CRAZY CEO

CRAZY CEO
CRC#13


__ADS_3

"Oh iya, kenapa kemarin kita pulangnya cepet? " Tanya sherly


"Kamu mau tau? Tapi jangan kaget ya" Jawab faiz


"Iya iya bawel" Ucap sherly kesal


""Kita pulang karna kita bakal cari baju buat kita nikah sayang" Ucap faiz


____________________________________


"Hah!! Nikah? " Tanya sherly terkejut


"Iya sayang kita bakal nikah" Jawab faiz santai


" Kenapa kamu gak bilang? " Tanya sherly kesel


"Kan tadi aku udah bilang sayang" Jawab faiz sambil mencolek dagu sherly


" Kan kam-hmppp" Protes sherly terpotong karna faiz mencium nya


Sherly pun mendorong faiz kasar


"Ishh modus" Omel sherly


"Lagian kamu bawel " Ucap faiz


"Bodo amat" Ucap sherly kesal


"Honey tidur yu" Ajak faiz


"Ish so manis honey honey" Ejek sherly


Cup


"Kamu ngomong kasar sama suami" Ucap faiz setelah mencium sherly


"Bodo aku mau tidur dah **** " Ucap sherly dan menarik selimutnya untuk tidur


"Dasar ibu hamil, coba kalo gak hamil gua bikin lemes" Gerutu faiz kesal dan memeluk sherly untuk tidur


__/__/__/__/


"Ngehh" Lenguh sherly dan menguap lebar


"Oh udah pagi" Gumam sherly sambil melihat kearah jendela yang menunjukan sinar mentari


Ia pun membalikan badanya dan melihat faiz yang masih tertidur dengan bertelanjang dada yang menampilkan perut sixpacknya


"Heheheh " Sherly pun terkekeh karna ia mendapatkan ide untuk mengerjai faiz


Sherly pun menggelitik tubuh faiz namun faiz tidak terganggu


"Ihh emang gak geli ya? " Tanya sherly dengan diri sendiri

__ADS_1


Ia pun mencoba untuk menggelitik faiz , namun sebelum menggelitik tangan sherly di tarik oleh tangan faiz dan tubuh sherly di bekap dalam pelukan hangat dari faiz


“kamu mau ngapain sayang?” bisik faiz dan menjilat daun telinga sherly


“heheheheh gpp ko” ucap sherly gugup


“karna kamu jail sama suami sendiri, aku kasih hukuman untuk kamu” ucap faiz sambil menampilkan semiriknya


“cium bibir aku selama 5 menit dan elus-elus adik ku, no bantahan” ujar faiz lanjut


“wah-at? 5 menit,apa itu gak kelamaan?” tanya sherly dengan nada gugup


“dan elus-elus adikmu? Elus saja sendiri aku mah ogah” lanjut sherly dan membuang muka ke arah jendela


“kau ingin membatah? Ok ok, aku ganti kau harus mengulum adik ku setiap hari gimana kau mau sayang?” tanya faiz sambil mendekatkan wajahnya ke wajah sherly yang tegang


“ehm yang pertama saja tapi jangan elus-elus adikmu ku mohon” jawab sherly gugup


“ok,dan mari kita olahraga bibir” ajak faiz dan langsung melumat bibir seksi milik sherly. Sherly hanya bisa pasrah ia mengikuti setiap lumatan faiz


Lima menit kemudian faiz masih belum melepaskan lumatannya, ia menghiraukan sherly yang memberontak karna kehabisan nafas. Sherly pun mendorong dada faiz sangat kuat dan yap,lumatan faiz terlepas, sherly pun menghirup banyak udara sedangkan faiz protes ke sherly


“hey aku masih belum puas babyh!!” protes faiz sambil menghirup banyak udara


“aku kehabisan nafas bodoh, kau mau membunuh aku dan calon anak mu hah?!” bentak sherly kesal


“heheheh maafkan aku honey lagian bibir mu sangat manis” ucap faiz


“fuck you!!” ucap sherly dan berjalan memasuki kamar mandi


"Bodo amat gak takut" Ejek sherly teriak yang berada di kamar mandi dan faiz pun terkekeh karna sherly menjawab teriak


Ia pun mengambil HP nya dan memeriksa berkas kerja yang masuk melalui email


Beberapa menit kemudian sherly keluar dari  kamar mandi dan sudah menggunakan dress pink karna kandungan ya yang sudah membesar


“kita periksa kehamilan mu dulu terus baru cari gaun pernikahan “ ujar faiz


“ok, tapi habis itu makan ya?” pinta sherly dengan wajah imutnya


“iya”


Akhir-akhir ini sherly jarang memeriksa kandungannya. Ya kalian pasti taulah perkejaan sherly banyak, bahkan faiz sering membantu sherly.


