
Ch. 30 ~
Yuan Han turun kebawah, mengikuti seorang pria.
Saat lantai tak lagi menurun, Yuan Han melihat orang-orang dengan meriah berpesta, meminum minuman keras dan bersenang-senang.
Di sana terdapat 4 pelayan wanita yang mengantarkan pesanan. Kecantikan mereka semua terlihat sedikit di atas rata-rata.
"Apa ini Bar?" Tanya Yuan Han.
"Ya, begitu lah," Pria itu terus berjalan, dan Yuan Han yang tadinya terdiam dan berhenti, kembali mengikutinya dari belakang.
Hingga dia sampai ke dapur. Tidak berhenti sampai di sana, pria itu kemudian mengajak Yuan Han untuk ke halaman belakang dari kedainya, dan menyuruhnya mencuci piring.
Yuan Han hanya tersenyum kaku, lalu memandang tumpukan piring yang ada di baskom besar. Itu banyak dan mungkin jumlahnya mencapai 100,
Glek,
Yuan Han menelan ludahnya secara kasar, lalu mencuci piring itu secara satu persatu.
Sembari merenungkan banyak hal, Yuan Han sadar bahwa dirinya bisa menggunakan Water Elements Law.
"Ini berhasil," Yuan Han mengendalikan air, dan menggerakkan air tersebut untuk membersihkan semua piring setelah Yuan Han berikan setengah dari sabun.
Seusai Yuan Han mencuci piring, dirinya langsung mengambil posisi untuk bermeditasi.
Sebelumnya Yuan Han mengalami suatu kondisi khusus, dimana berbagai bayangan tentang Ruang muncul di benak, dan saat Yuan Han mencoba untuk mengingat nya, dia bisa merasakan bahwa Spatial Elements Law nya meningkat.
Dia kemudian melihat kearah batu yang tak jauh arahnya, mengarah kan tujuan kesana, lalu batu itu menghilang dan muncul ke depan Yuan Han secara tiba-tiba.
"Bagus," Yuan Han tersenyum lalu menganggukkan kepalanya.
Dia juga sudah meningkatkan kekuatan nya hingga Level 6, dengan begini, tinggal sedikit lagi dia akan mendapatkan kembali tahap nya. Sedangkan kekuatan nya, Yuan Han yakin bahwa dia sudah melebihi kekuatan nya yang dulu!
Yuan Han tersenyum, dan mendadak seorang pria datang. Itu adalah Master dari Bar.
Dia datang apda Yuan Han. Lalu bersiul karena kagum. "Kamu melakukannya dengan hebat, pertahankan seperti ini, maka aku bisa membebaskan mu,"
Yuan Han tak menyahut, melainkan tersenyum dengan tipis. "Aku bisa memanfaatkan ini untuk mengendalikan Elements Law milikku," Benak nya.
"Kalau begitu aku akan membawa beberapa dulu," Pria itu kemudian mengumpulkan piring-piring itu, lalu mengangkatnya untuk membawa pergi.
Dengan begitu, pekerjaan Yuan Han yang diselingi oleh latihan dimulai.
Setiap hari piring datang padanya, dan menumpuk layaknya gunung, dan Yuan Han menyambut semua itu, lalu membereskannya dengan mudah.
Bai Xueyue selalu menatap Yuan Han, dan terkadang dia pergi untuk berjalan-jalan.
Seminggu berlalu, dan kini adalah malam terakhir Yuan Han di kedai, jadi dia mempersiapkan segalanya.
Di Kamar yang diberikan oleh Master Bar, dia membereskan berbagai barang, dan memasukkan nya ke dalam tasnya. Tak lupa dengan baju-baju yang ia gunakan sebelum nya.
Penampilan Yuan Han yang sebelumnya terlihat seperti rakyat jelata, kini terlihat benar-benar seperti seorang Taoist muda, dan Yuan Han mendengus puas.
"Aku akan pamit pada Master dahulu," Yuan Han membuka pintunya, menutup pintu itu lalu berjalan keluar dari sana.
Jubah hitam nya berkibar, dan rambut hitam panjang Yuan Han yang terikat kebelakang melambai-lambai saat Yuan Han terus berjalan.
Dia kemudian turun kebawah, namun mendengar ada keributan, segera dia berhenti.
"Nona! Segera serahkan dirimu! Kamu sudah membuat masalah padaku!"
"Benar! Walau parasmu sangat amatlah menawan, bukan berarti semua pria takluk!"
