
woo belum juga sadar..
nampak seorang perawat setengah baya sedang mencatat sesuatu sambil memperhatikan layar di samping tempat tidur woo.
woo masih terlelap dengan selang bening kecil terpasang di kedua lubang hidungnya yang menghembuskan oksigen, juga alat pengukur tensi digital yang terpasang di lengan kiri woo yang secara otomatis mengembang dengan sendirinya guna mengukur tekanan darah woo di setiap beberapa menit sekali. mereka bertiga berdiri di tepi ranjang woo..
"doctor'nim.. bagaimana anak kami? lakukan apa saja asal dia segera sadar.. " ucap mr. song
"tuan..tak banyak yang bisa kita lakukan.. kita hanya bisa menunggunya sadar.. " jawab sang dokter.
"woo'ya.. " ms. song membelai rambut woo "bangunlah sayang.. " ratap ms. song.
"Doctor'nim.. woo tidak melakukan aktifitas berat.. dia juga selalu menjaga pola makannya.. tapi apa yang terjadi sehingga membuatnya seperti ini.. "ucap mr. song berurai airmata.
ki menunduk.. mengusap-usap matanya dengan jari-jarinya.
"transplantasi ginjal pada beberapa kasus memang memberikan efek samping yang kuat bagi sang pendonor. " terang sang dokter.
"efek samping yang sering terjadi, seperti nyeri yang berkepanjanganu, volume sel darah merah yang menurun, tekanan darah meningkat drastis, juga bahkan dapat menyebabkan kerusakan saraf. " papar sang dokter.
ms. song terus menangis mendengar penjelasan sang dokter.. "woo'ya.. ini eomma.. woo"
"yang harus kita lakukan.. adalan bersikap optimis.. percayalah dia akan segera sadar.. percayalah "jadi sebaiknya kalian tunggu diluar saja.. biarkan ruangan ini steril. " tambah sang dokter.
"ne.. dokter'nim" ucap mr. song.
mereka lalu kembali duduk di depan ruangan.
"eomma.. appa.. pulanglah untuk istirahat.. eomma dan appa pasti lelah.. aku akan menjaga woo" ucap ki kemudian.
__ADS_1
"ani.. " sergah ms. song
"tolonglah eomma.. eomma terlihat sangat lelah..pulanglah dulu" pinta ki
"benar.. mari kita pulang sebentar.. " ajak mr. song
"arasseo..hubungi kami segera jika woo sadar!!" ucap ms. song lesu.
......
.......
...........
selepas kedua orang tuanya pergi.. ki merasa perlu keluar sebentar untuk menyegarkan tubuhnya..
ki duduk di taman disamping gedung rumah sakit..
ki menyandarkan tubuhnya pada pada kursi taman.
"kepalaku pusing sekali.. " gumamnya sambil memukul-mukul pelan kepalanya. udara pagi begitu sejuk dan tanpa dia sadari dia mulai terlelap.. ki sangat mengantuk.. entah hanya sekitar 1 atau 2 jam dia tidur semalam.
sepasang yeoja dan namja yang lewat membangunkan ki dengan suara tawa mereka.
"agh.. berapa lama aku tertidur.. " ki menguap..
lalu ki mengusap-usap matanya agar bersahabat dengan cahaya matahari yang mulai terik. dan kemudian ki berdiri dan berjalan masuk rumah sakit menuju ruang emergency VVIP tempat woo masih teridur didalamnya.
tampak seorang perawat muda berlari terburu-buru melewati ki
__ADS_1
"haishh.. kau hampir aja menabrakku noona.. " omel ki.
tak lama kemudian seseorang dengan pakaian dokter berlari dan dua perawat laki-laki menyusul di belakangnya.. dan menyenggol tubuh ki yang masih mengantuk..
"haiiisshhh.. jinjja-jinjja.. " ki menggerutu sebal.
tapi tiba-tiba ki terkejut.. dia menghentikan langkahnya.
"woo.. mereka berlari ke arah kamar woo" seloroh ki panik.
ki langsung berlari sekencang-kencangnya.. dia menabrak seorang ibu berbadan gemuk dengan riasan wajah norak.. dan rambut yang di sasak tinggi menjulang..tubuh bundar wanita itu berputar-putar di buatnya..
"Yyyyaaaaa.. kauuuuu.. " bentaknya pada punggung ki
"aigoo.. aigoo.. rambutku"
gerutunya. beberapa orang terkekeh melihat kejadian itu.
ki tidak merespon.. dia tetap berlari..
"woo'ya.. kau kenapa..? " ki masih tetap berlari..
itu dia ruanganya.. ki membuka ruangan dengan cepat dan masuk ke dalam dengan cepat..
"woo yaaaaaaaa. " teriakan ki sangat keras.
ki berhenti berlari dan terengah-engah.. lalu pandanganya dengan cepat mengarah ke arah tempat tidur woo..
betapa terkejutnya ki......
__ADS_1
# tobeContinue