Dao Sovereign

Dao Sovereign
Ch. 34 ~ Beginner of Dao Foundation Vs Expert of Dao Self


__ADS_3

Ch. 34 ~


"Tidak mau," Jawaban dari Yuan Han membuat Huang Shi bergetar, entah yang dia pikirkan saat ini.


"Ta-tapi…"


"Kau pikir menghancurkan markas dari sekelompok Dao Foundation semudah memukul semut? Terlebih lagi ada Dao Self di sana," Yuan Han lanjut berkata. "Jika kamu ingin mati, jangan seret aku,"


Yuan Han menarik lengannya dan menatap Huang Shi dengan datar.


Huang Shi sembari menatap pedesaan yang tampak panik, berkata. "Apa aku benar-benar tak memiliki kekuatan?"


Huang Shi berkata, lalu menatap telapak tangannya, matanya tenggelam, dan mata cokelat terangnya kini menghitam. Tiada cahaya di sana.


"Apa kekuatan segalanya ya?" Yuan Han tiba-tiba berkata, lalu memandang Huang Shi dengan sedikit dingin. "Biarku kasih tahu sedikit Nona Rumahan," Yuan Han kemudian menaikkan lengannya, dan menekan jidat dari perempuan itu. "Apa kepalamu ini tak ada gunanya?"


Yuan Han menarik lengannya dan mundur beberapa centimeter dari sana.


"Aku tak ingin menyelamatkan mereka tapi," Yuan Han berkata, dan Huang Shi langsung menatap Yuan Han. Pemuda itu tersenyum ringan pada Huang Shi, dan lanjut berkata. "Jika kamu membayar ku sesuatu dan melakukan sesuatu untukku, maka aku akan melakukan nya,"


"Mem… bayar?" Huang Shi tampak keheranan, tapi kepalanya langsung mengingat perkataan ibunya. "Apa itu tubuhku?"


Yuan Han menelan ludahnya. "Nona, sebaiknya kau menghilang kan pikiran soal menjual tubuh, itu tak baik, kau bisa dicap Wanita Murahan nantinya," Dia kemudian menggeleng kepalanya. Beruntung Yuan Han-lah yang ada di sini, jika itu orang lain… Yuan Han tak berani membayangkan nya,


"Kalau begitu, apa yang harus kulakukan?" Huang Shi bertanya dengan beberapa kedipan mata, dan Yuan Han tersenyum simpul mendengar pertanyaan itu.


"Aku ingin memintamu mencarikan ku sesuatu,"


"Apa itu?"


"Sebuah Magic Plant,"


***


Huang Shi mencari tanaman yang diminta Yuan Han, dia terus mencari hingga sore tiba, dia langsung mendatangi kediaman Yuan Han.


Yuan Han yang sedang bermeditasi, bangun dari meditasinya dan langsung menyambut Huang Shi.


Dia melirik tanaman yang dipegang oleh Huang Shi dengan senyuman tipis. Kemudian dia mengambil tanaman berwarna ungu itu dan mengeluarkan sebuah batu dari Interspatial Ring-nya.


Mengangkat tinggi batu itu dan—pak!


Malam pun tiba,


Huang Shi dan Yuan Han sudah selesai mempersiapkan segala yang diperlukan.


Di atas pohon, Yuan Han yang ada di samping Huang Shi berkata. "Tunggu aku disini, Ingat tanda-tandanya,"


Huang Shi mengangguk dan Yuan Han tersenyum tipis lalu menghilang dari sana.


Saat muncul, Yuan Han sudah berada di dalam, dia melirik kesegala arah, dan saat melihat seorang pelayan tiba, dia langsung membuat pelayan itu pingsan dengan pukulan di tengkuk.


"Aku akan meminjam baju mu sejenak," Yuan Han kemudian membawa pelayan itu ke dalam gudang dan saat keluar, dia sudah berpakaian seperti seorang pelayan.


