Dao Sovereign

Dao Sovereign
Ch. 22 ~ Nona Liu dan Demonic Wave V (End Arc 1)


__ADS_3

Ch. 22


Yuan Han menatap pertempuran yang ada di sana. Lalu berjalan kearahnya, dengan sebilah pedang dilengan,


Jalan semakin lama semakin, cepat, semakin lama itu terlihat seperti berlari dan tak lama, Yuan Han bergabung dengan para elit Dao Foundation, menyerang Silver Apes itu dengan ganas.


Berbagai pukulan berhasil yang hindari, Yuan Han berdiri di atas kepala Silver Apes, menyelimuti bilah pedangnya dengan Qi, lalu—slerp! Pedang itu masuk ke dalam, namun tidak sedalam yang dipikirkan,


Silver Apes merasa kesakitan, jadi dia mengayunkan lengannya, membuat yang di sekitar nya terhempas.


Orang-orang melihat adegan itu, menarik pedang mereka, dan beberapa mengeluarkan Fire Elements Law bersama Wood Elements Law.


Wood Elements Law berguna untuk mengikat Silver Apes, dan Fire Elements Law berguna untuk membakar kayu bersama Silver Apes, jadi, saat Api menyentuh kayu, segera api berkobar dengan kuat, dan Yuan Han melompat mundur untuk menghindari dibakar hidup-hidup.


Walau dia ingin mengumpati mereka karena melancarkan serangan selagi dirinya berada di atas monstee, Yuan Han tetap memuji kepintaran mereka yang dapat menciptakan dampak seperti itu.


"Pertahankan!" Yuan Han mengulurkan tangannya, menciptakan kembali kayu yang kemudian menjalar keluar, melilit lebih keras lagi Silver Apes, sampai-sampai tubuhnya tertutupi.


Saat Yuan Han sadar ada sesuatu yang aneh terjadi, dia mengaktifkan Devouring lalu melemparkan nya ke arah Silver Apes, sehingga—prass! Suara pecah terdengar, diikuti dengan cahaya pecahan berwarna biru.


Itu adalah Qi yang dihisap secara paksa oleh Yuan Han, sehingga Yuan Han mendapatkan keuntungan dari hal itu. Dia sudah menebak dan menunggu saat seperti ini, dan sekarang, dia sudah maju ke Late-Stage!


Yuan Han kemudian mengulurkan lengannya kearah Silver Apes, dan mengeluarkan api dari sana dan—brasss! Api melahap pohon yang menahan Silver Apes, membakarnya dengan ganas,


Tidak sedikit orang yang menyempatkan waktu untuk melemparkan api walau harus dihadapkan oleh lawannya lagi.


Selagi Yuan Han mengisi tenaga, Gu Lin Tian bersama seorang wanita berambut pirang menyapa Yuan Han.


Itu berasal dari belakang, jadi Yuan Han menoleh dan terkejut saat melihat wanita berambut pirang dengan mata biru, tersenyum pada Yuan Han.


Yuan Han mengerutkan dahinya dan bertanya ada apa.


Gu Lin Tian menjawab dia bisa beristirahat dan menyerahkan nya pada mereka berdua,


Mendengar itu, mata Yuan Han menjadi berbinar. "Kalau begitu sampai jumpa!" Yuan Han melompat keatas atap dan mulai bermeditasi.


Dia menarik semua Devouring sehingga dapat memulihkan Soul Ocean-nya sekaligus.


Gu Lin Tian yang melihat itu, mendesah dengan pelan. "Maaf ya, Saudari Liu. Dia memang seperti itu,"


"Tidak apa, tidak apa, dia orang yang menarik," Nona Liu tertawa kecil lalu bertanya apa kah sudah saatnya.


Gu Lin Tian tersenyum tipis dan menatap kearah Silver Apes yang masih meronta-ronta di dalam kurungan yang diciptakan oleh pemilik Wood Elements Law bersama dengan Fire Elements Law yang membakar pohon itu.


Seharusnya itu cukup kuat karena rata-rata Dao Foundation yang memberikan semua dampak tersebut.


Tersenyum dengan ringan, Gu Lin Tian melesat bersama Nona Liu, lalu menyerang kayu tersebut secara bertubi-tubi.


"Bagaimana Saudari Liu? Apa itu sudah memberikan dampak padanya?"


Nona Muda Liu menggeleng kepalanya. "Sayang sekali, tidak. Kulitnya benar-benar kuat!"


Gu Lin Tian mengangguk lalu berpikir sejenak. "Menurut mu, bagaimana dengan ledakan?"


Yuan Han pernah mencoba itu, dan itu tidak cukup untuk memukul mundur Silver Apes, tapi mungkin berbeda dengan Dao Foundation.

__ADS_1


Berpikir sejenak, Nona Liu kemudian mengangguk, dan yang lainnya mendengar dari tadi, juga mengangguk.


Itu mungkin bisa di coba, jika memungkinkan, mereka harus meledakkan nya dari dalam, karena di luar keras, maka di dalam seharusnya rapuh…


Tetapi mereka tidak berani berkata 'benar', kecuali jika mencobanya secara langsung.


