Dao Sovereign

Dao Sovereign
Ch. 36 ~ Lin Han dan Yuan Song


__ADS_3

Ch. 36 ~


Violet Core City, adalah kota besar yang mempunyai penduduk yang mencapai 300.000 Cultivator dengan tahap Dao Foundation, dan 10.000 Dao Self di tempat yang sama.


Dalam hal itu, sudah seharusnya aura mencekam terasa lebih kuat dan itu membuat Yuan Han dan Huang Shi merasa sesak saat pertama kali masuk ke dalam Kota.


"Ini… luar biasa, aku tak percaya ada tempat seperti ini di Dunia," Yuan Han bergumam pelan, dan menelan ludahnya.


Huang Shi mengangguk kan kepalanya. Jelas, Dao Self yang sebelumnya bagai warga biasa di tempat hebat seperti ini. Bahkan, di Benua-nya, Dao Self tak sebanyak ini,


"Tapi bagaimana bisa mereka menyembunyikan tempat ini dari Dunia?" Huang Shi bergumam. Jika saja tempat ini tersebar keseluruh dunia, maka mungkin Tempat ini akan menjadi Pusat dari Dunia Cultivator.


"Kalau begitu ayo masuk," Yuan Han dengan santai masuk kedalam, Huang Shi juga ikut dari belakang.


Berbagai orang menatap mereka, tetapi itu hanya sejenak sebelum akhirnya kembali bekerja.


Yuan Han langsung mengunjungi Toko yang mungkin menjual peta dari Domain Agung Naga.


Mereka memasuki toko yang bernama Diamond Dragon Shop.


Di dalam, Yuan Han di sambut dengan hawa Qi yang menyegarkan, ini membuat nya menaikkan alisnya, lalu melihat ke sekeliling. "Ini…"


"Ada banyak Magical Items Profound Class!" Huang Shi bergumam dengan pelan.


Yuan Han hanya diam menatap nya dari samping, dan langsung berjalan ke arah kasir.


Di kasir, seorang pria muda sedang berbincang dengan penjaga toko, dan mereka tampak serius.


Yuan Han hanya menutup matanya di samping Huang Shi, menunggu mereka selesai berbicara.


"Tuan! Tolong pikirkan lagi! Perfect Nirvana Alchemist Technique ini memang benar-benar termasuk Spirit Class Technique!"


"Maaf tuan, kami tak bisa membeli barang yang tak jelas, terlebih lagi harganya 5.000 Spirit Stone Mid…"


Mendengar pembicaraan itu, Yuan Han membuka sedikit matanya, dan mengalirkan Energi nya, lalu menyelimuti Ruangan dengan Qi.


Huang Shi sadar dengan tindakan diam-diam Yuan Han, tapi dia tetap diam.


" "Tuan, bisa kah aku lihat?" "


Ada dua orang yang berbicara, satu pemuda tampan menggunakan jubah Taoist berwarna ungu, dan satu lagi adalah seorang pemuda dengan jubah Taoist berwarna Biru Pekat—itu Yuan Han.


Mendengar suara dari belakang, Penjaga Toko dan Pemuda tersebut langsung menoleh ke arah suara, melihat ada dua orang yang berbicara secara bersamaan.


Yuan Han melirik kesamping, dan menatap pria itu dengan dalam. Apa dia harus lanjut? Atau berhenti? "Tapi… ini adalah sebuah keberuntungan menemukan barang seperti itu… aku tak bisa melepasnya begitu saja!" Benak Yuan Han yang menguatkan tekadnya.


"Oh, Fellow Taoists! Apa kalian tertarik dengan Teknik ku?" Pria muda pemilik buku tersebut tersenyum dengan semangat. Dia seperti melihat dua mangsa yang siap diterkam. "Bagaimana kalau kita membuka lelang? Harga awalnya 50.000 Spirit Stone Low Class!"


Semua orang menaikkan alisnya dan sedikit terkejut saat kata-kata itu selesai—harganya jauh lebih sedikit dari sebelumnya!


Yuan Han diam, lalu tersenyum tipis. "Sebelum itu, bisakah aku melihat isinya?"


"Itu…" Pria Muda itu mengerutkan dahinya. Dia seperti takut akan sesuatu. "Aku tak bisa, takutnya kau memiliki kemampuan aneh yang bisa mengingat segalanya dengan mudah,"


Yuan Han mendecih, dia tak bisa berkata, tapi memang benar, daya ingat nya sangat kuat sampai-sampai dia mengingat secara rinci semua yang terjadi saat dirinya masih berumur 2 tahun.