"Jika kamu mau hidupmu selamat, ikutlah dengan kami,"
Suara itu terdengar dari 3 segerombolan, dan mereka terlihat garang dan kasar.
Tetapi bukan itu yang dia ingin dengar, melainkan sahutan dari perempuan itu yang hingga kini tak terdengar.
"Bisa kah kalian diam sejenak?" Itu adalah suara perempuan, dan itu terdengar suram.
Kemudian, dia merasakan lonjakan Qi di sana, melebarkan matanya lalu bergegas kesana.
Saat tiba, seorang pria itu sedang di cekik oleh seorang wanita cantik, dengan gaunnya yang coklat terang, seperti rambut wanita itu, yang juga seperti warna coklat terang, kakinya menginjak seorang lelaki lagi di sana, dan lainnya terbaring tak sadarkan diri tak jauh dari sana.
__ADS_1
Yuan Han terkejut, dan segera membaca bahwa praktik wanita ini adalah puncak Dao Foundation—tidak, mungkin Dao Self!
Menelan ludah, Yuan Han kemudian maju kedepan, dan tak sengaja menyenggol kepala salah satu rekan tiga berandalan itu, yang kini terbaring.
Yuan Han menelan ludahnya, lalu menatap wanita itu dengan aneh. Wanita itu benar-benar tak menahan diri.
"Apa? Apa ada sesuatu diwajahku? Atau kamu juga sama dengan mereka?" Perempuan itu bertanya pada Yuan Han, ada nada kekesalan di sana.
"Tentu saja tidak Nona," Yuan Han tersenyum dan berkata. "Aku ingin pergi setelah pamit, silahkan nikmati bir anda," Kemudian Yuan Han kembali kejalur, dan segera mencari master.
"Master!" Yuan Han terengah-engah. Lalu dengan cara bicara yang aneh, bertanya. "Apa kau tidak tahu apa yang terjadi diluar?"
"Oh? Wanita itu? Itu sudah biasa terjadi, dia akan membayar beberapa kompensasi karena sudah membawa kekacauan pada kedai ini," Ucap Sang Master Bar yang tampak acuh tak acuh, memasak untuk makan malam. "Oh, Yuan, kamu sudah akan pergi? Bukan kah itu besok? Aku padahal berencana ingin membuat pesta kecil untuk mengantarmu pergi,"
Yuan Han mengedipkan matanya, dan menggeleng kepalanya. "Aku tak memiliki waktu lagi, bagaimana pun juga, aku juga harus segera menjadi kuat," Ucap Yuan Han.
Master Bar terkejut lalu tertawa besar. "Baiklah, aku tak mengerti cara Cultivator tapi aku bisa melihat tekadmu, anak muda," Dia kemudian berjalan menjauh, lalu mengambil sesuatu di atas meja, dan memberikannya pada Yuan Han.
Yuan Han menerimanya dengan heran. Itu sebuah lempeng batu berwarna hitam, dengan aura aneh yang begitu mencekam. "Apa ini?" Gumam Yuan Han.
"Suatu hari," Master Bar itu tahu kebingungan Yuan Han dan segera bercerita. "Seorang anak kecil, bersama teman-teman nya pergi ke hutan. Mereka menjelajahi sungai, gunung dan lembah, hingga mereka tiba di tempat banyak binatang aneh,
Mereka menerima banyak harta dari sana, Pedang, Tombak, Busur, dan Lempeng Batu.
Mereka kemudian kembali ke desa dan menyimpan barang-barang itu.
Tak lama sejak saat mereka kembali, salah satu anak mati, dan hartanya mencair, membuat lantai bolong dan kemudian membakar rumahnya.
Lalu yang menerima tombak, rumahnya menjadi es, hanya menyisakan jasad yang telah hancur menjadi serpihan kristal, yang busur rumahnya hancur karena topan yang entah datang dari mana, dan itu menghancurkan setengah dari desa.
Yang lempeng batu, semua keluarganya mati entah karena apa."
Yuan Han mengerutkan dahinya. "Apa ini… kisah mu?"
Master dari Bar tersenyum dengan penuh misteri. "Menurut mu?"
Yuan Han mengedipkan mata beberapa kali, memejamkan nya, lalu mendesah dan kembali membuka matanya. "Apapun itu, aku akan menyimpan ini,"
Yuan Han entah bagaimana merasakan riak dari Qi yang aneh, dan dia merasa lempeng batu itu bukan lempeng batu biasa.
Setelah itu dia pamit pada orang tersebut, lalu pergi meninggalkan bar.
