Cukup Aku Yang Tahu!

Cukup Aku Yang Tahu!
Chapter 7


__ADS_3

Selasa, 13 Juli 2021


~Aku tahu aku punya banyak kekurangan, tapi tolong, jangan hina aku karena kekurangan itu. Bahkan orang suksespun ada kekurangan, kan? Semua orang punya kelemahan. Tolong, jangan hina kekuranganku, jika kau menghinaku lagi dengan hal yang sama, jangan kaget ketika akupun menghina kekuranganmu. Memang seharusnya, kita tidak boleh membalas perbuatan jahat, dengan yang jahat. Tetapi ketahuilah, AKU BUKAN ORANG BAIK, yang membalas perbuatan baik ataupun jahat menggunakan kebaikan. Orang baik, ada batas kesabaran. Ia bisa meledak di waktu yang tidak terduga. ~


 


“Hehelo?!! Adakah setan disini? Eh maksudnya orang?!" Anak ini berteriak lagi, dirumahku, lagi.


“Apa lo? Baru masuk ke rumah orang langsung teriak-teriak." cibirku.


“Eh? Sehat mang?" Pierro menganggukkan kepalanya singkat ke arahku. Aku sebenarnya tak mengerti apa maksudnya.


“Entah." bahuku mengedik acuh.


“Kalem, mang. Cuman nanya. Heheheh..." Xavier, anak manusia satu ini menepuk pundakku dan berlalu pergi, mengarah ke dapur? Dia memang tak punya akhlak.


“Mau ngapain?" ku cegat langkah kaki Xavier.


“Mau ngapain lagi? Ya pasti cari makanan lahhh." dia menunjukkan deretan gigi nya yang rapi.


Aku hanya mendengus kesal, jika aku memberi peringatan padanya pun, takkan ditanggapi sama sekali oleh lelaki satu itu.


...~•~•~•~•~...


Ku buka media sosialku di waktu senggang hari ini. Lalu, aku kembali melihat hal yang aku posting sebelumnya. Beberapa orang memberikan like, dan aku terpaku pada sebuah nama. Dia memberikan like di gambarku.


“............."


“WOI! NGAPA LO SINI HAAHH???!" anak kurang ajar ini mengejutkanku dari belakang.


“Harusnya gue yang nanya ke lo, ngapain disini?" Aku mengangkat alis kananku.


“He? Iya ya..." Xavier menggaruk tengkuknya.


“Gak sopan lo sama tuan rumah." cibirku kesal.


“Halah bodo amat. Gak ada tuan rumah disini, semuanya setara heheheh."


“Ehm... Ehm..." Xavier menyambar gitar yang tergeletak di rumput.


“Everyone can see

__ADS_1


There's a change in me


They all say


I'm not the same kid I used to be-"


“Buset. Bagus juga suara lo." selaku. Tapi ia tak menjawab, dan terus melanjutkan lagunya.


“Don't go out and play


I just dream all day


They don't know what's wrong with me


And I'm too shy to say


It's my first love


What I'm dreaming of


When I go to bed


When I lay my head upon my pillow


Don't know what to do


My first love


He doesn't even know


Wish that I could show him what I'm feeling


Cause I'm feeling my first love


Mirror on the wall


Does he care at all?


Will he ever notice me


Could he ever fall?

__ADS_1


Tell me, teddy bear


Why love is so unfair


Will I ever find a way


And answer to my pray


For my first love


What I dreaming of


When I go to bed


When I lay my head upon my pillow


Don't know what to do


My first love


He doesn't even know


Wish that I could show him what I'm feeling


Cause I'm feeling my first love


My first love...."


“Nape lo? Galau? Baru patah hati ye?" tebakku asal.


“Eh enak aja lo! Iya sih." jawabnya lesu.


“Lah? Lo pacaran? Kapan woy?! Kok kami ga tau?"


“Iya gue pacaran sama-"


“HEHEHEYYYY!!! Klean gak homo kan?" Pierro bergidik geli. Sungguh saat ini aku ingin membunuhnya.


“Gak lah bodo!" Xavie menjitak kepala Pierro dengan, emm.. cukup, keras, aku pikir.


“Gue udah masak buat makan siang." muncul Vito yang masih menggunakan apron sambil memegang spatula.

__ADS_1


“Okey..." gumamku.


__ADS_2