
Sesampai di mansionnya sherly. Mereka berdua pun masuk kedalam
Saat sudah di ruang tamu sherly pun baru ingat bahwa ia ingin meminta izin pergi ke rusia
Flasback
Sesudah mengganti baju HP sherly pun bergetas dan sherly pun melihatnya, tertera nama seketaris di HP nya
"Halo ada apa?" tanya sherly to the point
"Maaf mrs.sherly menggangu waktu anda, ada klien rusia yang ingin mrs.sherly datang ke sana " ucap seketaris
"Hemm...ok atur pesawat saya dan saya akan berangkat besok" ucup sherly
"Ok mrs saya akan laksanakan dan permisi mrs" pamit seketaris
Dan sherly pun mematikan telpon nya
Flasback off
"Iz aku mau ngomong" ucap sherly
"Iya ada apa sher?" tanya faiz dengan nada lembut
"Aku boleh gak pergi ke rusia?" izin sherly
"No!!kandungan kamu gimana? Nanti kalo kamu cape gimana? Nanti siapa yang jagain kamu pas lagi sakit?" tolak faiz
"Ihhh ini bisnis tau terus juga keinginan yang ada disini" ucap sherly sambil menunjuk perutnya yang sedikit membesar
"Dengerin aku honey, aku gak mau kamu kenapa-napa please ya dengerin aku" ucap faiz lembut
"Iz please ya ya boleh " mohon sherly
"SEKALI ENGAK YA ENGAK SHERLY DENGERIN AKU!!!!" bentak faiz
Sherly pun tersentak kaget karna faiz membentaknya dan juga sakit hati~
Air mata sherly pun jatuh ,ia sakit hati ini juga keinginan anaknya yang ada di perutnya dan faiz yang melihat itu pun segera meminta maaf
"She-sherly maaf sayang aku ngebentak kamu tadi aku reflek" Mohon faiz sambil memeluk sherly
"Bodo aku gak maafin kan ini keinginannya faiz!!kamu egois tau gak" teriak sherly sambil memberontak untuk lepas dari pelukan faiz
Siapa si cewe gak sakit hati saat pacarnya membentaknya, apa ada?
"Hem iya iya boleh sayang tapi jangan terlalu capek ya aku takut kamu kenapa-napa sayang" ucap faiz dengan nada lembut
Sherly yang mendengarkannya langsung mendongakan kepalanya dengan mata berbinar
"Betul nih di izinin? gak marah lagi?" ucap sherly
"Iya sayang aku izinin kamu ko dan aku tadi reflek ngebentak kamu maaf ya" ucap faiz dan memeluk sherly dengan erat
"Thanks faiz and i love you" ucap sherly
"You're welcome and i love you too" ucap faiz dan mengecup dahi sherly
Sungguh pasangan romantis~
__ADS_1
"Ya udah aku pulang dulu sana istirahat besok kan kamu berangkat" suruh faiz dan melepaskan pelukannnya
"Oh iya besok aku anter ya?" Lanjut faiz
"Iya boleh ko" ucap Sherly
"Ya udah aku pulang dulu Bae" Pamit Faiz
"aku anterin sampe depan " ucap Sherly dan ia pun mengikuti Faiz
Sesampai di depan pintu Sherly pun memanggil faiz
"Faiz" panggil Sherly
"Iya ada ap--" tanya Faiz
Cup
"Makasih udah izinin Bae" ucap Sherly sambil berlari karena malu , mungkin pipi Sherly sedang merah padam
Dan faiz pun kaget karena Sherly menciumnya , baru kali ini Sherly menciumnya duluan
' mungkin efek hamil ' batin faiz dan pulang meninggalkan mansion Sherly dengan senyum yang manis tercetak di wajahnya
_/_/_/_/_/_/_/
Sherly pov
Selesai aku mengantar Faiz sampai depan mansion dan sedikit ciuman kilat
Sebenarnya aku tuh malu banget , entah biasanya Faiz duluan yang akan cium aku tapi kali ini aku yang duluan . Mungkin keinginan si kecil
Gak sabar buat besok hehehe
Sherly off
Selesai Sherly mengantar Faiz sampai depan mansion, Sherly pun ke kamarnya dan packing untuk ke Rusia besok setelah packing ia pun mandi. Selesai membersihkan diri ia pun menaiki ranjangnya dan menuju mimpi nya
+/+/+/+/+
Jam 5 pagi
Sherly pun bangun dari tidurnya
