
Ch. 32 ~
Hari malam, dan Yuan Han kembali ke kamarnya, lalu berbaring memikirkan semua yang dikatakan Huang Shi. Menatap punggung lengannya yang terangkat, Yuan Han menyipit dan berkata dalam hati. "Qi Condensation, Elements Gathering, Dao Foundation, Dao Self, Core Formation, Core Enhancements dan Nascent Soul, setelah itu Elements Creation lalu harus pergi ke Middle Realm."
Yuan Han mendesah pelan saat sadar bahwa jalannya masih panjang. Dia kemudian duduk dan membuka Heavenly Dragon Aura, lalu membacanya satu persatu.
"Untuk menyempurnakan Heavenly Dragon, aku harus meningkatkan 5 Primal Elements hingga Dao,"
Tanpa basa-basi, Yuan Han langsung menutup buku, lalu memutar semua Unsur, mulai dari 5 Primal Elements hingga Spatial Law.
Dengan begitu, malam terlewati, dan Yuan Han pergi dari kota menuju ke perbatasan.
Angin bertiup kencang saat Yuan Han dan Huang Shi melesat bersama-sama, hampir melewati perbatasan. "Sedikit lagi," Yuan Han tersenyum saat sadar bahwa Qi mulai memadat.
Sedangkan Huang Shi, mengerutkan dahinya. "Qi disini sangat padat! Aku tak percaya Benua Naga Hitam memiliki tempat seperti ini, bahkan Qi disini sejuta kali lebih padat!"
Beberapa detik berlalu, dan secara mendadak, Yuan Han terengah-engah. Udaranya berat, dan badannya terasa ada gunung.
Huang Shi juga sedikit terengah-engah, badannya juga terasa berat dan tubuh nya hampir tak bisa di gerak, 'kan!
"Kita turun… disini," Yuan Han mulai kehilangan kesadaran, dia kemudian turun kebawah bersama Huang Shi.
Bai Xueyue yang juga mengikuti dari tadi, merasakan Qi disini sangat-sangatlah padat. Walau tubuhnya adalah Roh, itu masih bisa merasakan Qi yang pada di sekitar.
Yuan Han langsung mengambil posisi meditasi dan tak lama kemudian—dar! Dia berhasil menerobos ke Level 9. Itu terus melesat dan 1 jam dia udah di Mid-stage,
4 jam kemudian dia udah Late-stage, dan kemudian 12 jam itu sudah memasuki Peak-stage.
Saat Huang Shi dan Bai Xueyue melihat kecepatan ini, mereka tertegun dan mengerutkan dahi nya, seharusnya Yuan Han hanya menstabilkan diri saat di dalam tempat yang amat sangat penuh dengan Qi, namun sekarang…
3 jam kemudian, angin berhembus dengan kencang, guruh menggelegar dan mengguncang langit, tanah tidak bergetar namun mencekam, menciptakan suasana gelap yang tak berdasar,
Yuan Han sadar akan hal ini, jadi dia mengeluarkan kedua pusaka terbaiknya — satu Warisan Pedang dari Truedragon dan yang lain adalah Pedang dari Origin Yin Goddess,
Mereka berwarna emas dan biru, mengelilingi Yuan Han dan menciptakan fluktuasi super kuat yang menghempaskan segalanya.
Huang Shi bersembunyi jauh di balik pohon, dia tidak bertindak dan tidak perlu melakukan apa-apa. Dia tidak bisa melakukan apapun soal ini. Karena Cultivator memerlukan petir untuk membantu penerobosan, tapi sanggup atau tidaknya itu tergantung mereka.
Huang Shi mengangkat kepalanya, lalu kembali menatap Yuan Han. "Ini masih Earth Lightning, tapi mungkin sudah mendekati Heaven Lightning," Huang Shi bergumam, lalu menatap Yuan Han dengan sedikit aneh.
Tak perlu waktu lama, petir membombardir daratan, menciptakan getaran yang cukup kuat.