Dan saat berjalan, jika dilihat secara baik-baik, terdapat jejak bercak ungu dan memiliki bau yang tidak menyengat,


Berjalan melewati berbagai rumah, Yuan Han dipanggil oleh seseorang. "Hey! Kau! Kemari!"


Yuan Han menoleh kebelakang, dan menemukan seorang pemuda di belakang, menyorakinya dengan suara yang besar.


Yuan Han terkejut dan menaikkan alisnya saat sadar bahwa itu adalah orang yang sebelumnya menginginkan pedang nya.


Yuan Han tersenyum tipis dan langsung mendatangi orang tersebut dan memberi hormat padanya.


"Aku ingin kau untuk mencari seorang gadis malam ini," Pemuda itu menatap Yuan Han dengan dingin.


Yuan Han menatap pemuda itu, dan membungkukkan tubuhnya. "Baiklah, hamba akan mencari yang pe*rawan,"


"Bagus! Nanti bawa dia kesana, mengerti?!" Pemuda itu berteriak sekali lagi dan menunjuk kearah salah satu rumah. Jika bukan karena gadis yang hilang sebelumnya, dia tidak akan se-emosi ini.


"Baiklah, hamba mengerti," Yuan Han sendiri muak dengan adegan memuakkan ini. Dia paling tidak suka diperlakukan seperti pelayan, tapi dia paling tidak suka diteriakkan seperti itu.


"Aku ada di depannya, bisakah mulutnya untuk mengecilkan suaranya? Bahkan Phoenix akan kabur mendengar suara pekikan mu!" Benak Yuan Han dengan kesal.


Andaikan Huang Shi bukan perempuan dan tidak pernah ditahan sebelum nya, dia yang akan ada disini!


"Bagus, aku akan menunggu nya," Pemuda itu membalikkan badannya dan pergi dari sana.


Yuan Han menghela nafas lega dan pergi juga dari sana. "Perempuan? Itu terlalu membosankan Tuan Muda. Aku akan mencarikanmu kematian nanti!" Benak Yuan Han dengan tersenyum.


Dia kemudian mencari tempat dimana para warga desa berada. Selagi mencari, Yuan Han mendengar suatu teriakan yang membuat nya tertarik untuk datang.


Suara itu berasal dari gudang, dan semakin di dekati, semakin keras suara yang dikeluarkan.


"Dasar pengkhianat! Kau berkata ingin menyelamatkan He Song! Tapi sekarang kau ingin membiarkan nya dilecehkan oleh pria itu! Apa mau-mu??!"


"Orang tua! Ada baiknya Mulutmu dibersihkan sebelum berbicara! Agar tak salah berucap!"


"Kau!!!"


Yuan Han menutup matanya, bersandar pada dinding sembari mendengar itu. Dia ingin bertindak sekarang, tapi orang yang berteriak tadi adalah seorang ahli Dao Foundation, dan dia tak bisa melawannya begitu saja.


Setelah semua mereda, Yuan Han masuk ke dalam. Dia melihat seorang pemuda berdiri di depan sekelompok orang yang sedang di ikat. Yuan Han membungkukkan badannya dan menangkupkan tangannya lalu berkata. "Permisi,"


"Kau…" Pemuda menyipitkan matanya, lalu bertanya. "Kenapa kau disini? Bukankah aku sudah berkata tak boleh kesini?!“


"Tuan Muda Besar menginginkan seorang gadis pe*rawan, jadi saya kemari untuk mencarinya," Ucap Yuan Han yang tetap tenang.

__ADS_1


Mendengar itu, semua perempuan yang ada di sana menahan nafasnya, dan menatap Yuan Han denagn takut.


"Tuan Muda Besar?" Pemuda itu mengerutkan dahinya. "Oh, maksudmu Tuan Muda Ceng Yu? Ya, ya, masuklah, aku akan keluar, urus mereka dengan baik, ada yang harus kulakukan dengan ketua,"


"Baiklah," Yuan Han berdiri tegap menatap pemuda tersebut yang berjalan menjauh dan menutup pintunya.