Saat Yuan Han berhenti di Hutan, dia kemudian merenungkan banyak hal. "Aku teringat dengan Gu Lin Tian dan Liu Lihua," Gumamnya. "Kurasa mereka sudah pergi duluan,"
Lokasi Yuan Han saat ini sangat dekat dengan perbatasan antara Domain Besar Naga dan Domain Agung Naga. Seharusnya 2 atau 3 hari kedepan dia akan tiba di sana.
"Oh, benar! Bai Xueyue! Gadis itu kemana dia?! Selama 3 hari ini aku tak melihat sedikitpun ekornya!"
"Kau mencari siapa?"
Yuan Han menarik nafasnya, lalu menoleh kebelakang. Di sana Bai Xueyue melayang. Yuan Han terkekeh pelan lalu berkata. "Kalau jadi hantu memang mudah membuat orang terkejut,"
"Hmph, sebaiknya kita segera pergi, ada yang mengikuti mu dari belakang,"
Yuan Han menaikkan alisnya, lalu mengerutkan nya. "Siapa?"
"Itu perempuan berambut cokelat, dia berada di Dao Self, dan Dao nya adalah—"
Belum sempat Bai Xueyue menyelesaikan kata-katanya, perempuan berambut cokelat terang datang menghampiri.
Matanya yang indah, tapi terkesan tegas itu menatap Yuan Han. Bibirnya merah muda, dan pakaiannya serba kuning yang terlihat mempesona.
Aura kebangsawanan keluar dari sana, membuat siapapun yang merasakan akan menduga bahwa perempuan itu adalah dari keluarga terhormat.
"Nona?" Yuan Han pertama kali yang berbicara. Dia cukup terkejut saat sadar bahwa dia sama sekali tak bisa merasakan hawa keberadaan sebelum nya. "Apa ada sesuatu yang kamu ingin kan denganku?"
Perempuan itu menatap Yuan Hah, matanya memejam sejenak, lalu terbuka dengan pelan. "Aku ingin bertanya arah padamu,"
"Arah?"
"Ya, sebelum nya aku menggunakan Void Path, dibantu oleh Ibuku untuk kemari,"
"Ohh, jadi secara tak sengaja kamu dikirim kesini ya?" Yuan Han kemudian mengingat kondisinya sebelum nya. Dia heran dengan kondisi yang sama, tapi tak memikirkannya sama sekali. "Jadi kemana sebenarnya tujuan mu?"
"Blue Wheel Sect,"
__ADS_1
Yuan Han manggut-manggut, lalu menatap wanita yang ada di depannya. Dia sedikit curiga dengan latar belakangnya, karena Void Path bukan lah hal yang biasa,
Void Path yang digunakan Yuan Han beda versi dengan Void Path yang digunakan oleh perempuan ini, tapi tetap saja itu akan sangat jarang karena memerlukan pemahaman yang mendalam pada Spatial Law.
"Apa kamu mau menjadi murid di sana?"
Mendengar itu, perempuan tersebut menyentuh bibir merah, berpikir lalu mengangguk. Entah apa yang dia pikirkan, tapi yang pasti sebelum nya dia sama sekali tak memiliki keinginan untuk memasuki Sekte, mungkin.
"Apa kamu tahu bahwa Benua Naga Hitam dibagi?"
Mendengar itu, perempuan itu menggeleng kepalanya.
"Baiklah, Benua Naga Hitam dibagi menjadi 3 Domain, Domain Kecil, Domain Besar dan Domain Agung.
Setiap Domain memiliki tingkat kekuatan nya, dan untuk memasuki Domain Agung, jika ingatan ku benar, maka kamu harus berada di Dao Self dan meminta izin pada RaJa Naga—"
"Aku ingin pergi ke Blue Wheel Sect, bukan meminta informasi,"
"Kau ingin aku mengantarmu? Baiklah, kalau begitu, sampai jumpa," Yuan Han dengan segera memanggil Flying Sword-nya, dan naik ke sana, lalu melesat melewati langit malam.
"Dia masih mengikuti," Bai Xueyue berkata di samping Yuan Han, memandang gadis tersebut dengan datar. "Dia benar-benar tipe keras kepala,"
"Aku tahu kalau akan bermasalah jika bertemu dengannya," Yuan Han menggertak kan giginya. "Bagaimana pun juga, seharusnya Domain Agung Naga akan segera terlewati dalam waktu beberapa hari, dan aku juga tak perlu izin pada Raja Naga, jadi, Domain Agung Naga adalah tempat teraman!"
