CRUEL CEO IS MY HUSBAND

CRUEL CEO IS MY HUSBAND
Episode 6


__ADS_3

...Hai!!! balik lagi sama aku...


...Siapa nih yang nunggu kelanjutan novel ini?...


...semoga semuanya diberi kesehatan ya...


...Happy Reading 😊...


***


Lagi-lagi Agatha hanya diam seraya menatap kosong pada nampan makanan yang dibawa oleh adiknya.


"Ayolah!!! kau harus makan jika kau tidak ingin jatuh sakit lagi!!!" bujuk Aaron.


Akhirnya Agatha mau makan walau dengan lelehan air mata yang terus mengalir menjatuhi pipinya. Ia teringat semua kenangan bersama ayahnya.


###


~Pulang dari tempat pemakaman~


"Mandilah!!! Aku akan menyuruh pelayan mengantarkan susu hangat kemari!" perintah Aaron namun justru Agatha diam dan menatap Aaron dengan tatapan yang sulit diartikan.


"Bisakah kau bersamaku malam ini???" tanya Agatha pelan.


"Tentu" balas Aaron singkat.


"Maksudku bukan seperti itu!!" ucap Agatha lagi.


"Aku butuh kamu, apakah aku salah memintanya darimu? Kau suamiku dan aku istrimu. Aku butuh kau menyadarkan ku dari mimpi buruk ini. Aku ingin melupakan semua segala kesakitan yang kurasakan ini" ucap Agatha frustasi dengan matanya yang penuh harapan.


"Tapi" ucapan Aaron terpotong oleh Agatha.


"Aku mohon Aaron!!! Bisakah?ucap Agatha lagi.


Aaron pun hanya pasrah dan menuruti kemauan Agatha.


•••


~Pagi hari tiba~


Aaron terbangun dari tidurnya dan menatap Agatha. Ia tak habis pikir bahwa ia menerima permintaan Agatha tadi malam. Permintaan yang harusnya dihindari olehnya, apa Aaron sudah bodoh? Apa karena ia tidak tega melihat wajah frustasi istrinya itu? Atau…


"Tidak! Tidak! Tidak mungkin!" Gumam Aaron yang berusaha menyanggah pikiran aneh yang melintas di kepalanya.


Tanpa berpikir panjang lagi, ia melangkahkan kakinya menuju dapur sekedar meminum teh dan membiarkan Agatha tidur lebih lama lagi.


°°°

__ADS_1


"Selamat pagi kakak ipar!!!" sapa Michael ketika bertemu dengan Aaron di dapur.


"Selamat pagi adik ipar... apa tidurmu nyenyak???" sapa balik Aaron pada adik iparnya tersebut.


"Ehm... tidak juga, bagaimana dengan kak Agatha?" tanya Michael pada Aaron.


"Dia masih tidur. Sudah sejak kemarin malam ia tidak bisa tidur. Jadi hari ini biarkan dia tidur sedikit lebih lama" jawab Aaron dan Michael mengangguk.


Alina: Selamat pagi!! (Sapa Alina pada Arya dan Ana)


Ana: Eoh…kau sudah bangun kak?? Mari kita sarapan bersama!!!


Alina: Oke… (Ucapnya yang langsung duduk di kursi makan)


Ana: Kak, bisakah kau sedikit memperhatikan penampilanmu?? (Ucap Ana yang menyadari penampilan kakaknya yang berantakan…rambut yang digulung asal yang menampakkan sesuatu di leher jenjangnya yang penuh jejak petualangan Arya semalam)


Alina: Kenapa dengan penampilanku? (tanyanya yang masih linglung)


Sontak Arya pun berjalan mendekati Alina…ia berdiri di belakang Alina dan menunduk…mensejajarkan kepalanya dengan kepala Alina


Arya: Apakah kau sedang memperlihatkan jejak petualangan kita semalam?? (Bisik Arya seraya menarik rambut Alina agar terurai dan menutup leher jenjangnya)


Jujur Alina langsung terkejut dengan apa yang dikatakan Arya… ia tiba-tiba berpikir…apakah semalam semuanya nyata?? Bukankah itu mimpi, pikirnya……???


°°°


~Nasihat~


Mungkin saja karena terlalu larut dalam kesedihan itu, kita bisa menyakiti diri kita sendiri. Sehingga menyebabkan semua orang ikut khawatir kepada kita, termasuk kedua orang tua dan keluarga.