Pria muda itu tertawa kaku mendengar decihan itu, ternyata kata-kata nya memang benar ya?


"Baiklah, mari kita mulai!"


Pria Muda itu berkata seperti itu dengan mudahnya ditoko orang, membuat pemilik toko merasa kesal, tapi mau bagaimana lagi, dua pria muda itu tampak nya mempunyai kedudukan yang kuat di Dunia Cultivator, dilihat dari aura dan kekuatan nya.


"Ehem!" Saingan Yuan Han berdehem, membuat semua perhatian menuju padanya. Lalu dia mendekati Pemuda yang menjual Teknik dan berkata. "Fellow Taoist, bagaimana kalau teknik itu serahkan saja pada saya? Saya akan membelinya dengan harga 500.000 Spirit Stone!"


Yuan Han menatap pria tersebut dan tertawa kecil. "1.000 Magical Items Profound Class!"


Semua orang menahan nafasnya dan terkejut di tempat—1.000 Sword Magical Items Profound Class!


Ya tuhan!

__ADS_1


Jika itu ditotalkan dengan Spirit Stone, bukan kah itu sama saja dengan 1.000 Spirit Stone Mid-class?


Yuan Han memiliki beberapa ribu lagi di kantongnya, bahkan ada yang lebih dari Profound Class di kantongnya, mengeluarkan beberapa Profound Class seharusnya tak masalah bukan?


"My Friend, apa kamu punya Magical Items sebanyak itu?" Pria muda yang sebelumnya menawarkan harga, berkata pada Yuan Han.


"Beberapa hari yang lalu aku menjarah sekelompok bandit, jadi seharusnya masih banyak," Yuan Han berkata dan tersenyum dengan ringan, dan lanjut berkata. "Jika mau menaikkan harga, aku bisa melakukan nya juga,"


Mendengar itu, pria itu mendekati Yuan Han dan menatapnya. "Namaku Ceng An, dari pusat Blue Wheel Sect,"


Pria itu, yang memperkenalkan diri sebagai Ceng An berkata pada Yuan Han. Dia bermaksud mendominasi Yuan Han dengan namanya, sehingga dia bisa mundur.


Toh, Violet Core City berada di bawah kewenangan cabang Blue Wheel Sect, secara tak langsung, kedudukan nya di Kota sangat besar.


Yuan Han hanya tersenyum dan dengan santai berkata. "Oh, halo, Ceng An,"


Melihat Yuan Han tak takut, membuat Ceng An mengerutkan dahinya.


Sedangkan di dalam benak Yuan Han, dia teringat dengan Tuan Muda Ceng yang ada di Desa sebelumnya yang di serang oleh Yuan Han.


"Siapa namamu?" Tanya Ceng An dengan nada kesal. Dia harus tahu siapa namanya, sebelum bertindak sesuka hati.


"Aku? Aku Han Shi," Yuan Han tak bisa menggunakan nama aslinya, dia tahu bahwa jika dia terkecoh sedikit saja maka itu bisa menyebabkan masalah besar, dan Yuan Han ingin meminimalisir masalah.


Namun—BAM! Angin menghembus debu, dan semua yang ringan tertepa,


Yuan Han dengan refleksi yang bagus, memindahkan dirinya kebelakang, agar dapat menghindari serangaj tersebut.


"BERANINYA KAU MENGGUNAKAN NAMA SENIOR HAN!" Ceng An berteriak dengan keras,


Yuan Han menutup telinganya dengan memindahkan ruang disekitar telinganya, dengan ruang yang ada di luar, sehingga teriakan itu teredam dan ada suara orang-orang berlalu lintas di luar.


"Ceng An, dunia ini luas, ada banyak orang dengan nama yang sama, kenapa kau begitu marah?" Yuan Han mencibir diam-diam, lalu menatap Ceng An dengan mata tajam. "Yah, kalau mau bertempur, aku sama sekali tak masalah. Membunuh satu semut sama sekali tak masalah untukku,"


Dan kemudian suhu menurun, memutar balikkan suhu yang ada di ruangan, lalu mengeluarkan Killing Intent - nya.


