
Sherly dan faiz pun sampai di kantor milik sherly dan semua karyawan yang bekerja di perusahaan sherly menyapa dan tersenyum
Sherly pun membalas dengan senyumannya berbanding terbalik dengan faiz, ia kesal karna karyawan laki-laki juga tersenyum ke sherly
Faiz pun memeluk pinggang sherly dengan possessive dan kaum hawa yang melihat itu pun iri dengan sherly
Sherly pun memutar matanya malas dan ia pun menggenggam tangan faiz dan membawanya keruangannya
Sesampai di ruangan sherly, ia dan faiz pun masuk dan duduk di sofa ruangan tersebut. Beberapa menit kemudian seketaris sherly pun datang
"Permisi nona"
"Iya ada apa? "
"Klien nona akan datang sebentar lagi" ucap seketaris
"Siapa klien saya?" Tanya sherly
"Tuan Abraham pemilik perusahaan no-6 di dunia" jawab seketaris sherly
"Ok, dan siapkan teh" suruh sherly
"Siap nona dan saya permisi" pamit seketaris
Setelah seketaris itu pergi sherly pun membuka laptop dan mengecek keuangan kantornya dan ia pun melihat sedikit keganjalan, Sherly pun tersenyum miring
Faiz yang sedang memerhatikan sherly pun bingung karna sherly tersenyum miring ke laptopnya
'Apa ada yang salah?' Batin faiz
Beberapa menit kemudian masuk seorang pria tampan dan menyapa sherly
"Maaf mrs. Sherly saya datang terlambat" ucap mr. Abraham
"Tidak apa-apa dan silahkan duduk sambil menunggu seketaris ku" ucap sherly dan menyilahkan duduk
Mr. Abraham pun duduk dan ia baru menyadari Ada mr. Faiz pemegang perusahaan no 1
'Kenapa ada mr. Faiz di sini? Apa dia juga bekerja sama dengan mrs. Sherly? Ahh gagal deh padahal mau modus' batin mr. Abraham
Mr. Abraham pun duduk di samping faiz dan mengobrol tentang perusahaan masing-masing
Selang beberapa menit masuklah seketaris dan OB yang membawa tiga gelas berisi teh hangat dan menaruhnya di meja
OB pun pergi dan sherly pun mulai membahas tentang bisnis nya dengan Mr. Abraham
"Untuk apa anda datang kemari mr. Abraham?" Tanya sherly
"Saya ingin mengajukan kerja sama dengan anda, apakah mau? " ucap mr. Abraham dan menawarkan kerja sama dengan sherly
"Dalam bentuk apa?" Tanya sherly
"Saya ingin membangun hotel berbintang lima di dubai" jawab mr. Abraham
__ADS_1
"Hemm okok saya setuju" ucap sherly dan menjabat tangan mr. Abraham dan tersenyum
Faiz yang melihat itu berdehem untuk menghentikan perjabatan tangan sherly dengan mr. Abraham
"Kalo gitu saya permisi dan trimakasih telah mau bekerjasama dengan saya mrs. Sherly" pamit mr. Abraham
"Iya sama-sama mr. Abraham saya juga senang bisa bekerjasama dengan anda" ucap sherly sambil tersenyum
Mr. Abraham pun membalas senyuman sherly dan keluar dari ruangan milik sherly
Faiz pun yang melihat mr. Abraham pergi lantas ia menarik tangan sherly dan menciumnya
Sherly pun tersentak kaget karna faiz mencium telapak tangannya
"Kenapa?" Tanya sherly bingung
"Tangan kamu kotor sayang jadi aku bersihin" jawab faiz
"Hah?!! Kotor? Padahal aku gak megang apa-apa loh" ucap sherly
"Tadi kamu megang tangan mr. Abraham jadi tangan mu kotor" jelas faiz
"Ck cuman gitu doang" decak sherly sambil memutar matanya malas