Setelah dia sepenuhnya menghilang, Yuan Han menoleh dan tersenyum lalu menatap para perempuan dengan senyuman tipisnya. "Sekarang apa yang harus kulakukan ya?"


Mendengar itu, mereka semua merasa merinding dan para perempuan menangis histeris.


"Tuan! Kumohon jangan pilih aku!"


"Tidak aku! Kumohon!"


Berbagai perempuan memohon dengan histeris, Yuan Han yang melihat itu tersenyum dan tertawa besar. "Apa yang kalian katakan?"


Yuan Han melambaikan tangannya, dan seketika, celah ruang terbuka, memperlihatkan kegelapan tak berujung. "Aku akan mengeluarkan kalian semua, jadi diamlah,"


Orang-orang terkejut dan saling memandang terkejut.


Yuan Han mengacuhkan reaksi mereka dan kemudian membuka semua ikatan mereka satu persatu.


Dan tiba saat giliran kepala desa, kepala desa itu berdiri dan menyentuh pergelangan tangannya yang terasa sakit. "Aku tak percaya kau datang menyelamatkan kami."


"Jika bukan karena permintaan temanku, aku tak akan mau," Yuan Han menggeleng kepalanya. "Lagi pula…" Yuan Han lanjut berkata. "Aku mendapatkan bayaran atas semua ini,"


"Bayaran…?" Kepala Desa itu mengernyit dan mulai berpikir. "Apa itu?"


"Semua harta yang ada di tempat ini, adalah milik ku nantinya, dan Huang Shi juga akan membayarku nantinya,"


Kepala Desa dan yang lain terkejut. Harta itu berarti jantung dari Desa ini, sudah dipastikan akan ada banyak ahli Dao Foundation yang menjaga nya, dan dilihat dari kekuatan nya, Yuan Han hanya Dao Foundation pemula.


Yuan Han bisa merasakan apa yang mereka rasakan, tapi dia tak berkata-kata pada hal itu, dan menyuruh mereka untuk secepatnya masuk ke dalam Void Path.


Sebenarnya dia sangat ragu untuk menggunakan Void Path, karena takut jalannya akan tersasar ke Ascension Path.


Jika itu terjadi, Yuan Han tak berani untuk membayangkan nya, tapi yang pasti, dia sudah mencoba bahwa Void Path bisa digunakan dan itu langsung akan mengirim mereka ke titik yang sudah dia tandakan sebelum nya dengan imajinasi—Desa Houfeng.


Para Warga pergi, dan saat Void Path tertutup sepenuhnya, senyum Yuan Han luntur dan langsung menoleh kearah tumpukan barang. "Mari kita mulai beres-beresnya,"


***


Tak perlu waktu lama, Yuan Han keluar dari sana dengan senyum yang mekar, dan matanya berwarna kuning. "Setelah berjalan-jalan, maka aku bisa pergi. Mm, mungkin aku akan mencari beberapa harta lagi,"


Yuan Han terus menyelusuri jalan dan secara tak sengaja berjumpa dengan seorang pria bertubuh kekar.


Matanya tajam, dan mukanya terlihat menyeramkan. Yuan Han bahkan bergidik karena Killing Intent yang bocor dari wajahnya. "Siapa kau?"


"Saya…?" Yuan Han terkejut, lalu memberi hormat. "Nama saya Han Shi, Tuan Besar,"


Mendengar itu, jantung Yuan Han berdetak dengan kencang, dia buru-buru menciptakan api di tangannya, membungkuk, lalu menyentuh bercak ungu yang tak terlalu jelas. "Baiklah, waktu ku terbatas sekarang,"


Yuan Han berdiri tegap, namun saat berdiri tegap dan menoleh kebelakang, seorang prajurit telah berdiri menatap nya. "Kau, apa yang sedang kau lakukan?"