Sungguh semua orang pasti menginginkan kebahagiaan. Pasti akan seperti itu. Namun, semestinya kita harus tahu karena hidup ini pasti akan ada duka dan kesedihan sehingga mewarnai hidup kita agar menjadi cerita yang lebih indah.


Tanpa adanya duka maupun kesedihan itu, kita tidak akan pernah sadar apa yang telah kita lakukan itu salah atau benar.


Jadi, berpikir lah positif, kita harus belajar dari kesalahan yang pernah kita perbuat, karena roda kehidupan selalu berputar dan ingatlah, bahwa ada kalanya kita berada di atas dan ada kalanya juga kita berada di bawah.


~Semoga bermanfaat nasihatnya~


\=\=\=


Seminggu kemudian


"Aku sudah memberitahu Briana!!! Dan memintanya untuk menyiapkan makan malam, apa kau mau mampir dan makan bersama kami?" tanya Aaron pada Agatha. Saat ini mereka sedang berada di salah satu restoran yang benar-benar mewah.


"Kurasa itu bukan ide yang buruk. Haruskah aku datang?" Agatha balik bertanya.


"Itu ide yang buruk, malam ini aku mau menghabiskan waktu bersamanya. Bagaimana kalau akhir pekan?" ucap Aaron lagi.

__ADS_1


"Oke!!! hubungi aku jika kau sudah menentukan harinya. Aku akan mempersiapkan hadiah untuknya jika datang. Tidak baik mengunjungi seseorang tanpa membawa buah tangan" ucap Agatha datar.


"Baiklah!!! aku akan mengabari dan menjemputmu jika waktunya tiba" balas Aaron sambil menikmati makanannya.


"Kira-kira aku harus memberi hadiah apa pada Briana??" tanya Agatha pada Aaron.


"Itu terserah padamu. Kau yang memberi. Jadi aku tak ingin ikut campur. Aku tak tahu apa yang diinginkan wanita. Jadi, mungkin kau yang lebih tahu mengenai hal itu. Karena kau sesama wanita" jelas Aaron.


"Em... Aku hanya meminta saran darimu. Tapi ternyata kau juga tak tahu. Jadi, biar ku pilihkan saja hadiahnya. Semoga nanti dirinya suka" gumam Agatha dengan senyum devil nya.


Mereka pun menghabiskan waktu makan siang bersama di restoran tersebut


^^^


"Sayang!! Aku mengundang Agatha untuk makan malam bersama kita akhir pekan ini, apa tak masalah?" tanya Aaron tanpa basa-basi.


"Apa hubungan kalian berkembang pesat seminggu terakhir ini? Sampai-sampai kau mengundang nya untuk makan malam!!!" tanya Briana dengan sinis dan tatapan tak suka.


"Bisa dibilang begitu" balas Aaron singkat.


"Cih... Aku bisa melihat itu semua. Terlebih kau menikmati perkembangan itu" lagi-lagi Briana berbicara dengan sinis.


"Sayang!!! dengarkan aku!! Ini semua ku lakukan untuk menyelamatkan aset ku yang tersisa. Jadi aku tak bisa mengabaikan syarat yang diajukan oleh ayahku untuk mencairkan warisannya!!!" ucap Aaron menatap Briana mencoba memberi pemahaman.


"Dengan adanya istri?? Apalagi setelah ini yang akan ayahmu ajukan? Seorang cucu?" tanya Briana dingin.


"Eoh... Kau benar sayang. Kenapa tidak pernah terpikir olehku?" ucap Aaron.


"Apanya??" tanya Briana heran.


"Cucu" balas Aaron singkat.


"Apa?? Apa maksudmu hah?? Kau… Kau..." tanya Briana.


"Jika Aaron dan Agatha memiliki bayi, apa yang akan terjadi padaku??" tanya Briana dalam hati.


"Apa maksudmu???" tanya Briana sekali lagi.


"Kau tidak mengerti??? Maksudku kita harus bekerja keras mulai sekarang!!!" ucap Aaron yang membuat Briana semakin bingung dibuatnya.


"Dengar Sayang!!! Ketika orang tuaku menolak mu sebagai menantu, seharusnya terpikir olehku untuk menghamili mu. Pasti mereka tidak akan menelantarkan keturunan keluarga Collins di luar sana. Benarkan???" jelas Aaron.


###


Jangan lupa komen, like, dan vote yah readers


Author juga butuh dukungan

__ADS_1


Happy Reading ya


See You


__ADS_2