
Hari hari berlalu begitu saja. Minggu ke minggu , serasa berlalu begitu cepat. Denia sudan genap sebulan berkerja di perusahaan.
Suka dan duka sudah dia rasakan. Sesuai perjanjian, 1 bulan masa training Denia di perusahaan ini telah berakhir. Tinggal menunggu keputusan perusahaan apakah akan tetap mempertahankan Denia.
"hmmm.. tenang lah Denia, tenang. Kamu sudah bekerja keras selama sebulan ini. Mereka pasti akan mempertahankan mu!" Gumam Denia.
Denia sudah selesai siap siap menuju kantor. Seperti biasa , menyempatkan waktu sebentar di depan cermin untuk menyemangati diri sendiri.
Fighting Denia!!!!
❣️❣️❣️❣️
Denia tiba di kantor lebih awal hari ini. Dia sangat gugup untuk menghadap para petinggi perusahaan nanti. Dia bukan lah satu satu nya karyawan dalam masa training , jadi dia merasa kurang optimis akan di pertahankan di perusahaan ini.
"Hai Denia!Good morning! Kamu kenapa? kok kelihatan gugup gitu?" Sapa Lisa yang kini sudah menjadi teman dekat Denia.
"Morning Lis. Ia nih, kamu lupa kalau hari ini genap sebulan aku kerja disini?" . Denia mengambil gelas lalu menyeduh kopi untuk nya.
"Lah,terus kenapa gugup? gajian kan sudah 5 hari yang lalu". Lisa masih belum mengerti apa yang terjadi.
"Hehehe, bukan itu. Aku cuma takut gak di terima sebagai karyawan tetap Lis". Denia menyender kan kepala nya di dinding pantry.
" Ohhhh itu. Come on Denia! kamu begitu pekerja keras. Atasan pasti bisa nilai itu kok. Aku yakin kamu pasti stay disini. Kamu tenang aja ya". Lisa menepuk nepuk bahu Denia.
"Kamu rasa gitu Lis? aku harap apa yang kamu bilang itu terwujud". Denia menyeruput kopi dan berjalan kembali ke meja nya.
"Amin! Yakin lah Denia. Aku bantu doa semoga kamu stay disini ya. Aku juga gak mau kehilangan teman kerja sebaik kamu disini". Lisa memeluk Denia sekilas lalu duduk di kursi nya.
" thanks Lis untuk support kamu".
Denia dan Lisa akhirnya memulai aktivitas kantor mereka seperti biasanya . Namun ekspresi gugup tetap terlihat di wajah Denia. Lisa sesekali melihat kearah nya sambil berbisik fighting!! Tapi hal itu tidak membuat Denia tenang.
Ketika jam makan siang , Denia tidak pergi ke kantin bersama Lisa. Dia memutuskan untuk tidak makan siang.
Terlalu gugup dan takut sampai kehilangan selera makan nya. Padahal sesuai jadwal yang telah di putuskan Wilson, para karyawan training akan baru akan dikumpulkan di ruang meeting sore ini. Tapi Denia belum tenang jika belum mendengar keputusan Wilson.
❣️❣️❣️❣️
"Denia, ini aku bawain roti buat kamu. Gila ya kamu sampai skip makan siang". Lisa membawa beberapa roti dari kantin.
"Ah, thanks Lis. kamu baik banget. Aku lagi gak mood mau makan. hehe". Denia meletakkan roti itu ke laci.
" Ya sudah, kamu makan aja roti favorit kamu buat ganjal perut".
"Ia Lis tar aku makan".
"Oh ya, hari ini karyawan pada heboh lagi di kantin beb". Lisa tampak antusias
"Ada apa? " . Tanya Denia tak tertarik.
__ADS_1
"Tuan Wilson gak makan siang di kantin!" Lisa membesar kan mata nya melirik pada Denia.
"Hahaha, kenapa kayak gitu aja pada heboh sih? Loh? kenapa kamu malah lihat aku kayak gitu Lis?" . Denia semakin bingung.
"hmmm... aku curiga sama kamu Denia!"
Lisa mendekat kan wajah nya ke wajah Denia. "Kenapa tuan Wilson gak ke kantin pas kamu juga gak ke kantin?" Selidik Lisa
"Hahaha, mana aku tahu Lis! Denia memundurkan kursi nya menjauhi wajah Lisa. " Kebetulan aja mungkin dia lagi ada urusan di luar". Jawab Denia santai.
"Ia kah? Kamu gak ingat pas kamu pertama kali kerja disini, tuan Wilson juga pertama kali makan di kantin?" Lisa kembali mendekati wajah Denia.
"Masa sih? haha. Semua cuma kebetulan mungkin Lis. Ini juga bukan pertama kali dia gak makan di kantin kan? Kamu jangan berpikir dia ke kantin karena ada aku deh!"
"Siapa bilang? Tuan Wilson gak pernah absen sekali pun makan di kantin sejak bulan lalu. Hari ini kamu gak ke kantin, dia juga gak ke kantin. Aneh kan?" Lisa kembali ke tempat duduk nya sambil menghidupkan komputernya .
"Wah... Wah.. Asli kamu perhatikan dia terus ya Lis? haha". Denia menolak untuk memikirkan hal yang sama dengan Lisa. Tidak mungkin seorang Wilson makan di kantin hanya karena dia, Pikir Denia .
