
"Seseorang ingin bertemu denganmu" ucap ki di tengah perjalanan.
mata kyo terbelalak karna rasa terkejut yang memenuhi dirinya.
"siapakah gerangan seseorang yang dimaksud oleh ki, ini sungguhan kah? atau bagian dari permainan song joong ki? " batin kyo.
Mobil ki menderu memasuki pelataran depan kediaman keluarga song. Hye kyo meeasa sangat tegang "pria bodoh ini benar-benar tidak bisa di tebak" pikir kyo.
Sampai detik ini..kyo benar-benar tidak mampu memahami bagaimana tipikal seorang song joong ki. pertama kali kyo bertemu ki, dia begitu arogan.. terasa begitu jauh jarak antara mereka berdua.. dan kini joong ki tampil begitu manis.. sebuah kepribadian yang pelik.. namun, terlepas dari semua hal yang rumit itu, satu hal. yang pasti, bahwa hye kyo begitu mengagumi ki, bahwa kyo begitu mencintai joong ki, bahwa pesona ki tertancap sangat dalam di relung hati kyo.
"uhm.. " suara ki memecah kesunyian.
kyo tetap diam dan sibuk dengan keteganganya.
"ehm.. hari ini kau terlihat sangat cantik" ucap ki lembut.
kyo tersipu namun tetap tak bergeming.
"ah.. benar.. ini sisi lain dari pribadinya yang arogan.. pria ini seperti punya banyak sisi kepribadian" batin kyo bingung menanggapi ki yang mendadak sangat lembut.
kyo tampak diam tak berkata-kata.
ki menjadi gemas dengan sikap kyo. ki berucap lagi..
"agashi.. yeppoyo.. " ucap ki.
perkataan itu membuat kyo menoleh ke arah ki.
"ne? " ucap kyo. ki tersenyum. Hati kyo mencelos melihat senyum ki "mengapa dia begitu manis" pikir kyo.
ki tetap tersenyum manis.. dan tanpa banyak kata ki mendekatkan wajahnya ke wajah kyo
"wajahnya begitu dekat" batin kyo yang hanya bisa diam.
jantung kyo berdegup kencang.. perlahan ki semakin dekat.. nafasnya terasa hangat menerpa wajah kyo.
ki mendekatkan bibirnya ke bibir manis kyo.
oh tidak.. degup jantung kyo semakin cepat.. detaknya tak berirama.. seakan jantungnya copot menyeruak keluar dan berlari meninggalkan tubuh kyo.. denyut nadinya seolah menghentak-hentak seluruh syaraf tubuhnya.. wajah kyo terasa panas.. lehernya menegang.. susah payah kyo mengatur nafasnya.. keringat dingin membasahi tengkuknya.. hembusan nafas ki begitu hangat menyentuh bibir kyo.
__ADS_1
"eottokhae" suara kyo tertahan.
tatapan ki begitu dalam..
bibirnya perlahan semakin mendekati bibir kyo..
lalu...
lalu ki membelokan arah bibirnya ke telinga kyo dan berbisik "kau begitu cantik.. dan pasti sangat mencintaiku."
owhhh..... tubuh kyo terasa panas.. wajahnya merah padam
"pria brengsek ini.. apa-apaan ini.. sungguh konyol " pekik kyo dalam hati.
namun tak ada yang bisa kyo katakan.. juga tak ada yang bisa kyo lakukan.. rasa cintanya pada joong ki benar-benar melampaui amarah yang menyelimuti relung jiwa kyo.
kyo merasa kikuk.
