
Sekarang aku disini, di sebuah ruangan nyaman yang disebut kamar.
Tatapanku terfokus pada buku hitamku. Tanganku menggenggam erat sebuah pena bertinta hitam. Aku memutuskan untuk menulis beberapa kalimat lagi di buku ini. Aku rindu untuk curhat padanya.
Kamis, 8 Juli 2021
~ Aku baru saja membaca sebuah buku. Benda itu memberi ku satu pandangan baru. Tentang tunas. Tunas yang tumbuh di sebuah tanah gersang akan memberikan sebuah harapan baru pada tanah yang sudah lama tidak ditempati oleh tumbuh-tumbuhan. Dan juga ia akan memberi harapan baru pada dirinya sendiri. Jika tanah itu mampu membantu si tanaman bertumbuh besar, maka semakin besar pula harapan si tanah agar mendapat hadiah baru, tak lain adalah tanaman yang banyak, dan dapat memenuhinya. ~
~ Jika tanahpun memiliki harapan sebesar itu untuk dirinya. Apakah aku bisa sepertinya? Apakah aku bisa menjadi tanah itu? Yang sudah lama gersang, akhirnya tumbuh sebuah tunas. Hatiku yang telah lama terhimpit, akhirnya tumbuh satu titik terang untuk terbebas dari ini semua. Bisakah? Ku harap bisa. ~
~ Tetapi, mungkin tunas itu belum tumbuh hari ini. Hey, tunas. Cepatlah tumbuh dalam diriku. Aku tetap menunggumu. Ku mohon, muncullah sesegera mungkin. Bantu aku... ~
Tertanda,
Alfian.
...~•~•~•~•~...
Entah kenapa, hari ini Yovinka tidak mendatangiku, oh iya. Sekarang hari libur! Pantas saja! Mungkin dia sedang berduaan bersama kekasihnya.
Manggala, Vito, dan Pierro pun sama. Mereka sudah pulang tadi. Sedangkan Cece dan juga Langit sudah dijemput oleh kedua orangtuanya.
Orangtuaku? Mereka sedang pergi untuk beberapa saat, kalau tidak salah, untuk mengunjungi keluarga yang sakit di luar kota. Dan ya... Aku sendiri disini, di rumah ini.
...~•~•~•~•~...
Kakiku membawa ku ke taman kecil di belakang rumah. Tanganku spontan mengambil gitar yang tengah duduk manis di sebelahku.
Ku petik gitar itu, agar ia menghasilkan nada-nada yang indah. Lalu, aku nyanyikan sebuah lagu...
“An empty street, an empty house
A hole inside my heart
I'm all alone, the rooms are getting smaller
I wonder how, I wonder why
I wonder where they are
The days we had, the songs we sang together
Oh, yeah
And oh, my love
I'm holding on forever
So, I say a little prayer
And hope my dreams will take me there
__ADS_1
Where the skies are blue
To see you once again, my love
Overseas, from coast to coast
To find a place I love the most
Where the fields are green
To see you once again
My love
I try to read, I go to work
I'm laughing with my friends
But I can't stop to keep myself from thinking, oh no
I wonder how, I wonder why
I wonder where they are
The days we had, the songs we sang together, oh, yeah
And oh, my love
I'm holding on forever
So, I say a little prayer
And hope my dreams will take me there
Where the skies are blue
To see you l once again, my love
Overseas, from coast to coast
To find a place I love the most
Where the fields are green
To see you once again
To hold you in my arms
To promise you my love
To tell you from the heart
__ADS_1
You're all I'm thinking of
I'm reaching for the love that seems so far
So, I say a little prayer
And hope my dreams will take me there
Where the skies are blue
To see you once again, my love
Overseas, from coast to coast
To find the place I love the most
Where the fields are green
To see you once again
Say a little prayer
Dreams will take me there
Where the skies are blue
To see you once again
Overseas, from coast to coast
To find the place I love the most
Where the fields are green
To see you once again
My love"
Hey, jika kalian berpikir, bahwa aku menyanyikan lagu itu karena aku rindu seseorang, atau sedang memikirkan sesosok gadis, bukan, kalian salah!
Aku menyanyikan lagu itu, karena hanya lagu itu yang muncul di benakku saat ini •_•
Pikiranku kosong sekarang, tetapi tanganku tetap bergerak memetik senar gitar dengan asal. Entah apa nada yang dia hasilkan, aku tak peduli.
Aku berdiri lagi, kali ini sepasang kakiku membawa diriku ke sebuah kolam kecil yang tidak jauh dari kursi taman.
Ku petik sebuah bunga merah, yang aku tak tahu apa namanya, lalu ku letakkan di permukaan air itu.
Aku segera mengambil ponsel, dan memotretnya. Ku unggah foto itu ke akun media sosial milikku.
__ADS_1