Killing Intent itu membuat beberapa orang menjadi was-was, dan Ceng An menatap Yuan Han dengan mata dinginnya. "Aku tak tertarik bertempur dengan mu,"


"Baguslah," Yuan Han memejamkan matanya, menghilang Killing Intent miliknya dan lanjut berkata. "Jadi? Bagaimana? Lanjut pelelangan nya?"


"Tidak, kau menang," Ceng An mendengus dengan dingin. Dia kesal karena kalah, tapi dia tak bisa bertindak seenaknya saja, atau dia yang akan mendapatkan imbasnya.


Lagi pula, dirinya harus melakukan misi yang dia dapat dari Klan-nya. Dia tak bisa membuang-buang waktu untuk teknik Spirit Class.


Ceng An pamit dan pergi dari sana dengan suasana hati yang buruk,


Yuan Han hanya menghela nafas dengan lega lalu menatap pria yang ada menonton, dia memegang buku kecil yang tampak lusuh dan aura kuno berputar di sana.


"Fellow Daoist Han! Selamat karena sudah membeli buku ku! Istriku akan selamat dengan ini!" Pria muda itu mendatangi Yuan Han dan memberinya buku itu. "Namaku adalah Lin Han! Salam kemal Daoist Yuan!"


Yuan Han tersenyum lalu bertanya. "Ya. Jadi, bagaimana aku harus membayar 'ini'?" Ucap Yuan Han sembari mengangkat bukunya. "Tak mungkin aku harus mengeluarkan seluruh senjata nya disini bukan?"


"Yah, benar juga," Lin Han sejenak berpikir, lalu berkata. "Bagaimana kalau kalian datang ke Rumah ku saja? Kamu bisa mengeluarkan nya di halamanku! Halamanku sangat luas! Dan Istriku akan menyambut mu dengan meriah!"


Yuan Han tersenyum lalu berkata. "Baiklah, disini sangat sempit, mari kita pindah tempat,"


Lin Han tersenyum dengan lebar—dia senang bahwa pemuda satu ini mau percaya dengannya. "Mana mungkin buku yang kupungut dari tempat sampah bisa begitu berharga hingga mencapai Spirit Class Technique? Hehe,"


Yuan Han melihat itu. Dia sadar bahwa orang ini mencoba untuk menipu pemilik toko sebelum nya.


Yuan Han hanya tersenyum penuh misteri. "Bodoh," Benak Yuan Han. "Apa dia mencoba untuk menipuku? Sejuta Tahun terlalu cepat untukmu menipuku!"


Sebelum pergi, Yuan Han membeli peta Domain Agung Naga.


Ramai, dan itu begitu berisik,


Yuan Han mengikuti Lin Han sembari bersenandung, dia tampak ceria.


Huang Shi yang mengikuti dari samping, akhirnya bertanya. "Kenapa kamu senang? Bisa saja dia menipuku," Bisiknya agar tak terdengar oleh Lin Han.

__ADS_1


Yuan Han tertawa besar. "Begitukah? Aku lumayan percaya bahwa ini adalah buku yang cukup bagus, dan Fellow Daoist Lin tak akan menipuku, aku yakin itu," Ucap Yuan Han dengan suaranya yang agak besar.


Huang Shi tertegun. Buku lusuh, penuh sobek, dan lembarannya tampak kusam, dibilang bagus? Apa Yuan Han memiliki masalah dengan otaknya.


"Yah… jika kamu berkata seperti itu," Huang Shi berkata dengan pelan. "Aku akan percaya,"


"Ya, percayalah padaku," Ucap Yuan Han. "Oh persiapkan dirimu," Gumam Yuan Han.


Beberapa saat kemudian, mereka tiba di rumah Lin Han, dan Lin Han mengusulkan untuk masuk ke dalam rumah. "Perutku lapar, dan hari sudah siang! Mari kita makan, istriku akan menyambut kalian,"


Yuan Han tetap tersenyum dan menganggukkan kepalanya, tak menolak untuk mengikuti nya.


Rumahnya tampak akan roboh, tapi saat masuk, mereka langsung disambut oleh wanita menawan, dan wajahnya juga tampak pucat.


Bahkan saking menawan nya, Yuan Han tertegun. Dia kemudian berkata. "Brother Lin mempunyai istri yang cantik!"


Yuan Han tertawa besar, dan Lin Han hanya mengikuti nya. "Aku beruntung! Tapi kurasa Brother Han lebih beruntung! Dao Companion-mu juga terlihat luar biasa cantik!"


