
malam hari sherly, adel, dan delio sedang menikmati makan malam tanpa kehadiran faiz. Entah sherly juga bingung apa faiz masih marah dengannya? Atau tidak, ahh ia juga sangat malu akan jabatannya sebagai ketua mafia.
Sherly memikirkan kenapa ia kalah dengan seorang psycho? Karna ia masih sayang nyawanya akhirnya ia pasrah saja, itu juga suaminya yang jadi psycho. Kalo sherly bunuh suaminya, nanti ia akan jadi janda dong. Ya gakpapa kalo ada yang bening hmmm. “sherly said “
Cklek
Suara pintu terbuka membuat mata mereka bertiga mengalihkannya. Di sana, di pintu masuk ada faiz dengan wajah lelah dan baju yang kusut. Faiz berjalan menuju kamarnya melewati ruang makan membuat tatapan bingung dari sherly dan tatapan kesal dari kedua anaknya.
“kamu nggak makan?” tanya sherly perhatian, faiz yang mendengar pertanyaan keluar dari mulut sherly terdiam beberapa saat, siapa tau luluh.
“.…”
Tanpa menjawab, faiz melanjutkan langkah nya menuju kamarnya, sherly hanya bisa tersenyum tipis melihat sikap faiz sedangkan adel menatap papanya kesal “WTF!!”
“udah-udah lanjutin makan kalian”ujar sherly, ia sudah tau tatapan kesal dari sang anak.
“tapi mah, papa keterlaluan” protes adel karna bundanya masih bersikap baik.
“udah ihh itu papa kamu, jangan marah” ucap sherly
Adel mendengus dan melanjutkan makannya. Selesai makan sherly berjalan menaiki tangga menuju kamarnya, saat membuka pintu sherly melihat faiz duduk di tepi ranjang menatap sherly dengan pandangan membunuh. Sherly gugup dengan tatapan dan suasana seperti ini
“masih ingat dengan perjanjian kita tadi pagi?” tanya faiz, ia bangkit dan berjalan perlahan menuju sherly
Sherly was-was ia memundurkan tubuhnya,” iya masih ingat” jawabnya
“tapi kamu langgar” ucap faiz,” kamu tau kan apa yang bakal aku kasih ke kamu jika kamu langgar sayang?” tanya nya
“hukuman” ucap sherly lirih, posisi faiz sangat dekat dengan tubuh sherly
“apa kamu siap aku kasih hukuman istri?” bisik faiz
Sherly menganggukan kepalanya membuat senyuman jahat terbit dari bibir faiz.
“tapi…jangan siksa aku seperti kemarin”
“tergantumg sayang…kalau kamu gak mengulangi kesalahan itu kembali”
“o-oke”
“let’s to the game baby”
___o0o
Pagi tiba, adel dan delio yang baru saja turun dari kamarnya di buat bingung karna bunda mereka memakai pakaian rapih dan koper yang berada di sampingnya
"Bun-"
"Sarapan dulu nanti kalian telat ke sekolah"
Adel mengurungkan pertanyaan yang akan dia layangkan kepada bundanya, ia juga bingung bunda dan papanya sudah akrab tak ada badai seperti kemarin
Tetapi ia bersyukur karna masalah kedua orangtuanya selesai
Selesai dengan kegiatan sarapan, adel menatap bundanya untuk meminta penjelasan.
"Jadi, kenapa bunda bawa koper? Terus pake baju rapih gitu? " Tanya adel bertubi-tubi
"Bunda pengen perjalanan bisnis sayang" Jawab sherly
"Bukan masalah yang kemarin kan? " Tanya adel lagi dan menyinggung apa yang dibuat papanya
Sedangkan faiz hanya tersenyum menanggapi sindiran dari anaknya.
"Bukan kok" Jawab sherly
"Yaudah sekarang kalian siap-siap buat sekolah" Lanjut sherly
Adel dan delio menganggukan kepalanya, mereka memakai sepatu dan berpamitan dengan sherly dan faiz.
Saat punggung adel dan delio menghilang dari pintu faiz menatap sherly lembut
“kamu yakin bakal pergi? ” tanya faiz
__ADS_1
"Iya jadi, emang kenapa? Aku juga mau sekalian berobat sama refresing" Ketus sherly
"Inget ini juga gara-gara kamu, cuman masalah sepele tapi kamu besar-besarin"
"Kan kalo mereka sakit aku juga bakal tanggung jawab, karna aku ibu nya kamu saja terlalu lebay"
"Udah ngomongnya? " Ledek faiz yang sedari tadi mendengarkan omelan dari sang istri
"Bodo, udah ah aku mau berangkat awas! "
Sherly bangkit dan berjalan menuju pintu keluar, tetapi faiz menahannya
"Emang kamu mau pergi kemana? " Tanya faiz
"Ke Korea, siapa tau ada orang ganteng yang kecantol" Ucap sherly dengan senyum merekah
"Awas aja sampe kamu selingkuh sama cowo lain, bakal aku bikin nyawanya melayang"
"Situ berdoa saja, bye *****"
Sherly melanjutkan langkahnya, "gak mau peluk suaminya dulu? " Tanya faiz
"Inget masih marahan"
Faiz hanya dapat tersenyum karna tak mendapatkan pelukan sang istri, ini juga salahnya
Mobil sherly berjalan meninggalkan perkarangan mansion menuju bandara.
