Damn! I Love You

Damn! I Love You
Bab 1


__ADS_3

"Alexandra!!!! cepat bangun! Kamu tidak tahu sudah jam berapa ini hah?" . Terdengar teriakan wanita paruh baya dari balik pintu kamar seorang wanita yang masih tertidur pulas di balik selimut.


"hmmmpph.. berisik sekali nenek cerewet!" . wanita itu malah merapatkan selimut sampai keatas kepala nya.


tok..tok..tok...


"Alexa!!!!! jika aku hitung sampai tiga kamu masih belum membuka pintu ini, aku pastikan ini hari terakhir mu berada dirumah ini!!!" Ancam wanita itu.


"Aku sudah bangun bibi" .Alexa sudah berdiri di depan pintu sambil merapikan rambut nya. "Bibi yang baik, jangan mengancam ku seperti itu lagi ya". Alexa nyengir kuda. " Aku cuma lelah karena pekerjaan ku semalam sangat banyak". ucap Alexa sambil memasang wajah memelas.


"Cih..alasan mu selalu begitu. Kamu tahu kan Nyonya Nayla berbaik hati membiarkan mu tinggal disini. Namun bukan berarti kamu bisa malas-malasan seperti ini. Cepat cuci wajah mu, bantu bibi menyiapkan sarapan untuk Nyonya dan Tuan". Ucap bibi May.


Bibi May sudah bekerja di keluarga Pratama selama 10 tahun lebih. Alexandra adalah keponakan bibi May yang baru datang dari kota B.


"Silahkan Tuan, Nyonya". Alexa menata sarapan di meja makan. "Biar saya tuangkan teh nya Nya". ucap Alexa dengan senyum manis nya.

__ADS_1


"Hmm.. terimakasih Alexa. Kamu gadis yang baik". Nayla tersenyum simpul. "Bukan begitu Pah?". Tanya nya kepada Handy sang suami.


"Ia Ma". jawab pria itu singkat lalu memasukan makanan ke dalam mulut nya.


Alexa pun segera mengundurkan diri dari meja makan.


"lalalalala..hmm..hmm.." . Alexa pun berjalan menuju kamar nya untuk bersiap-siap pergi kuliah.


Di rumah ini dia di izinkan untuk berkuliah asal semua pekerjaan nya telah selesai. Alexa baru bekerja bantu-bantu di rumah besar ini selama sebulan. Dia terpaksa ikut bibi May agar dia bisa kuliah di kota ini.


Butuh waktu 15 menit berjalan kaki dari rumah besar menuju halte bis, karena di kawasan elite tidak di bolehkan angkutan umum atau ojol masuk. Jika pun sesekali Alexa memesan ojol, dia tetap harus berjalan menuju pintu gerbang perumahan elite ini.


"Aduh... aku bisa ketinggalan bis nih! tunggu aku lampu merah!! jangan ijo dulu!!". Alexa berlari hendak menyebrang di detik-detik terakhir lampu merah .Tapi...


shiiiiiit..... Terdengar suara decitan ban mobil yang di rem tiba-tiba.

__ADS_1


"Hei!! wanita gila? kau mau mati ya? cepat minggir!!". Umpat pria di dalam mobil mewah nya. "shit!! membuang waktu ku saja". pria itu keluar dari mobil lalu menarik lengan wanita itu.


"Hei! kau tuli dan buta? cepat menyingkir!! Kau membuang waktu berharga ku saja!" . ucap pria itu sambil menarik wanita itu sampai ke trotoar.


"tidak..tidak ... ayah..ibu.. maafkan Lexa.. hiks..hiks.. ayah..ibu..jangan tinggalkan Lexa sendirian..hiks..".. Wanita itu terus bergumam tidak jelas sambil menutup kedua telinga nya.


"Hei, kau tidak apa-apa?" tanya pria itu heran.


"ayah ibu..hiks..hiks.." . lirih wanita itu sambil berlinang air mata.


Pria itu begitu bingung melihat tingkah wanita itu dan memilih meninggalkan nya di pinggir jalan karena dia sedang dikejar waktu .


"Dasar wanita aneh! apa dia harus berakting seperti itu supaya aku tidak memaki nya?". gumam pria itu lalu melajukan mobil nya membelah jalanan ramai pagi itu.


Jangan lupa di like ya kakak😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2