Yuan Han tertegun, lalu menoleh ke arah Huang Shi. Huang Shi juga menatapnya, dengan sedikit rumit. "Ku-kurasa memang Huang Shi memang jauh lebih cantik…" Batin Yuan Han. "Aku baru menyadari nya,"


Dia kemudian menghilang kan pikiran itu lalu berkata. "Tidak, tidak, Istrimu jauh lebih cantik! Haha, dan juga, Yuan Huang bukanlah Dao Companionku! Kami hanya sahabat!" Yuan Han berkata dan tertawa besar.


"Begitukah? Di hadapan ku, tidak ada namanya sahabat di antara perempuan dan lelaki!" Lin Han tertawa besar, lalu membawa Yuan Han dan Huang Shi kemeja makan bersama Istrinya.


Isitri dari Lin Han memperkenalkan dirinya sebagai Yuan Song, membuat Yuan Han menaikkan alisnya dan bertanya. "Apa anda termasuk Yuan Clan?"


Saat itu suasana menjadi lebih mencekam. Lin Han dan Yuan Song menatap Yuan Han dengan tajam, membuat suasana menjadi sangat buruk.


"Apa? Apa pertanyaan ku menyinggung kalian? Tapi maaf, aku mencari Yuan Clan yang tersisa,"


Yuan Song menatap Yuan Han dengan mata tajam, dia diam-diam bersiap-siap untuk menyerang Yuan Han. "Kenapa kamu ingin mencari Yuan Clan? Dan Yuan Clan darimana itu?"


"Aku tak bisa mengatakannya, tapi aku bisa menjawab pertanyaan kedua," Yuan Han tersenyum dan berkata. "Divine Phoenix Continent,"


BAM!


Suara ledakan terjadi, dan Yuan Han memindahkan dirinya kesuatu tempat yang ada di ruangan, dan tersenyum dengan ringan saat berkata. "Kenapa marah? Apa ada sesuatu?"


"Dari mana kau?" Yuan Song dan Lin Han berdiri bersebelahan dan bertanya dengan tajam pasa Yuan Han. "Apa kau dari Blue Wills Sect?"


"Itu musuhku," Yuan Han tersenyum tipis. "Soal asalku, kau tak perlu tahu Bibi,"


Yuan Song dan Lin Han saling menatap, mereka curiga pada Yuan Han, dan Huang Shi berasal dari Blue Wills Sect, bagaimana pun juga, Blue Wills Sect adalah musuh mereka, dan musuh dari musuh adalah teman.


Yuan Han terus mengamati gerak gerik mereka, mencoba untuk mencari sebuah kebohongan,


"Oh, karena seperti nya Bibi Yuan memang berasal dari Yuan Clan, maka aku akan mengatakan namaku," Yuan Han sekali lagi muncul di depan mereka, dan saat mereka hendak melompat untuk menjauh, mereka merasakan sesuatu yang aneh terjadi.


"Mohon jangan mengelakku, sangat susah untuk mengendalikan Ruang jika sedikit aja kesalahan, aku bisa memindahkan kalian ke Celah Ruang, kalian akan terjebak di sana selamanya dan Soul Force-ku akan habis jika kalian seperti itu terus," Yuan Han dengan senyumnya berkata dengan serius. "Aku tidak memiliki niatan buruk, tenang saja,"


"Ruang? Kau dapat mengendalikan Ruang?!" Lin Han berkata dengan terkejut.


Orang yang dapat mengendalikan Ruang adalah Cultivator yang amat sangat kuat, mereka bisa memisahkan apapun dan memindahkan mereka ketempat antah berantah.


Terlebih lagi ini seperti nya bukan lagi Elements Law.


"Ya, begitu lah," Yuan Han kemudian mengatupkan tangannya dan berkata. "Salam Bibi Song, nama saya Yuan Han, berasal dari Yuan Clan Divine Phoenix Continent,"


Yuan Song terkejut mendengar itu, dia mengerutkan dahinya dan berkata. "Jadi, Han Shi adalah nama samaran?"


Yuan Han hanya tersenyum lalu berdiri tegap. "Ya, aku Yuan Han, dan perempuan ini Huang Shi,"


---------


Okeh,


Aku bakal berusah sering2 Update, jadi dukung Authornya ya?


Seperti komen atau like, wkwkwk :v

__ADS_1


Kalau begitu, bye


__ADS_2