
Maret 2015
Hari yang paling menegangkan bagi Denia akhirnya tiba. Setelah lulus kuliah akhirnya dia bisa melamar pekerjaan di salah satu perusahaan besar di kota ini.
Bukan tanpa pertimbangan dan usaha untuk di terima di perusahaan ini.
Jujur saja ini bukan perusahaan pertama yang di coba Denia,sudah beberapa dan tentu nya tak perlu di hitung.
Denia gadis yang cukup pintar ketika kuliah,seharusnya bukan hal yang sulit untuk di terima di perusahaan besar.
Dia memang mencoba mengajukan lamaran pekerjaan di beberapa perusahaan besar.Asal kan diterima di salah satu perusahaan itu saja ,Denia pasti akan sangat bersyukur,mengingat dia adalah fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja.
❣️❣️❣️❣️
"you can do it Denia!! gak usah pikirin masalah di basement kemarin. Tuan Wilson gak mungkin ketemu aku lagi di kantor.secara posisi ku tuh cuma sales marketing.wish me luck!!"
Sepanjang perjalanan Denia berdoa dan menyemangati diri sendiri sambil mengemudikan mobil kesayangan nya.
yah mobil kesayangan nya yang telah lecet parah.
Denia memutuskan untuk membawa mobil nya ke bengkel bulan depan saja.
Masak belum mulai bekerja sudah harus menghabiskan uang untuk mobil, pikirnya .
Kiriman dari orang tua nya juga pas pas"an untuk membayar biaya kos,makan dan cicilan mobil.
Kemarin Denia memutuskan tidak mengambil uang ganti rugi dari Michael,asisten Wilson.
Dia buru buru permisi dan tancap gas meninggalkan basement waktu itu.
❣️❣️❣️❣️
Denia tiba di basement kantor,memarkirkan mobil tepat di garis parkir yang sudah tersedia.Lurus dan rapi.Denia memang wanita yang cukup rapi dan perfeksionis.
"Wah...ini mobil pak Wilson juga belum di perbaiki ya. Parah juga ternyata lecet di mobil nya". Denia berbicara sendiri ketika melewati mobil Wilson.
berarti keputusan aku bener buat gak ambil uang ganti rugi nya.gak apa apa deh perbaiki masing masing saja,mobil dia juga parah.dan biayanya pasti jauh lebih mahal di banding mobil butut ku. gumam Diana dalam hati
"Ehhhh ..tunggu aku dong!! tahan lift nya bentar!"
Denia berlari mengejar lift yang hampir tertutup.Samar samar dia menatap sepasang mata yang terlihat dingin tanpa ekspresi.
"Wah..bener bener ini cowok miskin ekspresi!bukan nya tungguin aku malah di biarin aja lift nya ketutup. Dasar sial!"
ting....
lift kembali terbuka ,eitss!! tapi itu lift yang lain.
Denia tentu tidak akan berharap lagi kalau Wilson menahan pintu lift untuk nya.
Dengan cepat Denia masuk dan memencet tombol lift.
Lantai 8,dimana letak kantor Denia di bagian sales marketing.
Gedung ini lumayan tinggi,memiliki 12 lantai dengan design yang cukup mewah.
"Permisi mbak,saya Denia. Saya karyawan baru disini.boleh saya tahu di mana meja saya yah?" Denia membuka suara untuk bertanya pada wanita yang memakai kacamata itu.
"Oh hai Denia. Kenalin nama aku Lisa.Saya juga sales marketing disini. Ini meja kamu, semalam saya sudah diberi tahu akan ada karyawan baru".
"Oh ya??makasih ya mbak.mohon bimbingan nya".
"Hehe, Jangan panggil aku mbak dong. Aku juga fresh graduate kok. Aku baru kerja tiga bulan disini. Jadi panggil aja aku Lisa. oke?". Lisa menjabat tangan Denia.
"oke Lisa. Makasih yah". Denia memberikan senyum cantik nya .
"Ternyata benar ya kata mereka.." Gumam Lisa pelan.
"Apa nya yang benar Lisa? ". Denia meletakkan barang bawaan nya dan mulai duduk.
"Oh itu, benar kata karyawan yang lain, kalau karyawan baru yang bernama Denia itu wanita yang cantik sekali". Lisa memuji Denia dengan jujur.
"Ah, bisa saja. Tapi makasih ya untuk pujian nya".
