
Seminggu sudah sherly di rawat di rumah sakit, sekarang sherly, faiz dan kedua anaknya berada di mansion. Sekarang mansion tersebut menjadi ramai karna kehadiran anak kembar sherly
“kapan kita belanja keperluan adel sama delio?” tanya sherly yang sedang menyusui delio, putra nya. Sedangkan adel sedang tidur di gendongan faiz setelah sherly menyusuinya
“besok?” ujar faiz
“ok” sherly melanjutkan menyusui delio, faiz sebenarnya iri dengan delio lihat, Tangan nya masuk menyelusup ke gundukan sherly satunya dan mulunya asik menyedot asi
“sherly entar malem jatah ya” pinta faiz
“iya ayah” ucap sherly
“tapi boleh sekarang?” tanya faiz
“nih lihat anak kamu lagi apa” ujar sherly menatap tajam faiz
“ck cuman megang masa gak boleh itu delio aja boleh megang yang satunya” ucap faiz dengan nada kesal
“dia anak kamu faiz masih kecil” ujar sherly yang sudah kesal dengan suaminya
“ck iyaiya” faiz pun pasrah dia mengecup pipi adel dengan kasih sayang
“liat noh abang kamu dapet yang enak masa ayahnya ngak dikasih kan jahat” bisik faiz
Adel hanya merespon dengan senyuman sekilas, nampaknya ia mengerti dengan perasaan kesal ayahnya akibat cemburu dengan abannya
Delio pun menyelesaikan meminum asi mamanya, sherly langsung menggendongnya menuju kamar nya. Faiz yang melihat sherly pergi kekamarnya, ia ikut membawa adel kekamar sherly
Sherly dan faiz pun membaringkan anaknya di kasur bayi dan berjalan meninggalkan anaknya yang sedang tertidur
“nah kan kembar udah tidur gimana kalo kita olahraga sayang” ujar faiz
“olahraga sono sama guling” sherly berjalan menuju dapur untuk minum dan diikuti faiz dengan wajah cemberut
“dosa loh kalo gak ngasih jatah kesuami” sindir faiz
“iya iya entar malem kamu mau apain aku juga seterah faiz suami aku sayang,” sherly menatap faiz tajam
__ADS_1
Faiz bersorak senang,”yess berati kita bakal punya anak satu lagi ya” ucap faiz
“kalo itu mah kamu aja yang hamil” ujar sherly sambil meminum air putih
Faiz duduk di samping sherly,” oh ya kita belum kasih tau orang tua kamu iz kalo aku udah hamil” kata sherly menatap faiz yang berada di sampingnya
“kamu mau kapan ke orang tua aku?” tanya faiz
“sekarang juga boleh,” jawab sherly
“yaudah kamu siap-siap terus bawa anak kita” suruh faiz
“hem aku keatas dulu” sherly pun beranjak pergi menuju kamarnya dan mengganti baju anaknya
Selesai mengganti baju nya sherly dan kedua anaknya turun kebawah, adel berada di gendongannya dan delio berada di gendongan bodyguard sherly. Saat sudah sampai bawah bodyguard sherly menyerahkan delio ke faiz
“ayo kita kemobil” ajak faiz dan berjalan keluar dari mansion, mobil sudah di siapkan sherly, faiz dan kedua anaknya pun masuk kedalam mobil dan mobil berjalan menuju rumah orangtua faiz
Tidak terasa selama tiga puluh menit akhirnya mobil mereka sampai di perkarangan rumah orang tua faiz, mereka ber-empat pun keluar dari dalam mobil dan berjalan menuju pintu
Tok tok
“dan lihat siapa yang kalian bawa?” tanya dara bingung
“hayo siapa ?” ucap faiz dan dara pun menatap perut sherly yang sudah rata
“sherly bukannya kamu kemarin buncit ya dan kemana sekarang perut mu?” tanya dara
“ini mom udah keluar” jawab sherly menunjuk kedua anaknya
Dara pun terkejut,”really? Kamu cepet banget lahirannya” dara mengambil alih adelia yang berada di gendongan sherly
“halo cucu oma ihh cantik banget sih “ puji dara sambil mencium pipi adelia gemas
“siapa namanya?” tanya dara
“adelia mom” jawab sherly
__ADS_1
“dan ini cucu kedua mama” ucap faiz menunjukan delio yang berada di gendongannya
“kamu melahirkan anak kembar sherly?” tanya dara menatap sherly
“iya mah” jawab sherly, dara pun menaruh adelia kembali ke gendongan sherly dan mengambil delio
“ganteng banget cucu oma dan yang ini namanya siapa?” tanya dara
“kalo itu delio mah abangnya delia” jawab faiz
“oh ya kapan sherly lahiran?” tanya dara
“udah seminggu yang kemarin mom” jawab sherly
“kok gak kasih tau mom?” tanya dara menatap tajam anaknya, faiz.
“heheheh faiz gak sempet mom kasih tau,” jawab faiz
“ck kamu ini” decak dara
“waahh ada apa ini” ucap marchel a.k.a papa faiz yang memakai pakaian kantor dan wajahnya sedikit cape, sepertinya habis kerja
“ini loh pah sherly sudah lahiran dan lihat cucu kita lucukan” kata dara
“jadi kita punya cucu?” tanya marchel dan menggendong adelia
“iya dan faiz juga gak hubungi kita” sindir dara melirik faiz yang menyengir
“mereka kembar?” tanya marchel yang mengamati wajah adelia dan delio
“iya pah”
Kalian bertanya dimana angelin dan rio? Mereka pergi liburan
Mereka pun terhanyut dengan bercandaan dari faiz dan marchel, mereka tertawa bahagia tak ada kesedihan di wajah mereka
Sherly dan faiz pun pulang saat waktu sudah menunjukan jam lima sore mereka pun pamit ke dara dan marchel tak lupa mereka menyalami , langit sudah gelap dan matahari berganti dengan bulan, lampu-lampu jalanan menyala
__ADS_1
Mobil yang mereka tumpangi membelah jalan sepi dan gelap menuju mansion mereka, akhirnya mereka pun sampai dengan selamat di mansion mereka
Mereka berdua pun keluar dari mobil dan masuk kedalam mansion untuk makan malam dan istirahat