"Oh, Saudaraku! Aku sedang membakar sarang semut!" Yuan Han dengan panik menjelaskan. "Haishh! Mereka menjengkelkan jadi aku membakar sarang mereka!"


"Hmm," Prajurit itu menyipitkan matanya. Dia kemudian, melihat Yuan Han lebih lama lagi lalu berkata. "Baiklah, kerjakan tugasmu dengan baik,"


"Tentu saja Saudaraku!"


Setelah orang itu pergi, Yuan Han menghela nafasnya saat melihat punggung yang mulai menjauh, dia kemudian berbalik dan bergumam. "Sekarang aku harus pergi,"


Dengan begitu, Yuan Han menghilang dan lenyap dimakan Ruang, seolah-olah dia tak pernah ada di sana.


***


Bermeditasi di atas langit malam, Yuan Han akhirnya membuka jatanya, menatap kebawah, dimana Desa yang sebelumnya Yuan Han masuki, tampak sepi.


"Sudah 30 menit, kurasa mereka semua sudah tidur," Yuan Han berdiri, dan saat itu, ruang yang menjadi tempat berpijak Yuan Han, secara perlahan retak dan akhirnya Yuan Han dengan cepat jatuh lalu terhempas jatuh, namun saat asap yang menghalangi pandangan memudar, tampak jubah hitam Yuan Han masih berdiri dengan baju yang tampak berdebu.


Sembari menepuk bagian yang berdebu, Yuan Han berkata. "Aku akan pergi mencuci jubah ini nantinya, atau saat si Jiang Ren melihat baju lusuh hitam yang diberikan nya kotor, dia akan menceramahi ku,"


Setelah memikirkan Jiang Ren, Yuan Han kembali berjalan.


Dia memasuki semua rumah dan mengambil pil yang ada di dalam. "Dao Foundation Pill, walau tingkat kesuksesan nya hanya 30%, ini bisa membantuku sedikit," Yuan Han berkata sembari menyimpan sekantong pil yang ada di lengannya ke dalam Interspatial Ring.


Kemudian kembali dia berjalan.


Malam tampak sunyi, orang-orang akan merasakan suatu keanehan jika merasakan ini, tapi bagi Yuan Han, itu adalah malam terbaik karena kali ini dia panen besar.


Dia berhasil mendapatkan 10.000 Spirit Stone, dan 500 Dao Foundation Pill.


Yuan Han belum pernah menggunakan pil selain Qi Condensation Pill yang selalu dibagikan oleh Akademi,


Dia bisa saja membeli banyak dari mereka, namun karena Yuan Han lupa, jadi dia tak menggunakan sedikit pun pil.


"Kurasa sudah semua," Yuan Han tertawa besar lalu menyimpan semua barang itu ke dalam Interspatial Ring-nya. "Mungkin harta ku sudah sebanding dengan Sekte kecil, atau bahkan Sekte bintang 3!" Yuan Han terkekeh pelan sembari berjalan.


Namun langkah berhenti, saat melihat seorang pria kekar, berdiri tegap menatap nya dengan Killing Intent yang besar.


"Hahaha, aku rasa sudah waktunya," Yuan Han tertawa getir, dan hendak bergerak, namun, sayang sekali, saat itu pria tersebut sudah muncul di dekan Yuan Han, tangannya terangkat dan kepalan tangannya seakan-akan hendak memukul Yuan Han, sedikit kemudian—bam! Suara ledakan terdengar dan menghancurkan setengah dari desa.


Yuan Han terhempas jauh, menabrak dinding kayu dan kemudian menghacurkan nya, hingga 100 meter kemudian, Yuan Han berhenti dengan tubuh yang terluka, terkapar tak berdaya di atas batu.


