Damn! I Love You

Damn! I Love You
i love you Denia


__ADS_3

"good morning beb!!" ucap Wilson sambil mengecup dahi Denia sekilas.


"morning beb,,hoamss..sudah jam berapa ini?"


yah..mereka sedang berada di apartemen Denia. Wilson terpaksa menginap di apartemen Denia karena semalam mereka harus menghadiri pesta pernikahan salah satu sahabat mereka.


"Baru jam 7 sayang.kamu mau mandi duluan atau aku duluan?atau mandi bareng aja?haha".


"no! beb, kamu aja duluan yah. Apaan mandi bareng! ingat ya kita belum menikah. kamu lupa perjanjian kita beb?"


"hahaha..just kidding beb.aku ingat kok janji aku ke kamu.aku mandi duluan ya".


"ya udah,aku siapin sarapan dulu sambil tunggu kamu siap


cupp..Wilson mencium bibir Denia sekilas dan melenggang menuju kamar mandi.


Yah, mereka memang tidur bersama. Tapi mereka telah berjanji untuk say no to sex sebelum mereka menikah.Wilson sangat mencintai Denia,dia tidak akan menyakiti wanita nya hanya karena hasrat untuk meniduri nya. Wilson sangat yakin Denia akan menikah dengan nya suatu saat nanti. Jadi sex itu cepat atau lambat akan mereka lakukan.


"Loh kok kamu gak makan duluan?kan kamu udah siap mandi duluan daritadi?"


"Denia sayang,aku mana bisa makan sendiri sih tanpa kamu disebelah aku".


"cih...pagi pagi sudah gombal saja kamu yah.hahaha".


"hehe..sekali kali boleh dong.sudah lama kan aku gak nginap disini dan sarapan bareng".


"ya setiap hari kita juga sarapan bareng di luar".


"itu beda beb. masakan kamu tiada tandingan nya sayang".


apaan tiada dua nya,cuma roti panggang doang . dasar gombal. Gumam Denia dalam hati


*****


Kantor


"selamat pagi tuan Wilson"


"selamat pagi ,Anna". Anna adalah sekertaris Wilson.


Pagi ini Wilson dan Denia berangkat ke kantor bersama. Namun Denia memilih masuk ke kantor setelah Wilson , untuk menghindari kecurigaan karyawan lain.


Mereka memang telah menjalin kasih selama tiga tahun,tapi tidak ada yang tahu hubungan mereka selain Michael,sahabat Wilson sekaligus tangan kanan nya di kantor.


Wilson merupakan seorang Ceo di sebuah perusahaan besar di kota nya,dan Denia hanya seorang Sales marketing di perusahaan itu.


Wilson tidak pernah merasa malu jika harus diketahui publik bahwa Denia adalah kekasih nya.


Namun Denia selalu menolak dan melarang Wilson untuk memproklamirkan hubungan mereka kepada seluruh karyawan di kantor.


Tentu bukan tanpa alasan Denia melakukan hal tersebut.


Wilson adalah bos besar,sedangkan dia hanya karyawan biasa.Denia tidak mau jika Wilson di pandang rendah oleh karyawan nya karena memiliki selera rendah dengan memacari Denia.


Tapi bagi Wilson sekarang,Denia sangat berarti baginya,entah Denia bisa merasakan nya atau tidak hanya Tuhan yang tahu.


*****

__ADS_1


"Denia..kamu hari ini kok bahagia sekali??" tanya Lisa salah satu teman dekat Denia di kantor.


"hehe..biasa aja kok.aku tiap hari juga bahagia".


"hari ini aura nya beda loh say.lebih cerah gitu,haha"


Denia hanya membalas perkataan Lisa dengan senyuman manis nya tanpa menjelaskan lebih lanjut. Dia lebih memilih berkutat dengan komputer nya.


Bagaimana tidak bahagia?ini pertama kali dalam 3 tahun terakhir dia ke kantor bareng Wilson. Yah walaupun dia harus turun di simpang jalan dekat kantor tadi.


Denia kadang merasa sedih harus menyembunyikan hubungan mereka,tapi demi Wilson,dia harus rela jika hubungan mereka tidak di ketahui siapa pun.


"Denia, kamu di panggil tuan Wilson keruangan nya."


"baik pak Mike."


Mike adalah panggilan untuk Michael,sahabat Wilson.


Dia selalu bersikap wajar kepada Denia seperti atasan dan bawahan walaupun diluar kantor mereka adalah teman hangout.


***


"Hai mbak Anna! kata pak Mike saya di panggil sama tuan Wilson yah?"


"ya! masuk aja sana! gak tau juga ngapain tuan Wilson hobi banget panggil kamu setiap hari". jawab Anna dengan ketus


.


