CRUEL CEO IS MY HUSBAND

CRUEL CEO IS MY HUSBAND
Episode 16


__ADS_3

Alina: Aku akan membayar mu tiga kali lipat, bagaimana?


Rangga: Cih...aku tahu kau tidak serius Nona Kang!!! kau seperti ini hanya butuh pengalihan rasa bosan selain mendatangi dan menghembuskan uang untuk HK Fondation kan???


Alina: Benar dan terima kasih karena perusahaan mu selalu menjadi donatur tetap kami!!!


Rangga: Sudahlah!!! eoh!!! tapi apa kau masih menggerakkan yayasan itu tanpa sepengetahuan suamimu???


Alina: Aku masih berkedok sebagai seorang pecinta tanaman dan aktivis lingkungan di depannya. Arya sama sekali tidak tahu jika aku masuk ke lingkungan jump UNICEF dengan membawa serta HK Fondation bersamaku, dia mungkin akan membunuhku jika ia tahu kalau aku juga menjual namanya di sana...


Rangga: Begitulah konglomerat selalu bisa masuk ke dunia manapun termasuk suamimu itu jadi berhati-hatilah!!


Alina: Baiklah!!! Sudahlah basa-basi nya!!! sekarang cepat beri tahu alamatnya dimana??


Rangga: Alamatnya di Shinsadong tepat di jalan studio milik Shingsadong Tiger


Alina: Wahh!!! Bukankah itu cafe yang sangat strategis, bahkan banyak artis yang berkeliaran di daerah situ...kau memang yang terbaik kak!!! Terima kasih!!!


Rangga: Yah...dan satu lagi, cafe itu dibuka pukul 08.00 pagi kau bisa memulainya besok


Alina: Kenapa harus tunggu besok?? aku mau sekarang kalau begitu sampai jumpa!!!


*Setengah jam kemudian*

__ADS_1


Alina sudah sampai di cafe Shinsadong, dia turun dari mobil lamborghini putihnya dengan kacamata hitam merek terkenal bertengger manis di atas hidung mancungnya, ia berjalan memasuki area cafe tanpa memperdulikan tatapan penasaran dari berbagai pengunjung yang pasti mengira dia adalah seorang sosialita atau selebriti, namun keduanya tentu salah


Alina: Cheese cake dan ice americano (Ucap Alina dihampiri seorang pelayan)


Pelayan: Silahkan tunggu sebentar, Nona!!! (Jawab pelayan itu dengan sopan)


~Selesai memesan, Alina melepaskan kacamatanya dan mengedarkan pandangannya...tempat ini rapi dan tampak seperti tempat nongkrong untuk anak-anak muda, mungkin karena tempat ini dekat dengan universitas swasta yang cukup terkenal,...baru sekitar 15 menit ia duduk manis di cafe itu tiba-tiba handphonenya berdering~


~Percakapan telepon~


Alina: Ada apa???Alya???


Alya: Datanglah ke sini, ada yang sedang menunggumu direktur!!!


Alina: Siapa??? (tanya Alina)


Alina: Apa kau tak bisa menangani nya???aku ada urusan penting di sini...


Alya: Sang donatur ingin bertemu dengan direktur utama!!!


Alina: Baiklah....aku ke sana sekarang!!!


~Ketika sambungan teleponnya terputus, Alina berdecak kesal...dia benci dengan donatur yang seperti itu...orang kaya yang merepotkan...mereka seolah tidak ikhlas mendonasikan uangnya dan hanya ingin membesarkan nama mereka untuk pencitraan publik semata~

__ADS_1


~Dengan berat hati, Alina dengan segera menuju salah satu gedung perkantoran di Itaewon, di mana ia menyewa satu lantai penuh untuk HK Foundation~


Alina: Di mana orangnya??? (Tanya Alina pada Alya yang memang sudah menunggu kedatangannya)


Alya: Di ruangan mu (jawab Alya singkat)


Alya adalah sahabat SMA Alina sekaligus wakil direktur Alina dan juga ia adalah salah satu orang yang mengetahui pernikahan Alina dengan Arya


Alina: Siapa namanya?? (tanya Alina lagi)


Alya: Aku tidak tahu...aish...wanita itu benar-benar menjengkelkan sekali (keluh Alya)


Alina: Hei...kau ini biarkan saja...kita membutuhkan uangnya saat ini untuk bantuan pada anak korban kekerasan


Alya: Maaf (sesal Alya)


Alina pun tersenyum lalu menuju ruangannya


Pegawai: Selamat siang nyonya...direktur kami sudah tiba (ucap wanita yang berada di dalam ruangan tersebut berdiri untuk menyambut kedatangan direktur utama HK Foundation)


Wajah wanita sebagai donatur itu langsung berubah terkejut saat melihat wajah direktur utama tersebut yang ternyata adalah Alina, tidak jauh berbeda dengan Alina pun juga sangat terkejut melihat sang donatur yang sudah menunggunya...namun hal ini berhasil mengendalikan ekspresi wajahnya di hadapan wanita tersebut...


Kau rupanya direktur utama di sini...ucap wanita itu dingin, Alina hanya tersenyum sekilas dan berjalan masuk ke dalam ruangan nya

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, and share ya...


happy reading 🎉


__ADS_2