Confession

Confession
Thirty five


__ADS_3

kediamanSongJoongKi


woo baru saja tiba..


dia memarkirkan mobilnya di halaman depan rumah.


dan lalu masuk ke dalam rumah.


"hyung..kau darimana?? pagi-pagi sekali sudah keluar rumah" tanya ki yang sedang sarapan.


"ah.. ada hal yang harua aku urus. " ucap woo


"kau mau sarapan denganku??" tanya ki.


"kau makanlah.. " ucap woo yang lalu bergegas ke kamarnya..


dia meraih ponselnya dari saku celanannya..


sejurus kemudian woo sudah bercakap-cakap dengan seseorang di seberang sana. raut wajahnya serius..


"ne.. aku mengerti.. ne.. ne.. ahjussi.. ne.. " ucap woo menyahuti perkataan seseorang dia hubungi..


"ne.. arasseo.. khamsahamnida.. "


woo memutus telponnya..


dan menatap layar ponselnya..


kemudian menghubungi appa nya..


"appa.. ini aku.. aku perlu bantuan appa.. "


ujar woo.


# 3harikemudian ....


kediaman kyo...

__ADS_1


tidak ada apapun yang bisa kyo lakukan..


dia sudah pasrah akan keadaannya..


bahkan dia belum bertemu ki sejak kejadian itu..


"mungkin ki sudah sakit hati atas perlakuan appa yg kasar.. " lirih kyo sedih.


"bahkan menghubungipun tidak.. ini sudah berakhir.. " kyo menteskan airmatanya kembali.


tubuhnya kurus dan lemah.. tak ada daya upaya yang mampu dia lakukan untuk mencari jalan keluar..


hanya uang lah yang mampu menyelesaikan masalah ini..


uang.. uang.. uang dalam jumlah yang sangat besar..


dan uang itulah yang tidak kyo miliki..


lalu apa yang bisa diperbuat..


selebihnya buram.. temaram.. suram..


"paling tidak.. aku punya kenangan indah dengamu joong ki.. mungkin sesaat aku bisa melupakan kepahitan hidupku.." lirih kyo sambil terisak melihat wajah ki dalam ponselnya..


appa menghampiri kyo..


dan duduk disamping kyo..


"putriku.. besok adalah waktunya..kita akan bertemu dengan tuan kim na hyuk dan putranya.. " ucap appa lembut.


kyo hanya diam.. tatapan matanya kosong.


"besok kita akan dapatkan tanggal pernikahanmu." ucap appa..


"putra tuan kim adalah seniormu..mungkin sesekali kau pernah berpapasan di kampus.. percayalah.. perlahan kau akan mulai mencintainya.. dia namja yang baik dan tampan.. juga pintar sepertimu.. " terang sang appa.


kyp tetap diam..

__ADS_1


dia merasa seperti manekin yang dapat dibawa kesana kemari oleh pemiliknya..


sang appa kemudian mengusap kepala putrinya dan pergi berlalu dari hadapan kyo.. tanpa sadar airmata meleleh perlahan dari sudut-sudut mata sang appa.


"mian kyo.. " appa tak tega melihat wajah anaknya yang demikian layu.


eomma hanya menyaksikan tanpa banyak berkata..


"kau melarang eomma memberitahu putra song sajangnim.. lalu apa yang dapat eomma lakukan untukmu putriku.. jika saja ada orang yang menginginkan organ tubuhku.. maka aku akan menjualnya untuk membayar pinjaman appa mu.." lirih eomma yang kembali terisak..


# KeesokanHarinya


supir keluarga tuan kim menunggu di luar dengan mobil yang super mewah.. bahkan terlalu mewah untuk ukuran kekayaan yang dimiliki tuan kim..


eomma kyo mendadani putrinya yang kini berwajah pucat nan sendu.. tubuhnya kurus.. tidak ada senyum di pantulan cermin saat eomma kyo menyisir rambutnya..


sang appa masuk ke dalam kamar


"cepatlah.. jangan membuat mereka menunggu terlalu lama.. " ujarnya.


mereka bergegas keluar dan menaiki mobil itu dan melaju pergi meninggalkan rumah mungil itu.


# 30menitkemudian


mereka tiba di lobby sebuah hotel mewah..


seorang pelayan pria membukakan pintu mobil itu..


10 orang pelayan wanita dan 5 pelayan pria membungkukan badan menyambut mereka..


appa dan eomma nampak kikuk.. sementara kyo tanpa respon sedikitpun.


seorang pelayan perempuan memepersilahkan mereka bertiga untuk mengikutinya..


mereka berjalan menuju restoran hotel di lantai satu..


suasana restoran yang begitu megah dan elite..

__ADS_1


__ADS_2