"Dan kamu harus di hukum" ucap faiz
"Hah!! Hukum? Aku salah apa coba kan tadi udah kamu cium tangan aku terus apa lagi" ucap sherly
"Mulut kamu nakal sayang tadi kamu senyum ke mr. Abraham jadi aku kesel deh" jelas faiz
Setelah 1 menit kemudian faiz lun melepaskan ciumannya dan ia tersenyum lebar saat melihat tatapan tajam dari sherly yang sedang mengambil udara
"Kamu mau aku mati hah?!!" Teriak sherly sambil menarik daun telinga faiz
"Aduh sayang ampun, lepasin dong nanti aku teraktir es krim dah" teriak kesakitan dari faiz sambil memohon dan sherly pun melepasnya
"Ok tapi Lima es krim ya" sahut sherly senang
"Ngak!! Ini masih pagi" tolak faiz
"Yahh kan aku mau es krim ya ya boleh" mohon sherly sambil mengeluarkan jurus andalannya pupy eyes
Faiz pun yang melihat sherly pun pasrah, ia luluh ketika melihat sherly seperti itu
"Iya Lima " ucap faiz
"Horee makasih faiz sayang muahh" sorak sherly senang dan reflek mencium pipi faiz
"Huh pangil sayang cuman ada maunya" kesal faiz
"Heheheh maapin, udah ah ayo aku gak sabar makan es krim" ucap sherly dan langsung menarik lengan faiz
//🌙🌙//
__ADS_1
Sekarang faiz dan sherly sedang di Alfamart untuk membeli es krim
Saat sedang asik-asiknya memilih es krim tiba-tiba HP faiz bunyi dan ia pun melihat tertera 'BUNDA' dan mengangkatnya
"Halo bun ada apa?" Tanya faiz
"Halo faiz, apa kamu bisa pulang sekarang? " ucap bunda atau dara
"Emang kenapa bun" tanya faiz
"Ayah suruh kamu pulang gak tau kenapa cepet pulang ya nak hati-hati di jalan"
"Hem, ok"
Sherly pun yang samar-samar mendengar faiz di suruh pulang oleh ibunya
"Sher kamu gakpapa pulang sendiri?" Tanya faiz
"Iya gakpapa kok nanti aku suruh pak somad jemput aku" ucap sherly
"Ok hati-hati ya bay sayang" pamit faiz dan keluar dari Alfamart
Sherly pun telah selesai memilih es krim dan membayarnya, selesai membayar ia pun keliar dari Alfamart dan menelepon pak somad supir mansion nya
"Halo pak somad"
"Iya nona ada yang bisa saya bantu"
"Tolong jemput saya di Alfamart dekat jalan. Mawar"
"Siap nona"
Sherly pun menunggu jemputan nya dan 20 menit kemudian pak somad datang dan meminta maaf
"Maaf kan saya nona tadi di jalan ada kemacetan" mohon pak somad sambil menunduk
"Tak apa pak dan ayo jalan" ucap sherly dan masuk ke dalam mobil
Pak somad pun masuk mobil dan menuju mansion sherly, di jalan sherly memakan es krimnya
15 menit kemudian sherly sampai di mansion nya dan ia masuk berjalan ke kamar nya dan berganti baju
Selesai ganti baju ia pun berjalan ke ranjangnya dan tidur siang menuju mimpinya
18.00
Sherly pun terbangun dari tidurnya dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan selesai mandi ia pun turun ke bawah untuk makan malam
Selesai makan sherly pun kembali ke kamarnya dan ia sangat bosan tak ada kerjaan apa pun
'Ke mall aja ya? Hemm ok deh dari pada bosen' batin sherly
Sherly pun mengganti baju tidurnya nya dengan hoodie dan celana jeans panjang
__ADS_1
Ia pun berjalan keluar kamar dan ke garasinya, sherly pun menjalankan mobilnya ke mall