
“dari mana kalian, baru pulang jam segini ha?” tanya faiz saat sherly membuka pintu mansion
“aku habis bisnis dan anak-anak habis hangout sama temennya satu tempat sama aku” jawab sherly yang melihat faiz di depannya dengan tatapan dingin
“kamu tau ini sudah jam berapa?” tanya faiz yang masih bertahan dengan tatapan dingin nan tajam
“jam 10” jawab sherly santai, mendengar jawaban sherly yang terlalu santai faiz mengeraskan rahangnya ia kesal
“KALAU KAMU TAU INI JAM 10 KENAPA PULANG MALAM HAH!!” bentak faiz membuat adel dan delio terkejut namun berbeda dengan sherly ia tetap santai, hey anaknya dengan dia kan jadi aman
“jangan pakai bentakan faiz” desis sherly tak suka
“twins apa kalian sudah makan nasi?” tanya faiz tak memperdulikan desisan sherly
“su-sudah pah” jawab adel gugup karna tatapan faiz
“jangan bohong adel papah melacak keberadaan kalian dan kalian ada di restoran susi” ucap faiz dan melihat sherly
“lihat kamu lihat kan mereka gak makan nasi sherly” desis faiz
“mereka hanya makan sampah” lanjutnya
“tap-”
Pakk
Ucapan sherly terpotong karna faiz menamparnya sangat kencang membuat sudut bibir sherly berdarah, adel dan delio terkejut atas perbuatan faiz
“bunda” adel menangkup wajah sherly dan melihat sudut bibir bunda nya berdarah akibat tamparan keras dari faiz
“bunda gakpapa sayang” ucap sherly menunjukan senyumannya
“ikut aku” ucap faiz tanpa bantahan dan langsung menyeret sherly
“pah!!” adel ingin mengejar bunda nya tetapi langsung di tahan sama delio
“jangan” bantah delio
“tapi bang bunda kasian” ucap adel
“jangan adel” delio menarik lembut adel menuju kamarnya membiarkan bunda nya
Sebenarnya delio ingin sekali menolong bundanya tetapi itu urusan mereka jadi ia tak mau mencampurinya
__ADS_1
Sedangkan di dalam kamar ahh tepatnya sebuah gudang yang kedap suara di sana sherly sedang di ikat di kursi menggunakan tali dan mulut yang di tutupi lakban berwarna hitam dengan pakaian yang sudah berantakan, faiz datang dengan membawa pisau tajam
“let’s to the game baby” faiz menggesekan lembut pisaunya namun di tekan pada bagian kaki membuat darah keluar mengalir
Faiz menyeringai melihat hasil karya nya sedangkan sherly menahan sakit, ahh ternyata siksaan berlanjut faiz membuka setengah baju sherly terpampang perut rata sherly
Sherly menggelengkan kepalanya, ia ingin memberontak namun ia sedang terikat di kursi. Faiz membuat ukiran bertulis ‘MINE’, air mata sherly jatuh deras karna sakit dari perutnya. Faiz menatap sherly dengan tatapan tak dapat diartikan
Faiz mendekat kan wajahnya ke samping kepala sherly,”gimana rasanya baby?” bisiknya
“inilah sisi gelap ku sayang,aku seorang psycho kau tau bukan seorang psycho itu haus darah jangan sekali-kali kamu membangunkan sisi gelap ku sherly” lanjutnya
“ini hukuman mu dan hukuman ini berlanjut sampai dua hari ingat itu sayang” setelah mengucapkan itu faiz berjalan meninggalkan sherly di dalam gudang tersebut dan menguncinya, jahat bukan?