__ADS_1
"Sama sama Denia. Ayo aku kasih tahu kerjaan kamu apa saja". Lisa mulai menyalakan komputer di meja Denia dan menjelaskan beberapa hal.
Mendapatkan teman baru di hari pertama kerja merupakan awal yang baik menurut Denia.
Bagaimana tidak? Lisa senantiasa mengajari apa apa saja yang harus di kerjakan nya.
Mulai dari mengangkat telepon dari customer,menyelesaikan file file penjualan dan lain nya.
ternyata gak begitu sulit ya kerja begini. Bahagianya bisa kenal Lisa yang mau ngajarin aku terus. Semoga tetap berjalan seperti ini seterusnya. Gumam Denia dalam hati
❣️❣️❣️❣️
Para karyawan berkutat dengan komputer dan telepon nya masing masing. Menyusun semua file file yang berantakan dan berjalan mondar mandir di ruangan ini mengerjakan hal yang harus dikerjakan.
Tanpa terasa jam makan siang tiba.Pukul 12 siang adalah waktu jam makan siang yang di tentukan oleh kantor ini.
Dan jam 13.30 seluruh karyawan di haruskan kembali berkerja di meja masing masing. Denia sudah di beritahu oleh Lisa tadi pagi tentang sedikit peraturan di kantor ini.
"Yuk Denia,kita makan siang dulu.Sudah jam 12 lewat nih,laper". Lisa sudah berdiri meninggalkan meja kerja nya.
"Oh! Gak terasa yah udah siang aj.Kita makan dimana Lis?"
"Perusahaan ini menyediakan kantin khusus karyawan Denia. Jadi kita lunch di kantin aja yah."
"Makanan kantin nya gimana?"
Denia berimajinasi membayangkan makanan kantin untuk seribu umat pasti tidak lah enak.
"Makanan kantin kita enak kok,bersih lagi. tuan Wilson yang urus langsung soal makanan karyawan nya loh". Lisa mengerti isi pikiran Denia
"Tuan Wilson?"
"Yah,tuan Wilson,Ceo kita. Dia emang sebaik itu. Ngurusin sampai ke makanan karyawan nya. Intinya dia gak mau karyawan nya sakit kalau makan makanan yang gak sehat". jelas Lisa
"Beneran dia sebaik itu?" Denia tidak percaya
"Hahaha,ya memang sebaik itu.Ya tujuan nya dia gak mau karyawannya sakit ,terus gak masuk kerja dan kerjaan nya berantakan".
"Hahaha..kirain memang perhatian,ternyata.." Denia baru saja berpikir dia salah menilai Wilson
Denia dan Lisa berjalan menuju kantin yang terletak di lantai 5 gedung itu menggunakan lift. Beruntung mereka ke sana jam 12 lewat,karena antrian sudah mulai sepi.
Tapi meja meja sudah hampir penuh di isi oleh karyawan lain.
wahh..kantin nya besar juga yah.rapi dan makanan nya juga terlihat enak dan sehat.dia beneran perhatian sama karyawan nya ternyata. Gumam Denia dalam hati.
"Denia! udah ambil makan nya segitu aja?yuk cari tempat duduk!". Lisa melirik kearah meja mana yang kosong.
"Ia segini aja. Aku gak begitu laper Lis".
"Aduh,kita kesiangan nih,semua meja udah penuh sama anak anak lain."
"duduk sini aja Lisa sama kami"
"duduk sini aja anak baru"
Terdengar karyawan pria meminta 2 wanita ini untuk bergabung dengan mereka.
"Dasar.. gak bisa lihat anak baru bening". Lisa mengomel dan mengacuhkan ajakan mereka.
"hmmm.. Lis, itu disudut sana ada 2 tempat duduk kosong". Denia menunjuk meja yang koson disudut kantin.
"yuk cepat kesana! keburu di dudukin orang lain,haha".
❣️❣️❣️❣️
kenapa tuan Ceo makan disini?kenapa juga Lisa mau aja duduk semeja sama bos?bego banget si aku tadi gak nampak muka datar nya sebelum sampai meja ini. Gumam Denia dalam hati
flashback on
"Halo,Anna!tolong telepon ke pantry kasih tahu Hendra kalau makan siang saya gak usah di antar kesini".
"Apa tuan akan makan siang diluar?"
__ADS_1
"Tidak Ann, saya mau makan di kantin. Kasih tahu Michael juga buat temenin saya makan".