Huang Shi hanya menghindari petir-petir tersebut, lalu menatap kelangit. "Bukankah ini terlalu banyak?"
Dia tahu, bahwa Heavenly Tribulation tidak akan mengeluarkan petir sebanyak ini, tapi sekarang itu terjadi, petir ini bahkan beberapa kali lebih kuat daripada Heavenly Tribulation di Dao Foundation pada umumnya!
Disisi lain, Bai Xueyue sama sekali tidak panik, dia sangat tenang, setenang es, menatap Yuan Han dengan mata terbuka lebar. "Anak ini benar-benar istimewa," Kata-katanya pelan, tapi bisa dirasakan bahwa ada semacam ketertarikan padanya.
Di posisi Yuan Han, tubuhnya dikelilingi oleh Qi yang padat, dan badannya secara perlahan melayang ke atas langit.
Awan-awan yang mengepul kembali menggelegar, dan tak lama kemudian—bam! Petir itu menghantam Yuan Han, namun terhalangi oleh Es yang menutupi tubuh Yuan Han.
Bam!
__ADS_1
Bam!
Bam!
Petir terus menyambar dan tak memberi waktu luang buat Yuan Han tenang, dan tampak di sudut bibirnya, terdapat sepercik darah yang keluar.
Untuk sejenak, langit hanya mengeluarkan gemuruh, namun terdapat lingkaran cahaya yang amat sangat terang, menyilaukan mata, menciptakan cahaya untuk daratan, hingga akhir—BAM!
Petir dalam gerakan cepatnya menghantam tubuh Es Yuan Han, menciptakan keretakan dan akhirnya hancur, lalu sebelum Yuan Han sempat bertindak—bam! Petir itu kembali menghantam, Yuan Han tak berdaya dan mengeluarkan seteguk darah,
Dia tetap duduk dan tak bergerak, cukup panik namun segera tenang.
Di bawah, Huang Shi sudah siap untuk menyambut Yuan Han jatuh, dia bisa bergerak untuk menangkap Yuan Han kapan pun dia jatuh. "Itu barusan benar-benar, Heaven Lightning, terlebih lagi 2,"
Diam untuk waktu lama, secara tiba-tiba sakit menggerogoti tubuh, membuat Yuan Han berteriak dengan keras, namun bukan hanya itu, cahaya berwarna giok keluar dari tubuhnya dan langsung menutupi langit dengan cahaya.
***
Di dalam pikiran, Yuan Han terbangun. Yang pertama kali dia lihat adalah langit putih.
Tak ada apapun di sana.
Yang ada hanya putih polos, saat Yuan Han bangun, hal itu juga terjadi. Namun, anehnya, saat Yuan Han menatap kedepan, seorang pria berambut hitam pekat dengan mata hitam pekat nya, menatap Yuan Han dengan senyum kecil yang misterius.
"Siapa… kau?"
Pria itu tak menjawab, melainkan berjalan pergi, saat sadar Yuan Han terbengong, dia menoleh seolah-olah menyuruh Yuan Han untuk mengikuti nya.
Yuan Han bangun dan kemudian mengikuti lelaki itu.
Pria muda itu tersenyum lembut pada Yuan Han, lalu membalikkan badannya kearah gunung, dan mengangkat lengannya, tak lama kemudian, gunung ity lenyap tak tersisa, hanya ada energi tak terbatas mengalir dan menghembuskan angin kuat, serta—pengetahuan tentang Tata Ruang (Spatial).
Kesadaran Yuan Han kembali lenyap, saat itu sepenuhnya lenyap, ruang retak, dan dari lubang kegelapan tak berdasar, seorang wanita layaknya bidadari dari surga turun dari sana.
Dia tersenyum pada pria itu dan bertanya. "Apa sudah semua?"
