Dao Sovereign

Dao Sovereign
Ch. 3 ~ The Dragon Skull Is A Mountain?


__ADS_3

Ch. 3 ~ The Dragon Skull Is A Mountain?


Sekitar seminggu sejak Kompetisi Blue Wheel Academy di mulai,


Yuan Han berdiri menatap seekor monyet, dia kemudian menyiapkan kuda-kuda nya, mengumpulkan Qi ditinju serta Kakinya. Lalu melesat untuk menyerang monyet tersebut.


Lawan nya kali ini adalah Monster dengan praktik Qi Condensation Level 3. Lawan nya kali ini cukup hebat, tetapi tidak sehebat sebelumnya,


Selama seminggu ini, Yuan Han sudah mengumpulkan lima Monster dengan praktik rata-rata Qi Condensation Level 3 hingga Level 5!


Ini cukup membanggakan mengingat bahwa tahapan Yuan Han masih berada di Qi Condensation Level 3.


Bisa melawan 2 Level kedepan itu sudah cukup hebat!


Dari yang dilihat Yuan Han, ada banyak Monster dengan praktik Qi Condensation Level 5 hingga Level 11.


Yuan Han tidak mungkin bisa menang melawan itu semua.


Dia tidak segila itu untuk membawa masalah yang melibatkan hidup mati nya nyawanya.


Bam!


Monyet itu akhirnya tumbang dan Yuan Han membaringkan badannya lalu beristirahat dan kemudian memulihkan kekuatan nya selama 10 menit.


Itu sudah menjadi kebiasaan nya dalam seminggu ini, dan itu tidak bisa menghilang.


Yuan Han membuka matanya, lalu mengambil Batu runcing dari Interspatial Ring miliknya, dan kemudian merobek tubuh Monyet tersebut, lalu mencari sesuatu dari dalam nya.


Itu adalah Demonic Core.


Dengan Demonic Core, dia bisa berkembang dengan cepat, dan itu sudah terbukti khasiatnya, karena Yuan Han berada di Level 3 puncak disebabkan oleh dirinya yang selalu melahap Demonic Core nya!


Yuan Han awalnya jijik harus memakan sesuatu yang dari dalam tubuh, tetapi dia harus melakukan itu jika ingin berkembang lebih jauh lagi.


Selesai menelan Demonic Core, Yuan Han kemudian mengambil posisi untuk bermeditasi.


***


Tiga Jam tak terasa telah terlewati, Yuan Han membuka matanya dan tersenyum dengan tipis. "Qi Condensation Level 3 Mid-stage," Gumamnya.

__ADS_1


Dia cukup puas, namun Yuan Han merasa ini masih belum cukup, setidaknya dia ingin mengalahkan orang yang disebut sebagai yang paling berbakat—Gu Lintian!


Tetapi, Yuan Han juga harus ekstra hati-hati, karena Ketamakan adalah penyebab setengah Cultivator mati dalam setahun.


Walau Yuan Han tahu bahwa itu hanya melebih-lebihkan, tetapi dia tetap membenarkan hal tersebut, karena dari yang dia lihat dari orang sekelasnya, mereka penuh dengan ketamakan dan itu membuat Yuan Han menjadi berwaspada pada mereka.


Bisa saja Orang Sekelasnya mengorbankan Yuan Han karena ketamakan, dan Yuan Han tidak ingin hal itu terjadi.


Dia kembali berdiri, kemudian menyelimuti badannya dengan Qi dan melesat melewati berbagai pepohonan.


Yuan Han tidak tahu harus kemana lagi, tapi dari yang dia dengar dari memata-matai kelas lain dan kelasnya, bahwa ada Tengkorak Naga tak jauh dari sini.


Mungkin dia bisa mengunjungi tempat tersebut terlebih dahulu sebelum memutuskan harus pergi kemana.


Hutan tersebut terbilang sangat sangat lah luas, dan rata-rata murid sudah tersesat. Ada 60 orang yang tersesat di Hutan, dan hingga sekarang, tidak ketemu juga.


Banyak orang berkata bahwa mungkin mereka mati, dan untuk beberapa alasan dengan salah satunya adalah menjaga satu sama lain, mereka menjadi kan Titik Awal sebagai tempat bermalam dan berkumpul.


Yuan Han juga berpikir begitu. Tetapi dia memilih untuk mendirikan tempatnya untuk bermalam tepat di balik gunung mereka.


Setidaknya perlu beberapa jam untuk kesana dengan kecepatan penuh, namun Yuan Han tidak takut jika harus melewati Hutan pada malam hari, karena dia bisa kabur dengan mudah asalkan itu adalah Monster dengan tahap Qi Condensation Level 6 kebawah.