*tuuuut.. airphone terputus
gak salah tuan Wilson makan di kantin?hari apa ini?apa telinga ku gak salah dengar? gumam Anna.
flasback off
"Permisi tuan,apakah kami boleh duduk di meja ini?meja lain sudah penuh". Lisa memberanikan diri membuka suara.
"Oh Lisa,, duduk aja silahkan". jawab Michael ramah seperti biasa. "kamu juga duduk ..kamu anak baru kan?siapa nama kamu?". Michael mencoba memulai pembicaraan.
"Ia pak,nama saya Denia.Ini hari pertama saya". Denia berbicara canggung.
Denia denia. ... Wilson berpikir dalam kebisuan nya.
"Oh ya?selamat bergabung ya,semoga kamu betah kerja disini". Michael menjabat tangan Denia sekilas
"Ia pak,terimakasih ya".
"Oh ya, bagaimana mobil kamu? sudah di bawa ke bengkel? kenapa kemarin kamu gak mau terima uang ganti rugi dari saya?" . selidik Michael
"Ehh itu....belum pak,nanti kalau ada waktu saya bawa ke bengkel pasti. hehe". Denia menyendok makanan nya kedalam mulut.. hmmm ,enak juga . gumam Denia
jadi dia gak ambil uang ganti rugi? kenapa kemarin dia marah marah minta parjo ganti rugi tapi uang nya gak di ambil? dasar aneh! gumam Wilson dalam hati sambil mengunyah makan siang nya.
Denia mendapat posisi duduk di samping Wilson si muka datar ,karena Lisa lebih memilih duduk di samping Michael yang lebih friendly tentu nya.
Hening tanpa suara manusia,hanya terdengar suara denting sendok garpu para karyawan yang sedang makan siang di sana.
Tentu ada alasan mereka tidak bergosip hari ini.
Yah karena si manusia muka datar ada di kantin hari ini. KEAJAIBAN !!!!!!
Namun tidak dengan Michael yang terus saja mengobrol dengan Lisa dan Denia.
Denia hanya terus tersenyum dan mencoba menjawab beberapa pertanyaan tidak penting dari Michael.
Michael dan Wilson akhirnya menyelesaikan makan siang nya duluan. Mereka meninggalkan meja tanpa menyapa dua gadis yang duduk di sebelah mereka. ralat!Michael tentu nya menyapa dengan senyuman ramah."kami duluan girls!". dan satu pria lagi tentu diam saja dan berlalu begitu saja!
Siapa berani mengatakan dia tak sopan??Dia lah bos nya.Dia lah Ceo nya. Wilson Joenathan si muka datar.
"Daebak!!! angin apa ya tuan Wilson makan di kantin hari ini?" . Lisa mulai mengobrol bebas
"Kenapa kalau dia makan di kantin Lis?apa yang aneh?". Denia bingung
"Ya aneh lah! Ini pertama kali dia makan di kantin selama aku kerja disini! " . Cerita Lisa penuh semangat.
"Ah.. mungkin pas dia makan disini kamu gak liat kali". Denia menghabiskan sisa makanan di piring nya.
"Gak kok! karena setiap hari selalu ada OB yang anterin makanan nya keruangan tuan Wilson". Lisa berjalan membawa nampan kotor menuju tempat piring kotor di ikuti Denia.
"Oh gitu ya,mungkin dia mau ganti suasana kali..hehe". Denia menganggap hal ini biasa saja jika seorang CEO makan di kantin nya sendiri.
"Mungkin juga,ah gak tahu deh,yuk balik kerja".
Berangan angan dan berpikir keras ,juga tidak akan menemukan jawaban kenapa Wilson makan siang di kantin.
Tentu hanya Wilson yang tahu. Michael saja dibuat kebingungan karena keanehan Wilson hari ini.
Kejadian langkah itu lantas menghebohkan satu kantor tentunya.
" ceo makan di kantin loh"
"kok tumben ceo makan disana yah?"
"apa dia mau lihat tingkah kita kita ya pas di kantin?"
berbagai pertanyaan keluar dari mulut dan pikiran seluruh karyawan di kantor.
menjadi sejarah baru di perusahaan ini.
yok bantu author like dan komen yah
__ADS_1
maaf banyak typo karena penulis awam dengan segala imajinasi nya..hehehe
❤️❤️❤️❤️