Dao Sovereign

Dao Sovereign
Ch. 19 ~ Demonic Wave II


__ADS_3

Yuan Han berdiri di atas langit, menatap lawan nya yang berwujud Burung dengan Bulu biru.


Itu cantik, dan untuk beberapa alasan, Yuan Han terpana dengan bulu tersebut. Mungkin dia akan membuat beberapa pakaian menggunakan bulu itu,


"Aktif kan Barrier! Jangan ada yang kelewatan!" Suara seorang wanita terdengar, dan Yuan Han meliriknya dengan takjub.


Perempuan itu dengan rambut emas yang terkucir kebelakang, dan Yuan Han terpesona dengan Rambut emas itu.


Dia memerintah prajurit yang baru saja tiba, dan itu teratur tanpa kendala sedikit pun.


"Rambutnya menarik, aku cukup suka," Yuan Han tersenyum tipis, namun saat mata mereka bertemu, mata biru dari gadis tersebut menjadi dingin dan Yuan Han hanya dapat tersenyum kecut. "Pada hal aku ingin menyentuh rambut itu walau sekali, tapi sepertinya itu tidak akan mudah,"


Sedikit berpikir, Yuan Han kemudian tersenyum tipis. Entah apa yang dipikirkan nya, yang pasti, itu bukanlah sesuatu yang baik bagi yang lain.


Yuan Han mengeluarkan sebilah pedang nya, lalu melesat untuk menyerang Burung Biru yang ada di luar Barrier tersebut.


Ada 5 dari mereka, dan 3 di antaranya adalah Elements Gathering Level 2 dan 2 lagi adalah Elements Gathering Level 3!


Walau begitu, Yuan Han terus melesat menyerang Blue Bird. 


Merasakan dampak dari serangan Yuan Han, mereka langsung mundur dan bersiap untuk mencakar Yuan Han.


Yuan Han tersenyum dan menahan serangan itu dengan pedang nya, lalu memanggil pedang lagi dan menebas burung itu.


Satu jatuh tak berdaya karena serangan tiba-tiba tersebut, Yuan Han menyentuh Blue Bird dan kemudian Blue Bird itu menghilang, membuat orang-orang yang menatap nya mengerutkan dahinya—dia mempunyai Interspatial Ring!


Yuan Han tidak peduli dengan tatapan orang lain, dan terus menyerang Blue Bird.


Pertarungan itu cukup sengit, namun satu jatuh saat Yuan Han mengaktifkan Earth Elements Law, dan menciptakan Tanah lalu menghantam Blue Bird itu dengan kuat.


Yuan Han belum cukup bisa untuk menciptakan Metal Elements Law, tapi setidaknya dia bisa menciptakan nya jika diberi waktu 1 menit.


Tersisa 3 Blue Bird.


Yuan Han mulai kesusahan berdiri di atas Flying Sword, jika dia terjatuh, dia harus menghadapi seluruh pasukan Monster yang ada di bawah, dan Yuan Han harus mati!


"Sialan," Sedikit mengumpat, Yuan Han mendorong pedang nya, lalu melesat memasuki Array dan terjatuh di atas atap. "... Aku harus memikirkan suatu cara, suatu cara,"


Mencoba untuk berpikir, mata Yuan Han kemudian menatap semua orang yang ada dibawah. Dia berdiri dan menyerukan. "Hei! Kenapa kalian tidak bertempur? Apa kalian mau mati?!"


Teriakan Yuan Han terdengar keseluruh Cultivator yang ada di sana. Telinga mereka panas dan hati mereka dipenuhi dengan amarah.


"Diamlah! Kami tidak sama dengan kau yang maju dengan tanpa rencana!"

__ADS_1


"Kau hanya anak bodoh yang tak tahu diri! Kembali lah ke Ibumu untuk menjadi lebih dewasa!"


"Dasar gila! Jika ingin mati jangan bawa kami!"


Yuan Han tertawa kecil. "Maaf sekali, aku adalah anak yatim piatu! Aku berdiri dengan gagah disini dan berencana untuk melawan monster itu agar Kota ini selamat! Kalian bahkan tidak memiliki tekad seperti ku kan?!"


"Bocah gi*la! Kemari kau agar aku bisa melihat kesombongan mu lebih jelas!" Teriak seseorang yang emosi.


Yuan Han menjulurkan lidahnya. "Kemarilah!"


"Baiklah! Itu kau yang memintanya!" Kemudian pria itu melompat kearah Yuan Han dengan serangan, Yuan Han menghindari serangan itu dan saat badannya ada di depan Yuan Han—Bam! Yuan Han menendangnya hingga kepalanya yang diluar barrier.


Melihat itu, para Monster langsung menyerang array bukan orang nya, dan membuka celah besar, sehingga array di sisi sana hancur secara bertahap.


Berbagai monster masuk, dan orang-orang langsung panik.


"Dasar gila! Kenapa kau menghindar?!"


"Jika begini kita harus bertarung!"


"Aku hanya menyelamatkan diriku dari kematian! Kenapa aku harus secara senang hati menerima serangan itu?!" Yuan Han berseru dengan kuat.