Yuan Han memiliki perasaan kuat untuk melindungi, tetapi tidak dengan orang yang tidak dia kenal, dan selama dia berada di Blue Wheel Academy, dia sama sekali tidak mempunyai hubungan dengan seorang pun disana.


Dengan kata lain, Yuan Han tidak memedulikan mereka jika mereka tidak memedulikan Yuan Han.


Yuan Han orang yang realistik. Dia memikirkan segala sesuatu dan dampaknya pada dirinya nanti, dan apa yang harus dia lakukan untuk selanjutnya.


Jika orang sama sekali tidak memedulikan Yuan Han, maka baiklah. Jika Orang-orang memedulikan Yuan Han, maka Yuan Han juga akan memedulikan mereka.


Itu adalah dasar dari hubungan bagi Yuan Han—saling mempedulikan.


Walau awalnya dia mengira bahwa 'Orang' adalah Alat, tetapi dia tidak memikirkan hal itu lagi dan menggantikan istilah 'Objek' tersebut dengan istilah lain.


"Ini………… Tengkorak Naga nya?" Yuan Han menahan nafasnya saat berhenti menatap tengkorak yang sebesar gunung, yang telah dipenuhi dengan tumbuhan yang menjalar kesegala tempat, menutupi tengkorak itu sepenuhnya.


Sekarang Yuan Han tahu, kenapa selama dia berburu, dia tidak pernah melihat tengkorak ini—itu karena tengkorak tersebut telah menjadi hutan dan sepenuhnya berubah menjadi gunung!


Gunung raksasa, yang bahkan di depan nya, Yuan Han terlihat seperti seekor semut yang tengah diam meratapi manusia!

__ADS_1


Saat Yuan Han melangkahkan kakinya, aura dominasi menekan badannya, membuat Yuan Han menjadi terkesima. Seolah-olah ada seorang Penguasa berdiri di hadapan nya, membuat orang lain menjadi mempunyai keinginan untuk berlutut.


Yuan Han menggertak kan Giginya. Dia kemudian mengambil posisi untuk bermeditasi, dan kemudian terlelap disana.


***


3 jam kemudian, Yuan Han bangun dan terkejut mendapati dirinya kini berada di Qi Condensation Level 3 Peak-stage!


Qi yang ada di sini terasa biasa saja, tetapi entah kenapa Yuan Han melaju dengan cepat. Sebentar lagi dirinya mencapai Level 4.


Ini membuat dirinya merasa senang. Jika seperti ini terus, maka Yuan Han tidak termasuk orang-orang yang tidak berbakat. Dia merasa ini cukup memuaskan walau tidak mencapai Level dari Gu Lintian.


Yuan Han selalu membandingkan dirinya dengan Gu Lintian, dan itu membuat nya frustasi, marah dan semangat.


Frustasi dan Marah karena dirinya begitu tidak berbakat, dan merasa kurang berusaha.


Bersemangat karena dia ingin membuat semua orang yang memandang rendah dirinya, terdiam dan tak berkutik.


Yuan Han memang bersemangat jika terus membandingkan dirinya dengan Gu Lintian dan orang berbakat yang lain.


Ini aneh, karena biasanya Manusia jika membandingkan diri dengan orang yang lebih baik, mereka merasa bahwa mereka sama sekali tidak cocok dengan bidang tersebut dan akhirnya menyerah,


Namun Yuan Han berbeda, dia menjadi kan itu motivasi untuk terus maju. Dia sama sekali tidak pernah keberatan dalam Berkultivasi,


Yuan Han memutar matanya yang kini tertuju pada sejumlah orang yang sedang berjalan bersama-sama, menyelusuri Tengkorak Naga.


Mereka ada sekitar 30-an, membuat Yuan Han sedikit terkejut. "Kenapa ada banyak orang disini?"


Curiga akan hal sesuatu, Yuan Han akhirnya memutuskan untuk mengikuti mereka. Dia kemudian bersatu dengan rombongan dan ikut di paling belakang.


"Aku tak sabar,"


"Ya, jika memang ada Harta terpendam disini, kita harus membaginya sama rata!"


"Yah, itu juga jika Tuan Muda mau, ingat, masih ada Tuan Putri Gu disini,"


Yuan Han mengernyit saat mendengar itu. 'Harta?' Dia kemudian tersenyum lalu secara rahasia melompat ke batang pohon yang tumbuh di Tengkorak Naga tersebut, dan pergi dari sana.


"Jika ada harta disini, maka aku harus mendapatkan nya secara pribadi," Yuan Han tersenyum lalu dengan secepat angin, melewati berbagai batang pohon hingga akhir nya berada di puncak.

__ADS_1


__ADS_2