Dan melihat jam di nakasnya ,ia pun bejalan ke kamar mandi sedikit gontai karna nyawa nya belum sepenuhnya terkumpul
Selesai ia membersihkan diri ia pun turun untuk sarapan dan ia melihat Faiz sudah stay di meja makan
"Faiz?" Panggil Sherly
"Oh hai, good morning honey" sapa Faiz dan memeluk Sherly
"Ko kamu Dateng pagi-pagi? Kan masih lama berangkatnya dan kamu bawa koper buat apa?" Tanya Sherly saat melihat koper yang ada di sebelah Faiz
"Aku mau ikut kamu dan jangan protes atau kamu gak bisa jalan" ucap Faiz
Sherly pun memutar bola matanya malas ' kirain bisa bebas huft ' batin Sherly
"Nih makan dulu" ucap Faiz sambil menyodorkan piring berisi nasi goreng
__ADS_1
"Ini buatan kamu apa bibi?" Tanya Sherly
"Aku lah ,kan dikit lagi aku bakal jadi ayah" jawab Faiz dengan gombalan recehnya namun membawa efek pada pipi Sherly
"Apa si" ucap Sherly sambil mengerucutkan bibir nya dan memakan nasi goreng yang di kasih Faiz
Faiz pun terkekeh melihat Sherly sedang mengerucutkan bibirnya ' gemes '
"Kenapa bibirnya kayak gitu? Kode minta di cium ya sini-sini kalo mau" tanya Faiz jail
Sherly pun tersedak dan langsung meminum air yang ada di gelas
"Sebelum di cium kamu dapet ini" ucap Sherly sambil menunjukan kepalan tangan
"Hehehehe bercanda sayang " ucap Faiz sambil terkekeh
"Oh iya iz katanya kamu gak mau ikut?" Tanya Sherly sambil merapihkan piringnya
"Gak, aku maunya ikut takut kamu selingkuh lagi"jawab Faiz
"Aslinya pengen liat yang bening-bening terus perutnya kotak-kotak uhhh menggoda iman, tapi kamu nya ikut gak jadi deh" ucap Sherly sambil memanas-manaskan faiz
"Oh jadi kamu pengen gak bisa jalan iya ?, Ayo kita kekamar bikin lagi" ajak Faiz dan tersenyum miring
Sherly pun gelagapan "ehh engak-engak gak mau " tolak Sherly sambil berlari ke kamarnya dan wajahnya sudah memerah menahan malu atau baper
Faiz pun terkekeh dan ia menyusul Sherly ke kamar .sesampai di kamar Faiz pun masuk tanpa permisi
Dan ia pun melihat Sherly sedang mengganti baju dan ia menutup pintu nya kembali
' godaan selalu datang ' batin Faiz sambil memegang dadanya yang berdetak kencang
Faiz pun terpaksa menunggu nya diluar dari pada di dalam mungkin tidak jadi pergi , ckckck. Selesai mengganti baju, Sherly pun keluar dari kamarnya dan membawa koper warna hijau toska nya
namun saat Sherly melihat ke bawah ,ia pun melihat Faiz sedang duduk sambil menutup matanya
' kerjain boleh kali ya hehehe ' batin Sherly
Sherly pun menaro kopernya dan ia pun duduk di pangkuan Faiz dan menggesekkan bokongnya di milik faiz dan Faiz yang sedang tidur pun terganggu karna ada gerakang yang nikmat , ia pun perlahan-lahan membuka matanya
Sherly yang sadar kalo Faiz akan membuka mata ia pun buru-buru berdiri dan menggambil kopernya setelah itu Sherly cepat-cepat turun
Faiz yang baru sadar pun binggung karna tak ada siapa-siapa
"Lah terus yang tadi gesek-gesek apa dong?" Gumam Faiz dan ia pun mulai memikirkan hal-hal menyeramkan
' apa jangan-jangan setan? ' batin Faiz ,dan Faiz pun turun ke bawah
Saat ia di ruang tamu , Faiz melihat Sherly sedang duduk dan memainkan HP nya
"Loh sher kapan kamu turun?" Tanya Faiz
"Dari tadi , kan kamu tidur" ucap Sherly tanpa melihat Faiz
"Ohh... Ehh jangan-jangan kamu yang gesek-gesek ya?" Tanya faiz sambil memicingkan matanya
"Hehehehe maap " ucap Sherly sambil menunjukan jari "✌️"
Tiba-tiba masuk seketaris Sherly dan memberitahu karna pesawatnya sudah siap...holkay mah bebas ***:v
__ADS_1