Orang-orang marah dan muak. Mereka menarik pedang mereka dan tak peduli lagi dengan anak gi*la itu.


Beruntung Yuan Han menaruh beberapa Devouring di segala sudut kota, sehingga dia bisa merasakan hawa keberadaan semua berkumpul pada satu tempat, dan bisa dikatakan, bahwa mereka semua berkumpul disatu tempat—mereka sudah dievakuasi.


"Jadi tak masalah untuk menghancurkan beberapa bangunan." Yuan Han tersenyum lalu mengaktifkan Wood Elements Law, sehingga akar-akar menjalar keluar dan menghancurkan gedung yang dia pijak lalu menimbun sejumlah Monster, juga menutup jalur mereka untuk masuk.


Yuan Han melompat agar tidak jatuh dan berdiri di atas batu yang kini hanya tersisa tunggal di sana.


"Ini, Wood Elements Law Level 2!" Orang-orang terkejut saat tahu kenyataan ini.


Bagi mereka, Metal Elements Law adalah yang terkuat dalam Serangan, dan jarang di dapat kan, 


Dan Wood Elements Law adalah yang terkuat dalam memanipulasi ruang. 


Dengan Wood Elements Law, mereka bisa memanipulasi ruang untuk bergerak, bukan hanya itu, mereka bisa mengeluarkan serangan dengan mengendalikan Ruang.


Sangat sering mendapatkan Wood Elements Law, namun karena meningkatkan dan mengendalikan nya susah dan penuh dengan bahaya karena bisa saja kayu tersebut menyerang pengguna saat dalam luar kekuasaan.


Walau mereka termenung sejenak, mereka segera sadar bahwa ini adalah saat yang tepat untuk menyerang, jadi para Dao Foundation melesat dan menyerang serta menghancurkan monster-monster yang tertimbun.


Yuan Han tertawa kecil, saat dia sadar tumpuan nya hendak hancur, dia segera melompat ke arah lain lalu memijak bangunan lain yang tidak jauh dari sana.

__ADS_1


"Ini giliran-mu," Yuan Han tersenyum menatap Blue Bird yang terbang di dalam array, menatap dirinya dengan permusuhan.


Melemparkan Flying Swords-nya, Yuan Han kemudian melesat ke arah Monster itu dan menyerang nya.


Setiap tebasan terasa kuat, membuat kulit dari Blue Bird dengan Level 3 Peak-stage terluka dengan dalam.


Terus menyerang, Yuan Han mengaktifkan Fire Elements Law dan menyentuh burung tersebut, membuat nya terbakar dengan dahsyat.


Orang-orang terkejut dan mengerutkan dahinya. Apa itu Elements Law juga?


Setelah pertarungan yang intens, Blue Bird yang terpanggang tersebut jatuh, Yuan Han menyentuhnya dan menyimpan nya di Interspatial Ring.


"Cukup murah," Berkata dengan ringan, Yuan Han kembali mendarat kan diri di atap lain dan menatap mereka dengan sombong.


Orang-orang yang melihat itu, menjadi marah, tetapi beberapa dari mereka sadar, bahwa sebelum nya bukanlah kebetulan. Jadi mereka ragu untuk bertindak,


"Anak itu," Tak jauh dari sana, perempuan berambut pirang yang berhasil menarik perhatian Yuan Han tadi, menyipitkan mata birunya. "Dia mengorbankan prajurit ku,"


"Nona Muda Liu, apa anda mau kami membunuh nya?"


"Tidak usah. Jika kita bisa menarik nya ke dalam Klan Liu, maka kita pasti mendapatkan keuntungan nya," Perempuan itu tersenyum dengan ringan. "Wood Spirit Root sangat sering didapatkan, tapi itu tidak akan berguna bagi orang-orang yang tidak bisa mengendalikan nya.


Terutama Elements Law nya sudah mencapai Level 2."


Sedikit berhenti sejenak, dia kemudian menambahkan. "Ada kemungkinan bahwa dirinya berada di tangan suatu Sekte atau dari 'luar', jadi jangan bertindak gegabah," 


"Baik!"


***


Merasakan tatapan dari samping, Yuan Han melirik arah nya dan menemukan Perempuan berambut kuning cerah itu sedang tersenyum padanya.


"Hmm," Yuan Han tersenyum lalu mengacuhkan itu dan menatap kearah orang-orang yang sedang berdiskusi. 


"Cepat lah berdiskusi nya! Barrier ini akan hancur dalam seketika jika kalian tidak cepat," Teriak Yuan Han.


Mendengar itu, mereka hanya berwajah kesal. Mereka tak berani bertindak, dan tak berani untuk mendekat.


Jika mereka mendekati nya, lelaki muda itu pasti akan menggunakan segala cara untuk membuat adegan seperti tadi.


Tak! Tak!


Bunyi suara langkah kaki, Yuan Han terkejut dan menoleh kebelakang. "Kau, kenapa kau ada di sini?" Itu adalah perempuan, dan Yuan Han bukan pertama kalinya melihat gadis ini.

__ADS_1


Yuan Han tersenyum dengan ringan. "Senang bertemu dengan mu lagi, Nona Muda Gu, Gu Lin Tian,"


__ADS_2