"pipiku pasti memerah" batin kyo.
ki tersenyum dan terkekeh manja... kemudian ki keluar dari balik kemudi,berjalan mengitari bamper depan mobilnya menuju pintu di sisi lain lalu membuka pintu mobil dimana kyo duduk di sisi dalamnya..
ki membawa kyo masuk dengan tetap menggenggam tangan kyo..
kyo yang ragu sempat enggan namun kyo tetap mengikuti
langkah ki.
mereka masuk dan melewati ruang tamu bergaya klasik modern dengan sofa-sofa yang berderet melingkar elegan, di tengahnya terdapat meja bundar sebening kristal. didekat dinding terdapat rak bersusun yang berisi miniatur botol-botol wine yang apik dan mewah. di sisi lain
dinding terpampang sebuah foto keluarga berukuran besar dengan bingkai yang terlihat seperti berlapis butiran emas..nampak tiga orang pria berdiri gagah yang terlihat elegan mengenakan stelan tuxedo, seorang pria paruh baya yang wajahnya tidak termakan usia, seorang pria muda tampan "song joong ki" dan seorang pria muda lagi yang sama tampanya dengan ki, serta seorang wanita cantik dengan balutan gaun minimalis yang anggun duduk di depan ketiga pria itu. "benar-benar keluarga yang sempurna" gumam kyo.
ki membawa kyo melewati ruang tamu dan terus berjalan menuju ruang keluarga yang tak kalah elite dan berkelas. disana terdapat sofa berbentuk kursi malas yang terlihat nyaman, di hadapanya terdapat televisi plasma berukuran jumbo bertengger megah di atas meja.. dengan sound system canggih terletak di kedua sisinya.
"daebak" pikir kyo.
ki membawa kyo menuju sofa dan memintanya duduk.
"ne" ucap kyo seraya duduk.
__ADS_1
"ah... nyaman sekali" ucap kyo pelan
"mwo? " tanya ki
kyo gugup "ah.. ani.. aniya.. "
Tak lama Ahjumma kim datang
"Doryeonim.. kau sudah pulang" ucap ahjumma yang lalu terkejut melihat kyo "ah.. nona.. bagaimana kabarmu? "
"anyyeong haseyo ahjumma kim" sapa kyo "aku baik" kyo tersenyum.
"cham.. dimana woo? " tanya ki
"apa dia tetap menyimpan dirinya di kamarnya yang membosankan itu? atau dia sedang sibuk dengan bukunya yang tak kalah membosankan itu? panggilkan dia.. atau aku yang akan menyeret dia keluar dari kamar" ki berseloroh seakan tak akan berhenti.
ahjumma hanya tersenyum dan melirik ke arah kyo yang juga tersenyum kecil.
"tuan muda il woo tidak dirumah" jawab ahjumma
"mwo?? " ki terkejut
Kemarin malam ki tidak sadar meninggalkan ahjumma di rumah sakit tempat woo di opname.. tapi ki terkejut karena ketika ki sampai.. beberapa saat kemudian ahjumma datang bersama il woo, yang sebenarnya terjadi adalah il woo bersikeras bahwa dirinya baik-baik saja dan memaksakan diri untuk pulang. dokter pun dengan bimbang tetap mengizinkannya pulang.
"tadi pagi dia mengendarai mobil sendiri.. " jawab ahjumma "dia berkata akan ke suatu tempat.. tapi kudengar dia berbicara dengan seseorang di telepon.. kurasa itu nona jung.. mungkin mereka berencana berjalan-jalan santai di sekitar.. " dering telepon memotong perkataan ahjumma.
"ah sebentar tuan muda.. " ucap ahjumma berlalu ke arah suara dering telepon.
"yeobseyo.." ucap ahjumma kim.. raut mukanya berubah seperri terkejut dan cemas.
"ne.. kami akan segera kesana" lalu ahjumma menutup telepon.
"doryeonim.. " ahjumma panik. "tuan muda il woo mendadak pingsan.
ki terkejut "lalu dimana dia?? "
"nona jung yang tadi menelpon, dia bersamanya di rumah sakit di seoul" ucap ahjumma dengan cemas.
kyo yang bingung menurut saja ketika ki meraih tanganya lagi dan membawanya berlari ke arah halaman depan.. lalu mereka bertiga masuk ke mobil dan dengan sigap ki mengendarai mobilnya menuju rumah sakit.
__ADS_1
# tobecontinue