"Tapi aku harus memikirkan posisiku yang harus terbang dengan Flying Sword selama beberapa hari," Yuan Han tambah menggertak kan giginya. Dia kemudian menciptakan Devouring untuk menyerap Qi. "Aku harap dengan ini aku bisa bertahan!" Gumam Yuan Han.
Melihat punggung yang mulai menjauh itu, perempuan tersebut menggertakkan giginya—orang ini terlalu gesit!
Perempuan itu mempercepat terbangnya, dan dalam 3 tarikan nafas, dia sudah sejajar dengan Yuan Han. "Hei! Aku hanya meminta untuk mengantarku!"
"Hanya akan ada masalah jika terlibat!" Yuan Han menambahkan kecepatan nya, dan perempuan itu menggertakkan giginya.
"Baiklah jika itu mau mu," Dia kemudian mundur, menarik pedang nya, lalu menebasnya kearah Yuan Han, sehingga energi yang diludahkan dari sana, dengan cepat melesat kesana.
Yuan Han berhenti dan langsung melompat kesamping. Dia menggertakkan giginya, lalu mengaktifkan Spatial Elements Law dan dalam sekejap mata, dia menghilang begitu saja.
Perempuan itu terengah-engah, dia kemudian menutup matanya.
...
Yuan Han berada di bawah, bersandar di pohon, dan bersembunyi dalam kegelapan, tampak diwajahnya bahwa dirinya panik, sebelumnya perempuan itu tak menyerang, dan sekarang dirinya menyerang, kekuatan nya bahkan tak terbayangkan oleh Yuan Han.
Jika saja tebasan tadi mengenai Yuan Han seujung rambut saja, maka bisa dipastikan Yuan Han akan mengalami beberapa kelumpuhan.
"Apa aku harus mengantar nya saja? Tapi itu akan merepotkan, dan aku tidak tahu tujuannya kesana, terlebih lagi dia orang dari luar Benua. Dan wanita itu seperti nya 'Sedikit' liar." Yuan Han mengatupkan giginya.
Bam!
Sebilah pedang secara mendadak menancap di depan Yuan Han, lelaki muda itu menjerit dan berencana untuk kabur, namun saat itu lonjakan Qi di langit membuat nya kehilangan kekuatan.
"Sebelumnya aku pernah menghadapi Dao Self dan mereka bertiga tidak melakukan ini," Yuan Han panik. Jelas perempuan ini lebih kuat dari pada mereka.
"Kau cukup mengantarkan nya saja kan?" Bai Xueyue tiba-tiba bersuara. Dia cukup takut bahwa Yuan Han akan mati begitu saja. "Cukup antar dia dan begitu selesai!"
"Kau secara tidak langsung menyuruhku untuk menjadi Walinya!" Yuan Han menggertakkan giginya. Dia menatap mata perempuan yang kini melayang dengan anggun, kedepannya.
"Aku ingin kamu menuntunku ke Blue Wheel Sect,"
Yuan Han mengatupkan giginya lalu berkata. "Nona, bahkan tanpa kamu ingin pergi kesana, kamu juga tidak akan bisa pergi karena memerlukan Izin dari Raja Naga…" Yuan Han salah memilih kata-kata. Dia kemudian sedikit berpikir. Tak ada salahnya untuk nya ikut bersama Yuan Han. Dan dirinya bisa melindungi Yuan Han. "Mm, baiklah, aku bisa membawamu kesana, tapi, kamu harus menemui Raja Naga itu sendiri, aku tak ingin menemuinya,"
Yuan Han harus berhati-hati menyembunyikan Dragon God Bloodline dan Heavenly Dragon Technique dari Cultivator yang berasal dari True Dragon Qi Palace.
Bagaimana pun juga, Yuan Han belum cukup mampu untuk memikul tanggung jawab besar sebagai Palace Master.
Dan disekitar Istana Raja Naga, pasti banyak Cultivator yang berasal dari True Dragon Qi Palace.
Perempuan itu kemudian tersenyum lembut. "Terimakasih,"
-----------
Author Note's
Okeh, semoga dak membosankan, entar lagi Arc ini bakal tamat, dan itu sampai Yuan Han menginjakkan kaki di Blue Wheel Sect.
Sebagai tambahan, maaf aku gak bisa membuat Novel yang cukup *terasa* misterinya, dan jalan ceritanya untuk selanjutnya udah tertebak :v
__ADS_1
Yah, aku bakal tambah jalan cerita yang mungkin tak terpikirkan oleh kalian :v
Kalau begitu, Bye