"Belum, aku masih harus memberi-nya beberapa segel agar dapat bertahan dan nantinya dapat mengakses penuh ke Primeval Heaven Realm." Pria itu menggeleng kepalanya. Masih banyak jalan yang harus ditempuh. "Setidaknya saat dia mencapai Nascent Soul, 20% akses bisa di dapat kan,"
"Mm, beberapa triliunan tahun telah terlewati, dan kita berdua akan kembali berperang dengan 'Mereka'. Sekarang hanya ada 13 Primeval Heaven, dan beberapa juta Primeval Universe yang tersimpan di Primeval Source Realm bersama Primeval Heaven lainnya," Perempuan itu mendekat dan mendesah. "Aku tidak yakin kali ini bisa melawan'nya' bahkan generasi sekarang sibuk dengan kursi tak berguna itu,"
"Mm, aku setuju," Pria itu mengangguk. "Setidaknya delapan—tidak, kita membutuhkan 9 orang Dao Source, dan sekarang kira hanya memiliki 7, hanya tinggal 2 lagi…"
Melihat kecewaan di wajah pria itu, perempuan nan cantik tersebut mendekati nya dan memeluknya. "Bahkan jika 'Kali Ini' adalah giliran Primeval Heaven kita untuk berkorban, kita pasti akan bertemu lagi di kehidupan sebelum nya,"
Pria itu tersenyum dan merangkulnya. "Ya, itu pasti istriku,"
***
Saat Yuan Han membuka matanya, yang pertama kali dia lihat adalah atap. Dia duduk dan menemukan dirinya saat ini ada di atas ranjang, dan tak jauh dari sana, seorang perempuan tidur dengan kepala di atas meja,
Yuan Han mengedipkan beberapa kali matanya, dan heran. "Ini… aku dimana?"
"Oh?" Perempuan yang berambut cokelat tersebut yang tak lain dan tak bukan adalah Huang Shi, bangun dengan mata yang digaruk. Dia tampak ngantuk. "Kau sudah bangun?"
__ADS_1
"Ya," Yuan Han mengangguk. "Sekarang kita dimana?"
"Houfeng Village, itu terletak tak juah dari perbatasan," Huang Shi bangun dan menatap Yuan Han. "Bagaimana keadaan mu?"
"Baik-baik saja…" Yuan Han menahan nafasnya, dan tersenyum dengan lebar. "Aku berhasil menerobos ke Dao Foundation! Hebat! Luar biasa! Aku tak percaya ini!" Yuan Han melompat-lompat di atas kasur, lalu turun dari kasur nya dan menggoyangkan seluruh tubuhnya. "Rasanya lebih ringan, dan mungkin aku bisa bergerak 10× lebih cepat,"
Yuan Han sekarang mengerti, alasan kenapa dia bisa kalah sari Dao Foundation—itu karena perbedaan antara dua tahap itu berbeda layaknya langit dan bumi!
Mereka benar-benar mendapatkan kekuatan hebat saat memasuki Ranah ini. Tapi, yang sekarang yang membuat Yuan Han heran, kenapa dirinya bisa menang melawan Dao Self sebelum nya? Walau tak bisa dibilang menang, tapi setidaknya dia bisa dibilang memukul mundur Dao Self!
"Bukan hanya kamu menjadi Dao Foundation, tapi kamu juga menjadi Dao Child, wahai Dao Child Yuan, oh benar, aku tidak mengambil dua pedang aneh mu, karena aku tidak bisa mengangkatnya, jadi masih terletak di hutan," Suara Huang Shi terdengar secara tiba-tiba, membuat Yuan Han tertegun.
"Dao Child? Benarkah?," Yuan Han memejamkan matanya, dan tak lama kemudian Buku yang jauh nya 3 meter dari sana muncul di samping Yuan Han, dengan keadaan melayang. "Itu benar," Yuan Han tertegun.
Dia menggunakan Spatial Law nya untuk mengambil kembali kedua barang yang ada jauh dari tempat Yuan Han, dan itu membuat nya sedikit terkejut.
