Confession

Confession
Twenty six


__ADS_3

kyo merasa haus..


dia pergi ke dapur dan mendapati appa nya sedang duduk termenung..


"kau butuh sesuatu appa?" tanya kyo setelah meneguk air dari atas meja.


appa menggeleng.."ani" ucapnya datar


"appa..kau baik-baik saja?" tanya kyo lagi.


"kyo'a..appa harap kau jangan berharap terlalu jauh.." appa berkata dengan cemas.


"appa..apa maksudmu?" tanya kyo.


"appa..sudah berbicara dengan putra song sajangnim itu.. agar dia tak menemuimu lagi.." ucap appa serius.


"appa.." kyo memelas.


"carilah pria muda dari kalangan yang setara dengan kita kyo..yang menjual keringat untuk makan..yang berpeluh demi sesuap nasi." ujar appa.


"appa..teganya appa berkata begitu..dia mencintaiku appa.. kami saling mencintai appa.." mata kyo berkaca-kaca.


"cinta??" apa tersenyum getir.


"kyo'a..cinta seperti itu akan berakhir menyakitkan bagimu.." ucap appa.


"appa.." kyo mulai menitikkan air mata.


"kyo'a..pada akhirnya kau akan berakhir dengan luka yang sangat dalam..orang-orang dari kelas atas tidak akan benar-benar bertahan dengan kondisi seperti ini, pun segalanya akan bertambah buruk ketika kedua orang tuannya melarang hubungan kalian..kau akan terhina." papar sang appa.


"appa..kenapa appa berpikir seburuk itu ketika aku merasakan jatuh cinta untuk pertama kalinya..kenapa kau berkata seperti ini disaat aku bahagia?" air mata kto meleleh di pipinya.


"appa..jikapun orang tua ki menentang kami,maka kami akan bertahan dan menjaga agar semuanya baik-baik saja..dan pada akhirnya kami akan berkahir dengan bahagia?" kyo menangis.


appa menggebrag meja..


"brakkk...


"kyo'a...dimana kau menonton hal seperti itu? dalam drama?? cinta omong kosong mu itu hanya ada dalam drama. kyo'a...cinderella itu tidak ada. tukan susu adalah tukang susu..sajangnim adalah sajangnim.." appa tidak bisa mengontrol emosinya.


kyo terpuruk menangis..dia tersedu-sedu menahan rasa pedih di hatinya. setelah begitu banyak yang di alami.. mengapa seperti ini...

__ADS_1


eomma terkejut mendengar suara ribut-ribut dan lalu bergegas menuju asal suara ribut itu.


"chagi'a ada apa ini?" eomma beegantian menatap kyo dan appa kyo.


appa lalu pergi begitu saja..dia tak ingin berbicara lebih banyak lagi..


eomma kyo memeluk kyo..


"kyo'a apa yang terjadi?"


kyo merasa lemas menjalar disekujur tubuhnya..


....


......


# kediamanSongSajangnim


....


....


ki sampai dirumah 1 jam kemudian..


"ah..kemana dia?" gumam ki.


lalu ki merebahkan diri di tempat tidur woo..


pikiranya kusut..perkataan appa kyo terngiang-ngiang di telinganya..


"tuan..aku tidak akan menunggumu memintaku menjaga kyo..aku sudah berjanji pada diriku sendiri untuk selalu menjaganya, aku akan menjadi magnet yang membahagiakan kyo." ki bicara pada langit-langit kamar woo.


"kau magnet apa?? kau bicara sendiri?" ucap woo yang baru keluar dari kamar mandi yang terletak di dalam kamarnya. woo terlihat tengah mengeringkan rambutnya dengan handuk.


ki tetal berbaring menatap langit-langit..


"hyung'a..aku akan menikahi kyo? ucap ki.


"benarkah?? whoa..itu keren" seru woo.


ki tersenyum getir.

__ADS_1


"eomma dan appa akan sangat bahagia" ujar woo.


Lalu woo duduk disamping ki..


"menurutmu begitu?" tanya ki.


"kenapa tidak begitu? tanya woo balik.


"entahlah..mungkinkah orang eomma dan appa akan menghalangi kami?" tanya ki lagi.


woo tertawa kecil..


"mwo?? wae? apa karena kalian berdua seperti berbeda kasta? yya..song joong ki..kedua orang tua kita bukan orang primitif macam itu..mereka mungkin menggilai harta dan jabatan..tapi..


.kebahagiaanmu akan lebih berharga dari seisi bumi ini." terang woo.


kemudian woo berpikir..


"ahh..apa orang tua kyo melarang hubungan kalian?" tanya woo.


ki bangun dari tempat tidur..


"whoaa daebak!! bagaimana kau tahu?" tanya ki.


"entahlah.." jawab woo tersenyum.


lalu woo berkata..


"song joong ki..kau bukanlah bulan di malam hari yang terlihat indah nun tinggi..namun jika saja kau menjadi bulan dilangit yang tinggi itu..maka kau tetap membutuhkan cahaya matahari untuk membuat dirimu bersinar.." papar woo.


ki memiringkan kepalanya..


"yya..hyung'a..apa maksudmu? aku tak mengerti." ucap ki kemudian.


"whoaa..daebakk!!!" woo tertawa seraya mengacak-ngacak rambut ki.


"apa saja yang kau pelajari di sekolah???" lalu woo merebahkan diri dan memejamkan mata.


ki dan woo terlelap.


# tobecontinue

__ADS_1


Vote dan coment para readers yang baik hati sangat berarti bagi author abal-abal seperti saya..


Khamsahamnida 😊


__ADS_2