____o0o
7 jam perjalanan menuju Korea akhirnya pesawat sherly mendarat di bandara Seoul Incheon International
Sherly turun dari dalam pesawat di ikuti dengan beberapa pengawal yang membawakan barang-barangnya, ia menghirup udara segar walaupun di sini sudah menunjukan siang hari tetapi udaranya tetap bersih
+62 by like: indo kapan kayak gini?
Sherly berjalan memasuki mobil jemputan nya menuju hotel yang ia sewa, ya memang ia sengaja menyewa hotel padahal disini ia mempunyai mansion
Akhirnya mobil tersebut sampai di depan hotel berbintang lima Grandopenix terletak di kompleks flower City.
Ahh sungguh indah, menurut info yang sherly cari hotel ini memiliki studio pilates dan yoga, tempat fitness, lapangan golf indoor, A La Maison, In Style, dan Food Exchange buka untuk bersantap sepanjang hari. Bega Bites, Chess Bar, dan Sky Kingdom menyediakan makanan ringan malam hari, minuman beralkohol, dan hiburan dengan biaya tambahan.
Lengkap bukan?
Pasukan : kuota + k-drama + jaringan lancar skuy ngumpul:v
Harga nya sangat fantastis, untung sherly holkay jadi santuy
Sherly berjalan memasuki hotel, ia sudah memesan satu kamar selama 1 minggu.
Sesampai di kamar hotelnya, ia segera merapihkan barang bawaannya. Kamar yang ia tempati sangat luas dan lengkap dengan fasilitas yang waw!!
Sherly merebahkan dirinya sebentar di ranjang yang sangat nyaman, ia bangkit dan mengambil pakaian dan memasuki kamar mandi untuk membilas tubuhnya yang sudah lengket.
Beberapa menit kemudian sherly keluar dengan wajah yang lebih segar dari sebelumnya dan ia berbalut hoodie dan celana jeans.
Hari ini ia ingin berjalan-jalan menikmati liburannya, ia ingin mengenal kuliner Korea.
Sebenarnya ia sering sekali mengunjungi negara ini karna bisnis tetapi ia tak bisa mencicipi kuliner karna sibuk.
Sherly sudah memakai sepatu sneakers berwarna putih, sherly pun keluar dari kamar hotel tak lupa mengunci pintunya
" Korea i'm coming baby~ "
_____o0o
Berbeda tempat, adel dan delio sedang menonton film bergenre horor di kamar delio, dari tadi adel tak fokus menonton film yang sedang di putar.
Ia memikirkan bundanya yang berada di negara orang
"Bang bunda lagi ngapain ya di luar, apa bunda udah makan" Ucap adel menatap abangnya
"Kenapa gak video call aja? " Usul delio dan kembali menonton film yang sedang berputar di laptopnya
__ADS_1
"Ah untung lu pinter bang"
Adel pun menghidupkan handphone nya dan mencari kontak bundanya, ia memencet tombol panggilan vidio call
Beberapa menit kemudian vidio call tersebut tersambung adel tersenyum bahagia ia bisa melihat wajah bundanya
"Bunda adel rindu" Ucap adel dengan wajah cemberutnya
"Haha kamu ini baru bunda tinggal berapa jam" Sherly terkekeh saat mendengar rengekan adel
"Tapi kan beda negara, oh ya bunda emang bisnis di mana? "
"Bunda bisnis ke Korea"
"Ihhh adel mau ikut, bunda gak asik ah"
"Kamu kan sekolah sayang, nanti deh kalo kamu udah lulus bunda ajak keliling dunia"
"Serius? Horeee ok deh tapi janjinya harus di tepati ya"
"Iya iya, kamu sendiri di kamar? "
"Nggak, nih sama abang lagi nonton film"
"Owh ok deh, tapi kalian berdua udah makan? "
"Udah bun, bunda juga udah makan kan? "
"Nih bunda lagi makan"
"Bunda di sono ada yang ganteng gak? "
"Banyak, kenapa mau bunda bawain? "
"Kalo bisa sih mau hehehe"
"Ck kamu ini, sekolah dulu baru pacaran"
"Iya iya adel inget kok"
"Yaudah bunda tutup ya, bunda mau balik ke hotel"
"Yahh padahal masih kangen"
"Besok pagi kan masih bisa sayang "
"Yaudah deh bye bunda"
"Bye sayang jangan tidur malem-malem ya jaga kesehatan terus jangan lupa makan, delio jagain adel ya"
"Iya bunda i love you"
"I love you too sayang"
Tutt tutt
Vidio call berakhir, coba saja adel libur sekolah pasti ia akan ikut dengan bundanya
"Bang sabtu susulin bunda yuk ke Korea"
"Jauh adel"
"Ahh adel mau ke sono"
"Emang di izinin sama papa? "
"Mmm.. Ok deh gak jadi"
Adel menunduk lesu, delio yang melihat perubahan wajah adiknya ia menarik tubuh adel membawanya ke dekapannya
Lama-lama rasa kantuk menyerang mereka tidur dengan saling memeluk.
_____o0o
__ADS_1