Orang kekar itu tiba-tiba muncul kembali, kini matanya yang tampak diiringi oleh amarah, terlihat berwarna merah dengan Killing Intent yang menusuk mental Yuan Han dengan ganas. "Kau pelayan tadi bukan?" Pria kekar itu berkata dengan berat.


Yuan Han tak menjawab, dia mulai pingsan dan banyak yang membuat nya berpikir, bahwa pria ini, jelas berada di atas Huang Shi!

__ADS_1


"Dao Self memang hebat, dan untuk Dao Foundation yang baru saja masuk, itu bagai langit dan bumi," Yuan Han kemudian tersenyum simpul. "Sayang sekali kau memilih area yang salah untuk melawanku!"


Yuam Han berteriak dan menjentikkan jarinya, seketika pohon-pohon melingkari pria kekar itu dan mengurung nya di dalam. "Jangan harap hanya ini saja!"


Yuan Han menjentikkan kembali jarinya, dan 9 bola api tercipta lalu menghantam pohon tersebut dan kemudian—bam! Api itu berkobar dengan kuat, dan hawa panasnya menghempaskan debu yang ada di ada di sana.


"Sialan!!!!!" Dari dalam, teriakan terdengar, dan Qi kemudian memuncak menciptakan tekanan yang kuat, membuat Yuan Han menundukkan kepalanya.


Tapi, masih terdapat seutas senyuman di wajahnya. "Hanya Qi!"


Yuan Han kemudian menciptakan 9 Devouring besar layaknya bola, yang kemudian menyerap semua Qi yang ada di sana.


"Masih belum!" Yuan Han mengaktifkan Dragon God Bloodline, dan Heavenly Dragon Aura di waktu bersamaan. Dengan begitu, dia dapat berdiri dengan tegap, serta menciptakan 7 lagi Devouring untuk melahap semua Qi pria tersebut.


"AHHHHHHHHH!!!!!!!!!"


Pria kekar tersebut berteriak dengan keras, suaranya bergema di langit, menciptakan gelombang kuat yang kemudian menghembus dan menghempas kan segalanya yang ada di dekatnya.


Yuan Han berusaha untuk terus berdiri, matanya menatap serius ke arah api yang terus berkobar. Dia kemudian memejamkan matanya, aura Yin berputar dan akhirnya menyelimuti tubuh Yuan Han.


Saat Yuan Han membuka matanya, kilatan dingin tampak jelas. "Es,"


Trk!


Aura es tersebut membekukan api dan hawa dinginnya memutar balikkan hawa panas, membuat udara semakin dingin.


Yuan Han menghembuskan nafasnya, dan embun muncul bersamaan dengan udaranya.


Kerutan muncul dikemudian detiknya, dan Yuan Han langsung melompat saat ledakan terjadi, dan menghancurkan es tersebut.


Mendarat dengan sempurna, mata Yuan Han kembali normal, dan menatap kedepan dengan serius. "Tentu saja, jika hanya itu saja, tak akan cukup," Yuan Han tersenyum simpul, dan memanggil semua hartanya.


Ice Polar Sword pemberian Origin Yin Goddess dan Pedang Emas pemberian True Dragon ada di kedua tangan Yuan Han.


Yin Crown muncul dan melingkari kepala Yuan Han, memperlihatkan aura mulia yang ada padanya,


Ice Polar Beads mengelilingi Yuan Han seperti satelit tata surya,


Demon Yin Stick dan, Golden Ice Spear yang berwarna emas juga melayang di samping, memberikan hawa mencekam,


Heavenly Yin Arrow yang melayang di belakang Yuan Han, mengeluarkan aura es yang lebih kuat dari harta lainnya,


Blood Yin Perfect Mirror dan Heavenly Yin Book yang selalu membolak-balikan kertasnya melayang di depan Yuan Han,


Magic Yin Clothes menyelimuti Yuan Han, dan menciptakan jubah berwarna biru pekat, dan mengeluarkan aura dingin yang mencekam.