“sherly ayo periksa kandungan mu” ajak faiz


“ayo” ucap sherly


Mereka pun berjalan keluar mansion dan menaiki mobil faiz menuju rumah sakit untuk memeriksa kandungan sherly. 30 menit kemudian mobil faiz pun sampai di rumah sakit (hospital ly), salah satu rumah sakit terbesar milik sherly.


Mereka berdua pun turun dari mobil dan banyak suster atau dokter yang berkerja disana menyapa sherly dan faiz, mereka pun melanjutkan jalannya menuju ruang khusus sherly. Sesampai di depan ruang tersebut sherly mengetuk pintu dan suster pun keluar dari ruangan


“shilahkan masuk nona sherly dan mr.faiz” ucap suster tersebut sambil tersenyum

__ADS_1


“makasih “ ucap sherly membalas senyum suster tersebut dan memasuki ruangan, disana sudah ada dokter perempuan dan beberapa suster juga


“selamat pagi nona sherly dan Mr.faiz” sapa dokter perempuan sambil tersenyum


“selamat pagi juga” sapa balik sherly dan membalas senyum dokter tersebut sedangkan faiz hanya menganggukan kepalanya


“silahkan berbaring di ranjang itu nona” ujar dokter dan sherly pun berbarimg sedangkan faiz duduk di sofa ruangan tersebut sambil memainkan HP nya , Dengan telaten dokter tersebut memeriksa kandungan sherly


“wow!! ini suatu keajaiban “ ucap dokter tersebut, terkejut. sambil melihat monitor yang memperlihatkan kandungan sherly


“ada apa dok?” tanya faiz yang mendegar ucapan sang dokter


“lihatlah ada dua nyawa di dalam perut nona sherly dan umur keduannya sudah memasuki 6 bulan.mereka kembar satru laki-laki dan satu lagi perempuan, selamat untuk anda nona” tunjuk dokter


“benarkah faiz?” tanya sherly sambil menatap faiz


“ benar sayang ada dua nyawa “ jawab faiz senang


“apa kalian jarang mengecek kandungan nona sherly?” tanya dokter


“ jarang dok” jawab sherly


“sering-seringlah mengecek kandungan nona sherly dan atur pola makan nona jangan sampai lelah“ ujar dokter tersebut sambil tersenyum


“makasih dok” ucap sherly sambil tersenyum dan turun dari ranjang rumah sakit


“kita pamit dok” lanjut sherly dan menyalami dokter


“iya, hati-hati nona sherly dan MR.faiz” ucap dokter


Mereka berdua pun keluar dari ruangan dan menuju mobil, dengan faiz yang menggandeng dan senyum sherly yang mengembang karna di dalam perutnya ada dua nyawa


Sesampai mereka di parkiran , mereka pun masuk kedalam mobil


“aku sangat senang faiz” ucap sherly dengan senyum yang manis


“aku juga senang sayang dan aku tak sabar menunggu mereka keluar dan rumah kita akan ramai” ucap faiz dan menarik tubuh sherly masuk kedalam dekapannya


“dan aku tak sabar saat hadir faiz junior yang ke tiga” bisik faiz


BUGH


“dasar mesum!!” ucap sherly kesal dan meninju lengan faiz


“hahahahah maaf sayang” ucap faiz dan menjalankan mobilnya


“apa kita akan membeli gaun?” tanya sherly sambil menatap ke faiz yang sedang fokus menyetir


“ tidak, nanti aku bakal menyuruh anak buah ku dan kau harus istirahat” jawab faiz


“emang anak buahmu tau ukuran badan dan seleraku?” tanya sherly


“mereka tau sayang” jawab faiz

__ADS_1


“mere-”  ucapan sherly terpotong karna faiz


“kau bawel sekali sayang ingin aku cium heh?” ucap faiz dengan nada gemas, bibir sherly pun bungkam karna ancaman faiz


__ADS_2