
Sherly pov
Sekarang aku ada di mall, Yap karna bosen di rumah sendiri. Aku pun membeli baju, jam tangan, beli novel, dll. Selesai aku membeli itu semua aku pun ke restoran cepat saji untuk makan
Aku pun duduk di pojokan dan melihat jalan raya
"Pelayan" Teriak ku
Pelayan itu membungkuk, iya membungkuk? Karna aku pemilik mall ini hehehe
Back to topik
"Iya nona anda ingin memesan apa" Tanya pelayan itu sambil tersenyum
"Hemm, spagetti dan jus jeruk aja" Ucap ku sambil tersenyum
"Ok tunggu 5 menit nona" Ucap dan pelayan itu pun pergi
5menit...
"Permisi nona ini makanan dan minumannya" Ucap pelayan itu
"Iya makasih" Ucap ku
"Sama-sama dan silahkan di nikmati"
Setelah pelayan itu pergi aku pun memakannya. Selesai makan aku pun bergegas untuk pulang aku cape, aku pun melajukan mobil ku ke mansion ku. Saat di depan mansion akupun masuk dan ke kamar ku dan mandi
Selesai mandi aku pun tidur dan otw menuju mimpi ku
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_
Sinar matahari pun masuk dari celah-celah jendela kamarku, membangun kan ku dari tidur. Saat aku sadar, 'kenapa aku ada di kamar yang berbeda? ' batin ku
"Hay sayang kau sudah bangun" Ucap seseorang di sampingmu
Aku pun menoleh ke belakang dan betapa terkejut nya aku, lihat saja sekarang yang ada di sampingku adalah mr. Faiz si manusia mesum, pemaksa, dll
"K-au membawaku kesini" Tanya ku
"Iya sayang" Jawabnya
"Aku bukan pacarmu"
"Kau pacar ku"
"Bukan"
"Iya"
"Bukan iss"
"Iya"
"Buk--mphhh"
Tiba² saja aku merasakan benda kenyal menempel pada bibir ku
'OMG!' batin ku
Aku pun mendorongnya sekuat tenaga dan akhirnya terlepas, aku pun lari dan menuju kamar mandi
"Awas saja kau sayang aku akan membuat mu tidak bisa jalan" Teriak nya
"Bodoamat gak takut" Teriak ku
Aku pun segera mandi dan OMG aku lupa tidak membawa baju
Aku pun mengendap² supaya tidak ketauan oleh faiz saat faiz tidak ada aku pun segera mengambil baju ku dan lari lagi ke dalam kamar mandi
Author pov
"Morning mr. Faiz" Teriak ku
__ADS_1
"Morning too baby" Ucap nya
"Jijik" Ucap ku
"Apa yang kau bilang hem? " Tanya faiz sambil mendekatkan wajah nya ke wajah sherly
"Ti-tidak hehehehehe" Ucap sherly gugup dan memundurkan wajahnya saat wajah faiz mendekat
"Betul kah, apa kau tak mau memberiku morning kiss? " Tanya faiz sambil tersenyum miring
"Ehh big no!! " Ucap sherly sambil lari dari meja makan
'Kau menggemaskan sekali sayang' batin faiz
Sherly pun balik lagi ke meja makan,,,,,, aneh emang ni orang
"Fa-faiz kapan aku bisa pulang" Tanya sherly gugup
"Hemm,, tidak akan pernah"jawab faiz
"Hah!! Mana bisa kayak gitu" Teriak sherly
"Jangan teriak sayang" Tegas faiz
"Bodo" Gumam sherly dan masih di dengar oleh faiz
Faiz pun langsung melumat bibir sherly, sampai² sherly kehabisan nafas
"Dasar manusia mesumm!! " Teriak sherly
"Tapi kau menikmatinya" Jawab faiz santai
'Aha aku punya edi ehh ide hehehehe mati lah kau' batin sherly sambil tersenyum di dalam hatinya
"Ah iya faiz aku mau izin boleh ya" Mohon sherly
"Mau pergi kemana" Tanya faiz
"Mau ketemu cowok " Jawab sherly santai
"Ihh masa gak boleh dia itu ganteng, idung nya mancung, bibir nya seksi, badannya six pack, tinggi, kaya raya, dan yang paling penting dia cinta mati kepada akuu" Ujar sherly sambil 'HALU'
"TIDAK BOLEHHH" bentak faiz
"Bodo amat bye aku mau ganti baju dulu, sherly pun lari ke kamarnya dan faiz mengejarnya
Sherly pun menutup pintu dan mengumpat di lemari. Faiz pun mendobrak pintu kamar sherly dan mencari nya
" Sherly keluar kamu" Teriak faiz
Namun tak ada jawaban
"Sherly keluar kalo gak keluar dalam hitungan ke tiga maka aku akan menghukum mu" Ucap faiz
Tak ada jawaban lagi
"Owh okok kau tak mau keluar maka aku akan mencari nya sendiri " Teriak faiz sambil mencari keberadaan sherly
