Confession

Confession
Thirty two


__ADS_3

5 menit kemudian krystal sudah menyelesaikan aktifitas mengobati ki.


"kau hampir saja mematahkan hidungmu joong ki'a..." papar krystal.


ki hanya tersenyum.


"akh.. kemana ahjumma.. harusnya dia membuatkan minum untuk kita.. " ucap ki.


"ahjumma tidak ada...satu hari ini dia meminta izin padaku untuk suatu keperluan.. " papar woo.


"ah.. arasseo" ucap ki.


"baiklah.. aku akan membuatkan kalian segelas kopi.. " ucap woo.


"tidak woo.. " ucap krystal cepat.


"kau tidak mau kopi kali ini?? " tanya woo.


"maksudku.. segelas kopi tidak akan cukup untuk kita bertiga.. jadi sebaiknya kau membuatnya menjadi tiga gelas.." ucap krystal tersenyum manis..


"yyaaa... kau ini.. " ucap woo tertawa kecil.


"baiklah akan ku buatkan tiga gelas kopi.. " ucap woo.


"ani. . dua saja.. aku akan segera pulang.. " ucap krystal yang ternyata tengah menggoda woo.


"yya.. chagi'a.. apa kau sedang menggodaku" ucap woo manis seraya mendekati krystal dan mengusap-usap kepala krystal..


ki mendelik..


"mwoo???? chhaa... chhagg.. chaaggii'a??" ki terkejut dan terbata-bata seraya menatap ke arah woo dan krystal.


krystal dan woo hanya tersenyum..

__ADS_1


"yya.. kau tahu ki.. kami baru saja pulang dari kencan pertama kami.. " ucap woo memeluk bahu krystal.


"heollll.... jadi kau telah merebut jungie dariku?? " ucap ki pura-pura sinis..


"ahh.. kurasa jungie mu selalu mengagumiku bahkan sejak kita masih seukuran ibu jari.." woo tertawa..


ki bahagia melihat mereka akhirnya bersama..


tapi..bagaimana dengan hubunganya dengan kyo.. ki sungguh nelangsa..


krystal pamit pergi..


tinggalah il woo dan joong ki duduk bersama di ruang tamu..


"jadi.. menurutmu kau tak perlu menceritakkan apa yang terjadi.. ???" ucap woo tegas.


"hyung.. aku.. " ucap ki ragu.


"tuan song.. " ucap ki singkat.


woo tidak mengerti. "ucapkan dengan jelas.. ada puluhan tuan song di seoul.." pinta woo.


"appa kyo.. " jawab ki cepat.


"mwo??? jinjjayo? akh aku tidak percaya ini.. " ungkap woo.


ki hanya mengangguk lesu.


"jadi..maksudmu.. ini tentang hubunganmu dengan kyo yang tidak berjalan lancar?? " tanya woo setengah marah.


ki hanya diam.


"yya.. song joong ki.. sebaiknya kau ceritakkan segalanya padaku.. " tegas woo.

__ADS_1


ki lalu memaparkan segala yang terjadi dirumah kyo pagi tadi..


woo mendengarkan segalanya dengan bingung dan raut muka tak percaya..


"lalu apa yang akan kau lakukan..?? tanya woo kemudian..


"entahlah... " ucap ki seperti putus asa..


"...tenangkan dirimu dulu.. akan kubuatkan kopi untukmu... " woo berjalan menuju dapur untuk membuat kopi.. tapi tiba-tiba ki bangun berdiri dan berjalan keluar rumah..


"yyaa.. eodiga??? " teriak woo.


"kurasa aku ingin melihat wajahnya... " jawab ki.. apa kemudian bergegas menuju mobilnya..


Woo mengejar langkah ki.


"apa yang akan kau lakukan di saat-saat seperti ini?" tanya woo berdiri menghalangi jalan ki.


"hyung setidaknya aku bisa melihat kyo san memastikan dia baik-baik saja." jawab ki.


"apa itu akan menyelesaikan masalah?" tanya woo lagi.


"aku merindukan kyo..Hyung..Jebal.." rengek ki.


"tunggulah hingga semuanya lebih tenang.. Mengertilah joong ki'ah.." pinta il woo


Joong ki tak menghiraukan il woo dia lalu pergi dengan mengendarai mobilnya menembus aroma senja kota seoul yang mulai gelap..


tapi..Benar saja.. tak ada berapa lama ki kembali kerumah...


"sebaiknya besok saja aku menemuinya.. harusnya situasinya sudah lebih tenang.. "


ucap ki pada dirinya sendiri..

__ADS_1


__ADS_2