Sherly hanya dapat menangis, ia masih menahan sakit di perutnya dan kakinya. Kelama-lamaan sherly lelah dan tertidur di kursi tersebut dengan keadaan yang mengenaskan
_____o0o
Ke esokan paginya, sherly perlahan-lahan membuka matanya ia merasa kepalanya pusing dan lukanya masih sangat perih
Cklek
Pintu terbuka di sana faiz dengan baju kantor yang sudah rapih dan membawa makanan beserta minum, faiz berjalan menghampiri sherly dengan tatapan datar, mungkin masih marah batin sherly
Faiz membuka penutup mulut sherly dengan kasar membuat sherly meringis
“tapi gimana aku ingin makan kalau tangan ku di ikat seperti ini” ucap sherly dan faiz pun membuka ikatan yang berada di tangannya
“aku akan menunggu mu cepat makan” ucap faiz dan duduk di sofa sudut ruangan
Sherly langsung melahapnya layaknya orang sudah lama tak di beri makan. Beberapa menit kemudian sherly pun sudah menghabis kan makanan nya dan ia langsung menyambar minum yang berada di samping piring
“jangan mencoba meminta orang menolong kamu dan jangan mencoba kabur sherly, kalau kamu melanggar aku akan menambahkan hukumannya” peringat faiz,ia kembali mengikat tangan sherly dan menutup mulutnya
Setelah itu faiz berjalan keluar dari gudang dan mengunci pintunya. Saat faiz berada di dapur untuk sarapan ia bertemu dengan kedua anaknya
Adel yang melihat kedatangan faiz ia ingin menanyakan keadaan bunda nya,” pah bunda mana?” tanya adel
“ada di atas bunda kamu kecapean” jawab faiz dengan berbohong, adel pun bernafas lega dan delio menatap papa nya ia mencari kebohongan di sana namun tak ada. Delio pun mencoba positif thingking
“bunda gakpapa kan?” tanya adel lagi
“bunda kamu gakpapa sayang” jawab faiz dan tersenyum
__ADS_1
Mereka bertiga pun sarapan dengan tenang tanpa memperdulikan keberadaan sherly dan sesudah sarapan adel dan delio pamit untuk berangkat ke sekolah sedangkan faiz berjalan ke arah bodyguardnya untuk menjaga gudang suapaya bodyguard sherly tak mengetahuinya dan sesudah itu ia berangkat menuju ke perusahaan nya
Dari detik ke menit dan ke jam belum ada yang menolong sherly, ia merasakan kaki dan tangannya merasa pegal akibat di ikat. Ahh sherly merasa bosan ia sangat berharap akan ada orang yang menolongnya
_____o0o
Pintu mansion terbuka adel dan delio berjalan memasuki mansion nya, sangat sepi biasanya bunda mereka akan menyambutnya dengan senyuman manis tapi sekarang tidak.
“bang liat bunda yuk” ajak adel menatap abangnya
“hm” adel dan delio pun berdiri berjalan ke arah kamar sherly, saat mereka berdua sudah berada di depan kamar sherly adel pun langsung membuka pintunya
Mereka berdua terkejut bahwa bunda mereka tak ada di kamarnya, adel pun memeriksa kamar mandi namun saat ia buka tak ada orang di dalam. Ia pun cepat-cepat menuju abangnya
“bang bunda gak ada” ucap adel
“ayo cari” delio langsung berjalan keluar kamar dan menutupnya
Mereka mencari keseluruh mansion dan sampai mereka menemukan satu ruangan yang belum mereka lihat
Mereka berdua pun menhampiri kamar tersebut dan saat adel ingin membuka pintunya namun pintu tersebut terkunci
“bang pintunya di kunci” keluh adel
Delio pun mengambil ancang-ancang untuk mendobrak pintu tersebut, ia berlari dan BRAK, pintu pun terbuka mereka berdua memasuki ruangan tersebut.
“bunda!” pekik adel dan berjalan cepat ke arah sherly yang sedang tertidur, karna merasa terganggu sherly mebuka matanya dan menemukan kedua anaknya. Delio yang melihat mulut sherly di tutup, ia membukanya.
“adel delio….” lirih sherly
“bunda kenapa? Bunda di apain sama papa? Mana yang sakit?” tanya adel dengan nada khawatir
“bunda gakpapa sayang, bunda gak di apa-apain kok sama papa kalian” jawab sherly sambil tersenyum
“bohong” ketus delio yang melihat keadaan sherly,"kaki berdarah,tangan di iket mulut di tutup, baju berdarah apa itu gakpapa?" Delio berdecak
ia pun membuka semua ikatan yang berada di tubuh sherly dan memeluk tubuh sherly
Sherly terkejut karna baru pertama kalinya delio memeluknya, adel pun ikut memeluk bunda nya dan sherly membalas pelukan mereka
_____o0o
di sebuah ruangan yang modern terdapat seseorang yang sedang menyeringai melihat ke layar monitornya, menampilkan sherly yang sedang berpelukan dengan adel dan delio
__ADS_1
Orang tersebut melihat dari cctv pengintai yang berada di sudut ruangan sherly berada
“ahh bersiap-siaplah sayang” Gumam faiz