Dari kamar mandi, kolong kasur, kolong meja, namun semuanya nihil, faiz pun mencari lagi dan yang terakhir ia tertuju dengan lemari, faiz pun berjalan menuju lemari berbeda dengan sherly yang ketakutan saat faiz berjalan ke arah lemari
Saat membuka lemari sherly pun segera memeluk faiz, faiz pun kaget ternyata sherly ada di lemari. Faiz pun mencium pipi sherly sekali² mengigit pipi chubby milik sherly
"Faiz sakit tau" Kesel sherly
"Maaf lagian kamu lucu si aku kan gemes" Ucap faiz sambil mengelus² pipi sherly
"Faiz.. " Ucap sherly
"Iya"
"Aku laper" Rengek sherly seperti anak kecil
"Hehehe kamu lucu banget, yaudah ayo kita makan" Ajak faiz
__ADS_1
"Ayoo " Teriak sherly semangat 45 🔥
Sherly dan faiz pun turun kebawah dan menuju resto
Sesudah di resto faiz dan sherly pun masuk dan memilih tempat di pojok,,, karna pojokan itu enak, upsss heheheh, back to topic
"Permisi nona dan tuan anda ingin apa? " Tanya sang pelayan
"Burger minumannya chocolate panas, kamu mau apa? " Tanya sherly
"Sama kayak kamu aja" Ucap faiz
"Ok itu aja" Ucap sherly
"Siap nona "
Setelah itu playan pun pergi untuk menyiapkan makanan
"Kenapa kamu gak makan nasi" Tanya faiz dingin
'Kenapa lagi ni anak' batin sherly bingung
"Gpp ko cuma gak laper aja" Ucap sherly
"Serius" Tanya faiz
"Iya" Jawab sherly
"Okok"
"Gak jelas" Gumam sherly dan masih di dengar oleh faiz
Faiz pun langsung mencium bibir sherly dan melumatnya, sherly pun kaget,,,,,, 'kenapa gitu harus ciuman udah rame lagi disini' batin sherly
Sherly pun mendorong dada faiz dan ciuman pun terlepas
"Kenapa harus cium juga ih" Marah sherly dan you know lah pipi sherly merah akibat malu
"Gpp lagian kamu gemesin" Ujar faiz santai
"Iss kan disini rame aku kan malu" Cicit sherly,, faiz pun tertawa melihat sherly malu
"Berarti kamu maunya di tempat sepi dong" Bisik faiz, tubuh sherly pun menegang karna bisikan faiz
"Au ah kan kalo di rumah sepi tuh lagian aku kan malu kalo di sini" Ceplos sherly, sherly pun menepuk mulutnya akibat keceplosan
"Owh berarti kamu mau nya di rumah dong, yaudah habis makan kita pergi kekamar terus bikin dede bayi" Bisik faiz sambil tersenyum miring
"Ehh!! Bu-bukan maksud aku it-"
"Permisi nona ini makananya"
Ucapan sherly pun terpotong karna pelayan yang mengantarkan makanannya
"Siap²lah sayang kita diranjang" Bisik faiz dan langsung makan
Sherly pun kaget dia pun langsung makan dengan buru², selesai makan sherly dan faiz pun pulang, didalam mobil hanya ada keheningan Yap karna sherly masih takut
Berbeda dengan faiz karna senang dia melihat ekspresi kaget dari wajah sherly yang terlihat lucu dan menggemaskan baginya
'Ledekin ah seru nih,, tapi gua juga mau berperang sama sherly di ranjang pasti tubuhnya itu seksi uhh tidak sabar nya~' batin faiz
"Sayang udah gak sabar ya di ranjang" Goda faiz
"E-engak ko " Gugup sherly
"Nanti teriakan nama ku sayang dan mendesah lah" Bisik faiz dengan suara serak² basah dan seksi
Sherly pun diam dia takut dan jantungnya 3× lebih cepat berdetak, sherly pun sadar dikit lagi akan tiba di mansion nya faiz, saat sudah sampai faiz pun menggendong sherly yang diam seperti patung dia takut, saat sudah di depan kamar faiz pun membuka pintunya dan membanting sherly di ranjang dan faiz pun mengunci pintu nya
Faiz pun langsung menindihi sherly dan tersenyum miring, tangan faiz pun tak tinggal diam dia pun mengelus bibir ranum punya sherly, sherly pun semakin shock
'Untung aku pinter hihihihi' batin sherly
__ADS_1
Sherly pun mengelus paha milik faiz, faiz tak tahan dengan sentuhan ini, ingin rasanya faiz langsung terkam sherly. Sherly pun masih mengelus paha milik faiz tetapi beberapa menit kemudian sherly pun mencubit paha faiz sangat kencang
"AWWWW SAKITTT" teriak faiz