Dao Child adalah seseorang yang berhasil mencapai Dao sebelum Dao Self, itu adalah keberadaan spesial yang memiliki kondisi spesial,
"Sekarang statusmu benar-benar melambung,"
Yuan Han hanya tertawa kecil, mana mungkin, bahkan dirinya tak berpikir status sebagai Dao Child akan membuat orang begitu ketakutan. "Setelah dipikirkan lagi, Sister Huang kenapa bisa mencapai Dao Self pada umur sebelum 20 tahun?" Yuan Han langsung menanyakan nya pada Huang Shi.
Huang Shi mengedipkan matanya beberapa kali. "Di tempat ku dulu, keluarga ku sangat menghargaiku, dan memberiku banyak sumber daya, bakatku juga tak buruk jadi bisa mencapai Dao Self,"
"Hmm," Yuan Han sedikit berpikir dan menyipitkan matanya. "Yang kurang adalah Sumber daya ya…?" Yuan Han kembali berbatin. "Tapi, aku memiliki banyak sumber daya, dan hingga sekarang masih belum habis."
Demonic Core dari True Dragon juga belum dia serap karena takutnya tak bisa dia tampung secara penuh.
"Baiklah," Yuan Han mengangguk pada Huang Shi. "Aku ingin bermeditasi sejenak, bisakah pergi dulu?" Yuan Han langsung mengusir Huang Shi, dan Huang Shi mengerti, jadi dia keluar dan menutup pintu nya,
Yuan Han kemudian mengambil posisi meditasi, lalu membuka kalung giok nya. Dia menatap dengan dalam kalung giok tersebut.
Itu adalah peninggalan ayahnya untuknya, dan di dalam segel, mungkin ada pesan dari ayahnya.
"Kenapa diam?" Bai Xueyue tiba-tiba bersuara dari belakang Yuan Han. Dia sadar Yuan Han telah bangun, jadi dia masuk ke dalam dengan tubuh transparan nya. "Kau tinggal meneteskannya dengan darahmu, dan selesai,"
Yuan Han tertegun, lalu menoleh. "Itu saja?"
"Ya," Bai Xueyue sedikit kesal karena seperti nya Yuan Han meragukan dirinya. "Memang kau mengharapkan apa? Membuka segel dengan Dao of the Heaven? Atau menumpahkan sejuta darah dari umat manusia?"
"Bisa dibilang begitu," Perkataan Yuan Han membuat Bai Xueyue tertegun dan mengepalkan tangannya. "Tapi karena tidak merepotkan, jadi aku bersyukur," Yuan Han mendengus pelan, dia benar-benar lega.
Dia tak masalah berjalan di atas lautan api dan berenang di lautan es, tapi masalahnya itu merepotkan dan pasti buang-buang waktu, terlebih lagi Yuan Han memerlukan seluruh waktunya untuk latihan.
Yuan Han kemudian mengambil pedang emas yang ada di sebelahnya, dan mengikis lengannya hingga berdarah, dan darah itu menyucur ke giok, lalu mengalir kebawah.
Kemudian, tak ada yang terjadi. Yuan Han dan Bai Xueyue mengedipkan matanya beberapa kali. "Kenapa tak ada yang terjadi?"
Bai Xueyue mencibir. "Itu karmamu,"
Tak perlu waktu sejak itu, sinar hijau kemudian menerangi ruang, membuat mata mereka silau dan tak lama kemudian, sebuah bayangan pria paruh baya terbang di depan Yuan Han.
Pria itu berambut hitam dengan mata biru, tersenyum padanya. Jika dilihat secara teliti, maka di bagian mata dan cara mereka tersenyum terlihat sama.
__ADS_1
Yuan Han dan Bai Xueyue tertegun. Tapi yang paling tertegun adalah, Yuan Han yang mengepalkan lengannya. "Ayah… apa kau Ayahku?"