Yin Pagoda juga melayang di sisi lain, dengan Yin Qi yang berputar di sana, itu terlihat begitu mencekam seakan-akan dia bisa membekukan dunia.


Dan saat semua berhasil diseimbangkan oleh Yuan Han, segera suhu turun, dan langit langsung mendung, lalu menurunkan salju kebawah.


Pria tersebut—Bei Qiang selaku Kepala Desa dan orang terkuat di Desanya—Dao Self level 6, merasakan Tulangnya ditusuk oleh aura super dingin dan mundur beberapa langkah kebelakang sembari menelan ludahnya.


"Anak ini… memiliki banyak Harta tak terbayangkan!" Bei Qiang menelan ludahnya dengan kasar, dan mengerutkan dahinya. "La...lalu apa?" Benaknya,


Bei Qiang mempersiapkan kuda-kudanya, dan mengeluarkan kekuatan puncaknya. Jujur saja, jika bukan karena semua harta itu, Bei Qiang bisa mengalahkan Yuan Han dengan sangat mudah, tapi sekarang keadaan telah berbalik dan dorongan yang akan membuat nya terpuruk telah menyerangnya!


Mau tak mau dia harus mengeluarkan semua kekuatan nya!


Yin Pagoda kemudian melayang kedekat Yuan Han, Yuan Han menyambut pagoda dengan telapak lengannya. Saat Yin Pagoda tepat melayang di lengan Yuan Han—fwoooohhhh! Udara dingin menerpa bersamaan dengan hawa dingin.


Bei Qiang langsung terhempas ke pohon, dia kemudian kembali meningkat kan kekuatan nya dan tak lama kemudian—bam! Suara ledakan terjadi akibat Qi yang memuncak secara pesat,


"Semua harta ini belum aku Murnikan dan Sempurna kan," Yuan Han menggertakkan giginya dan mengangkat Yin Pagoda keatas. "Aku tak bisa menahan nya lebih lama lagi! Akan kuakhiri sekarang!"


Dengan Heavenly Dragon Aura, Yuan Han memerintah kan Yin Pagoda untuk membekukan hutan, dan tak lama kemudian, Yin Qi kembali meluap dan kali ini jauh lebih kuat, namun, walau begitu, Yuan Han tidak merasakan dingin sedikit pun.


Fwooooooohhh!


Trrrtktak!


Berbagai hal menjadi beku dalam radius 100 meter, menciptakan pemandangan yang penuh dengan pohon yang menjadi beku.


Yuan Han menyimpan semua pusakanya, kemudian bertekuk lutut dan mengeluarkan seteguk darah. "Aku terlalu banyak menggunakan Qi, dan hampir semua Qi milikku menjadi Yin Qi! Beruntung aku berhasil menghentikan nya tepat waktu!"


Yuan Han menghela nafas lega.


HUAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!


Teriakan besar, diselingi oleh Aura yang menekan membuat Yuan Han mengeluarkan seteguk darah sekali lagi, wajahnya langsung pucat. Tapi dia tetap tersenyum, walau itu terlihat layu. "Aku yakin itu bisa membuat nya terluka cukup parah bukan, Sister Huang?"


Huang Shi yang tiba-tiba datang di hadapan Yuan Han, tersenyum lembut dan mengangguk. "Beristirahat lah, aku akan menyelesaikan nya,"


------------


MANTAP


Sorry lambat update okeh?


Otakku agak kacau, tapi walaupun begitu, aku masih bisa menciptakan ending yang cukup bagus di sini


Yah, cuman satu kata untuk bagi yang bertahan


THX!


Sejujurnya Novel ini hanya untuk mengisi waktu luangku, tapi karena aku mengikuti kompetisi, aku akan sedikit serius untuk novel ini


Kalau begitu, sayonara~~~~♪

__ADS_1


__ADS_2