"haha, cowok ganteng jangan sampai lepas dari pandangan". Lisa mengedipkan sebelah mata nya pada Denia
"Ada ada aja kamu Lis. Kerja sana udah jam 1 lewat tuh. hehe". Denia mulai konsen pada pekerjaan nya.
❣️❣️❣️❣️
Jam sudah menunjukkan pukul 3 sore, namun belum ada panggilan dari Mike untuk menghadap Wilson.
aduh...lama banget sih di suruh ngumpul, aku bisa mati gugup kalau belum dengar keputusan nya .
"Denia, pak Mike sudah telepon kamu belum? sudah jam 3 lewat loh".
"Belum Lis. apa aku bakal di pecat ya makanya gak ikut rapat mereka?"
"Hush!! kamu ini. Tunggu aja sebentar lagi.Apa mau aku telepon pak Mike buat tanyain ?" Lisa sudah memencet tombol teleponnya.
"Ah jangan deh Lis. Aku tunggu aja".
kringgg...kringgg
Lisa dan Denia saling menatap setelah mendegar dering telepon di meja Denia.
"Hallo? ini Denia".
"Hallo Denia, kamu ke ruang meeting sekarang ya, saya tunggu".
"Baik pak Mike, saya kesana sekarang".
Denia buru buru berjalan menuju ruangan meeting setelah mendengar kata kata semangat dari Lisa.
Jantung nya berdegup kencang, dia belum siap jika harus berhenti bekerja di perusahaan ini. Gaji pertama nya saja sudah habis setengah nya untuk memperbaiki mobil nya. Bagaimana dia bisa hidup di kota ini jika harus menganggur lagi? Denia belum sempat berpikir untuk mencari lowongan kerja baru di tempat lain.
__ADS_1
❣️❣️❣️❣️
Denia tiba di ruangan meeting. Disana sudah terlihat puluhan karyawan training dari berbagai bidang di perusahaan ini. Semua tampak gugup seperti Denia. Takut jika hari ini adalah akhir dari awal karir mereka. Apalagi di zaman ini, bukan lah hal yang mudah untuk mencari pekerjaan.
Wilson dan Mike tampak memasuki ruangan meeting. Seperti biasa , tatapan dingin khas seorang pria ganteng pemilik perusahaan ini.
Denia tidak melihat ekspresi wajah pria itu ketika masuk, dia lebih memilih untuk menunduk sambil berdoa semoga Tuhan mengabulkan permintaan nya.
kenapa tadi siang dia tidak ke kantin untuk makan ya? apa dia gak lapar sekarang? gumam Wilson melihat kearah Denia yang menunduk.
"Baiklah,kita mulai saja ya pertemuan ini karena nampak nya semua sudah hadir" . Tuan Wilson yang akan mengatakan beberapa kata untuk kalian". Ucap Mike memulai
"Selamat sore semua nya.Pertama, saya selaku Ceo disini ingin menyampaikan terimakasih kepada kalian semua karena sudah bekerja keras selama sebulan ini. Namun, sesuai perjanjian kita bulan lalu, masa training kalian adalah satu bulan. Dan perusahaan memiliki hak penuh untuk memutuskan mana karyawan yang menetap dan yang di berhentikan. Saya harap kalian bisa menerima keputusan kami ini. Terimakasih".
Mike kemudian memberikan arahan kepada Anna untuk membagikan satu amplop kepada masing masing karyawan training. Karena keputusan yang mereka buat tertulis di dalam amplop itu.
ya Tuhan, kenapa harus pakai amplop segala sih ? bikin tambah deg deg'an aja! . Gumam Denia ketika menerima amplop miliknya.
"Baiklah, kalian semua boleh kembali ke ruangan kalian. Kalian bisa membuka nya disana nanti. Untuk hasil apa pun,saya harap kalian jangan kecewa dan terus berusaha untuk mencapai kesuksesan ya. Sekali lagi terimakasih untuk kerja keras kalian untuk perusahaan saya. Selamat sore". tutup Wilson
Semua karyawan training kembali keruangan mereka masing masing sambil memegang sebuah amplop coklat.
Denia berjalan sambil menggoyang goyangkan isi amplop nya.
Kok gak ada suara nya ya? Apa amplop kosong? gumam Denia
"Denia!" . Suara pria itu mengejutkan Denia lagi.
"Hah? Denia berbalik mencari arah suara yang di kenal nya itu. "Tuan? ada apa ya?". tanya Denia heran
"Kenapa kamu tadi siang tidak makan di kantin?"
kenapa tanya itu ? tapi Lisa bilang dia tidak ke kantin tadi, kok dia bisa tahu?
"Itu..karena saya tidak lapar tuan,hehe". Denia memegang perut nya.
krukkk..krukkkk
"Haha, itu perut kamu sudah bunyi minta makan. Kalau kamu tetap bekerja disini, nanti pulang kerja kamu traktir saya makan ya". Wilson berjalan meninggalkan Denia yang masih heran.
"hah? Maksud tuan?"
dia tertawa? dia kenapa sih?
hi guys!! long time no see❣️❣️
bantu like dan komen yah
hope kalian tetap sehat2 yah
__ADS_1
oh ya, selamat hari raya lebaran juga ya buat kalian yg merayakan❣️❣️