
ms. song dan mr. song bingung dengan sikap woo..
"andwae woo.. andwae.. " tangis ms. song pecah.
"woo'ya.. kondisi ki sangat membuat kami khawatir.. jangan kau membuat ini semakin rumit" ucap mr. song tegas.
"tidak... aku harus jadi pendonor adikku.. atau eomma dan appa akan kehilangan aku. " ucap woo bersikeras.
dokter pun akhirnya angkat bicara..
"dengarkanlah... akan sangat banyak resiko jika kita memaksa untuk melakukanya. " papar sang dokter.
woo tersenyum sinis.. "lalu.. membiarkan dia menanggung sakit seperti itu.. apakah tanpa resiko?? " tutur woo dengan nada setengah kasar.
woo tetap teguh dengan keinginanya..
kedua orang tua woo tetap bingung..
sang dokter pun bersikeras tidak bisa melakukan transplantasi jika belum cukup 17 tahun usia pasein dan calon pendonor.
seperti jalan buntu.. seperti tidak ada jalan keluar..
__ADS_1
woo menempelkan wajahnya pada kaki eomma nya.. layaknya bersujud.. "tolonglah eomma.. demi ki..." woo tidak menangis.. dia sungguh benar-benar siap menjadi pendonor untuk adiknya.
"tapi.. woo.. ini terlalu beresiko untukmu.. " ucap ms. song.
"eomma.. aku. memang belum dewasa.. tapi.. aku adalah seorang hyung..tidakkah eomma dan appa tersiksa melihat kondisi ki yang menderita? tidaklah eomma dan appa sayang pada aku dan ki?? tapi..
baiklah.. jika eomma dan appa lebih memilih ki menderita dan kehilangan aku.. baiklah.. maka aku akan benar-benar tidak ada lagi.. " ucap woo serius.
ms. song menangis memeluk woo.. mr. song terdiam raut mukanya serius.
....
....
...........
..................
........................
Krystal jung menceritakan semua itu dengan berurai air mata.. dia menceritanya segalanya..
__ADS_1
sejenak dia menoleh ke arah ki..
ki tampak sesenggukan menahan suara tangis..
airmata nya jatuh meleleh di pipinya.. segala hal berkecambuk dalam benaknya..
kyo pun tak sadar mulai meneteskan air mata dan buru-buru mengusapnya dengan jari-jarinya.
.....
krystal jung melanjutkan kalimat tentang rentetan kisah masa lalu antara ki dan woo.
"tapi.. kau tahu joong ki.. ternyata tubuh woo tidak lebih kuat darimu.. dia sangat lemah pasca operasi.. tubuhnya semakin hari semakin lemah, pada akhirnya dokter menyarankan agar woo membatasi aktifitasnya demi menjaga kondisinya agar tidak lebih buruk. karenanya.. dia tak pernah lagi menghabiskan harinya untuk bermain bola atau permainan lainya dengan mu.. " papar krystal sambil terisak..
joong ki sudah tak bisa menahan tangisnya.. tangisnya pecah..airmata mengalir terus menerus dari kedua sudut matanya. . rasa bersalah membubung tinggi dalam jiwanya.. rasa sayangnya pada woo kembali hadir disana.. kyo pun semakin sering mengusap airmata dari pipinya..muka kyo merah karena menangis.
krystal tetap bicara dengan sesenggukan dan berlinang air mata
"il woo..merasakan sakitmu yang kini pindah ke tubuhnya, dia meminum obat yang selalu kau minum di setiap harimu, dia menggantikanmu untuk mendadak pingsan saat tekanan darahnya meningkat drastis, dia menggantikanmu berbaring di tempat tidur saat dia ingin bermain, dia yang kini kau benci,dia yang kini tak pernah ada lagi untukmu karena dia telah memberikan segalanya untukmu..dia menggantikan tempatmu. " tutur krystal dengan di selingi tangisan dan nafas yang tersengal-sengal.
ki menangis tak tertahankan.. tubuhnya berguncang-guncang mengikuti irama tangisnya.. tubuh ki lemas.. seolah berjuta ton pemberat jatuh di pundaknya.. hatinya seperti dicabik-cabik..
__ADS_1