang lebih muda 1 tahun dari woo..


mereka bertiga selalu menghabiskab waktu bersama hingga jung melewatkan masa SMP nya setelah dia lulus ujian progran akselerasi.


dia menjadi murid SMA ketika woo duduk di kelas 2 SMP. dan menempuh pendidikanya di fakultas kedokteran di universitas ternama di korea. karenanya..


krystal lulus kedokteran saat woo mulai masuk kuliah. dan tentu saja krystal menjadi dokter termuda.. tidak hanya cantik.. krystal itu benar2 smart.. dan juga baik hati..


**kembali ke kamar woo


..ahjumma kin masuk ke kamar woo..


mendekati ki "aku sudah menghubungi tuan.. dan nyonya.. mereka sangat khawatir" ujarnya.


ki terdiam.. dialah penyebab semua ini.. dia mengumpat pada dirinya sendiri.


ahjumma memandang ki yang sedang memegang tutup box tadi..


"ah.. itu semua milik tuan muda woo.. " ahujmma menjelaskan..


ki sudah menduganya..


"benarkah? " tanya ki


"ya.. dokter jung mengatakan bahwa woo mungkin sangat kesepian.. dan dia menganggap bahwa ini akan menghiburnya.. " jelas ahjumma.


ki terkejut "krystal jung?? "


ahjuma tersenyum " ya.. dokter jung menaruhnya di depan gerbang.. maksudku.. dia meminta seseorang untuk meletakkan itu di sana.. hal itu berjalan setiap pagi selama. beberapa hari ini.. aku selalu mengambilnya disetiap aku mengambil susu.. dan aku membawanya ke kamar tuan muda woo" perkataan ahjumma sangat jelas terdengar di telinga ki.


ki terperanjat..mendengar ucapan ahjumma, ki benar2 merasa kacau.


"ah..tapi dia melewatkan satu hari tanpa meletakkan ini di depan gerbang.." ahjumma tertawa kecil.. "mungkin dia terlalu sibuk." tambahnya lalu pergi keluar kamar.


ki terdiam sejenak.. "pasti itu hari dimana kyo membawa ini ke kampus dan menunjukkanya padaku..


ah ini sebuah kesalahpahaman.. dan aku telah bertindak konyol " batin ki menderita. "apa yang telah aku lakukan pada hyung ku? " tangisnya tertahan..


tenggorokanya tercekat..

__ADS_1


ki benar2 menyesali segalanya.. segalanya...


__ADS_2