Anna adalah sekertaris Wilson,dia sudah bekerja selama kurang lebih 7 tahun.Selama itu juga dia menyukai Wilson,bahkan sebelum Wilson berpisah dari cinta pertama nya dulu.


"baik mbak,makasih. Saya permisi masuk ya".


Siapa wanita yang tidak suka dengan Wilson?


pria ganteng di atas rata rata, kulit putih,hidung mancung,baik dan sopan pula.


Yah,pria ganteng itu yang akhirnya jatuh cinta pada Denia, hanya Denia.


tok..tok..tok..


"Permisi tuan, tuan memanggil saya?"


"masuk Denia!"


"ada apa tuan memanggil saya?"


"beb,kamu lupa aku siapa nya kamu? kok tuan sih?kamu itu pacar aku sayang". Wilson memeluk pinggang Denia.


"kita sedang di kantor tuan".


"kamu kan lagi diruangan aku beb,jadi gak ada yang dengar pembicaraan kita".


"ya sih,tapi aku jaga jaga aja dan latihan supaya gak keceplosan nanti pas panggil kamu".


"ya udah terserah kamu aja sayang,yang penting kalau cuma kita berdua ,kamu panggil aku kayak biasa kamu panggil aku diluar kantor . Aku gak mau kamu kayak asing gitu ke aku".


"oke bos! oh ya, kenapa kamu panggil aku kesini ? kan aku udah bilang kalau gak penting jangan panggil aku ke ruangan kamu terus".

__ADS_1


"Kenapa? kamu kan pacar aku. Dan aku bos nya disini. Terserah aku kapan mau panggil kamu kesini".


"yayaya pak bos. Tapi mbak Anna tuh gak bisa selow muka nya ke aku tiap kali kesini."


"Cuekin aja.Apa mau aku pindah aja posisi dia ke kamu?jadi kan kita bisa ketemu terus". Wilson mengeratkan pelukan nya.


"Apaan sih kamu! Jangan pernah gunaian kuasa kamu buat hal gitu. Mbak Anna orang baik. Cuma kamu aja yang terlalu ganteng jadi pada disukai cewek cewek di kantor ini".


"Aduh baik banget si pacarku,sini cium dulu,kangen".


"Wilson!!nanti mbak Anna masuk gimana?udah lepasin aku".


Wilson tiba tiba mencium bibir Denia pelan dan lembut,seperti menunjukkan bahwa dia sangat merindukan Denia.ralat!!bibir Denia..


Denia sempat menolak, tapi ciuman lembut Wilson yang berubah menjadi ciuman panas tak dapat di tolak oleh Denia.


Denia selalu tidak bisa menolak ciuman Wilson yang begitu memabukkan.


kecupan dan isapan terdengar jelas diruangan yang besar milik Wilson.tenang tanpa ada yang mengganggu.


ceklekkkk...


Tiba tiba pintu ruangan Wilson dibuka oleh Anna. Seketika Denia mendorong tubuh Wilson dengan kuat hingga jatuh terduduk di sofa.


Nafas Denia masih belum normal akibat ciuman yang mereka lakukan tadi.


Wilson sedikit terkejut dengan dorongan yang kuat dari Denia,tapi dia memaklumi nya.🤣🤣


"kenapa kamu masuk tiba tiba tanpa mengetuk Anna?". Wilson tampak tidak suka dengan kehadiran Anna.


"maaf tuan, saya sudah mengetuk pintu sebanyak tiga kali. Tapi tuan tidak menjawab. Jadi saya masuk saja". Anna melirik tajam pada Denia.


"sekalipun kamu mengetuk sepuluh kali, jika saya belum mengizinkan kamu masuk, kamu tidak boleh lancang masuk keruangan saya!"


"maaf tuan. Tapi ada file penting yang harus tuan tanda tangani".


sial banget aku harus kena marah Wilson karna si wanita murahan ini.ngapain juga mereka berdua dari tadi di sini. Anna.


"Kalau begitu saya permisi tuan".Denia segera pamit namun tangan nya ditahan oleh Wilson.


Denia membulatkan matanya terkejut.


apa Wilson lupa ada Anna disini?


wah wah..pakai pelet apa wanita murahan ini sampai Wilson mau pegang tangan nya. Gumam Anna dalam hati.


"ini file yang harus kamu periksa Denia,segera laporkan kepada saya jika sudah selesai".


"baik tuan,saya permisi".


file apaan ?kertas kecil begini.batin Denia.


Wilson memberikan secarik kertas kecil kepada Denia sebelum dia meninggalkan ruangan tadi.


Sesampai di meja kerjanya, Denia cepat cepat membuka kertas yang diberikan Wilson padanya.


Tersenyum.. pipi Denia merona setelah membaca tulisan dari Wilson.

__ADS_1


I LOVE YOU MY DENIA...❤️


__ADS_2