Menjentikkan jari, Gu Lin Tian menciptakan 3 Api yang melayang di sekitarnya, begitu pula dengan yang lainnya. "Kita satu kan semua api ini!"


Gu Lin Tian mengulurkan tangannya, lalu mengarahkan Api-api tersebut kedepan, dan menyatukan nya di sana, diikuti dengan yang lainnya.


Api-api tersebut pertama-tama mengecil, sebelum akhir berkobar dengan besar, seolah-olah akan meledak kapan saja.


"Serang!"


Dengan sepenuh hati, mereka mengayunkan lengan secara bersamaan kearah Silver Apes, menciptakan badai api yang kemudian menghempas kan apa saja di sana, dan tak lama kemudian—bam! Ledakan besar terjadi, mengacaukan sekitar serta menciptakan suasana hening.


Ada sekitar 10 hingga 20 Monster mati, dan sisanya adalah Cultivator yang tak ada persiapan untuk menanggung ledakan besar seperti itu.


Sedangkan Gu Lin Tian serta Nona Liu, terhempas ke gedung. Mereka berdua mengeluarkan seteguk darah,


Sedikit melirik, mata yang tadinya penuh dengan kerutan, kini cerah layaknya matahari yang bersinar saat melihat hanya ada bongkahan batu besar, di dalam kaki dengan tanpa badan di atas.


"Berhasil!"


Gu Lin Tian bersorak lalu tos bersama Nona Muda Liu yang tertawa. Mereka benar-benar senang dalam hal ini,


Sedangkan Yuan Han yang merasakan hawa panas dan ledakan, membuka matanya dan mendesah pelan. "Sepertinya aku tidak akan dapat bagian kali ini,"


Tersenyum dengan ringan, Yuan Han kemudian memikirkan tentang semua Demonic Core yang sudah dia kumpulkan sebelum nya.


"Ngomong-ngomong, apa aku melupakan sesuatu?" Yuan Han sedikit berpikir, lalu mendesah pelan. "Jika itu sangat penting, aku tak akan melupakan nya. Jadi itu mungkin saja tak penting,"


Yuan Han kemudian melirik kearah Gu Lin Tian, lalu mengarah ke Nona Muda Liu. Dia kemudian mengerutkan dahinya dan mendesah. "Kali ini rencana ku gagal ya, sia*lan!"


Di bawah, Gu Lin Tian melihat Yuan Han mendesah panjang. Dia lalu menarik kakinya dan melompat kearah Yuan Han,


Menapaki atap yang sama dengan Yuan Han, Gu Lin tian kemudian bertanya. "Apa yang kamu desahkan? Apa itu karena kamu tidak mendapatkan bagian di serangan terakhir?"


Yuan Han melirik kesamping. "Menurutmu? Kalau soal serangan terakhir, ya, itu juga membuat ku kecewa, tapi bukan karena itu,"


"Ho? Jadi apa yang membuat mu kecewa?"


Yuan Han tersenyum simpul, lalu melirik Nona Liu yang melompat kearah mereka. Dia kemudian memberi salam pada Yuan Han. "Rekan Dao Yuan,"


Yuan Han hanya tersenyum ringan. "Maaf, aku belum tahu siapa nama mu,"


Nona Liu menaikkan alisnya, lalu tertawa dengan pelan. "Maaf kalau begitu, nama ku Liu Lihua,"


"Dia Nona Muda dari Klan Liu," Sambung Gu Lin Tian.


Yuan Han menaikkan alisnya. "Klan Liu?"


Gu Lin Tian kemudian mengangguk kan kepalanya. "Katanya dia berguru dengan salah satu Grand Elder dari Blue Wheel Sect dan sedang mencari Senior nya,"


Yuan Han hanya "Oh," Dan mengangguk. Dia sama sekali tidak memedulikan itu dan bertanya pada Liu Lihua siapa senior nya ini.

__ADS_1


"Mm," Sedikit bermenung, Liu Lihua kemudian menaikkan pundaknya. "Kata Guru dia adalah Murid dari Blue Wheel Academy yang ada di Domain Kecil Naga."


Mendengar itu, Yuan Han menaikkan alisnya. "Apa kah ada orang lain yang pergi dari Domain Kecil Naga selain Gu Lin Tian dan diriku?" Benaknya yang berpikir.


Setelah bermenung sejenak, Yuan Han akhirnya berkata. "Semoga beruntung,"


Yuan Han tidak berpikir tentang itu adalah dirinya, karena pada dasarnya, Yuan Han mungkin masih calon, bukan murid Grand Elder, dan dirinya juga baru berguru dengan Grand Elder Huang Zhu, bagaimana bisa dirinya mendapatkan Junior bahkan hari saja belum di hitung?


Tidak masuk akal!


Juga, masalah ini tidak ada hubungannya dengan dirinya. Dia tidak memiliki hak untuk ikut mencari—"Kau harus membantu kami mencarinya," Dan saat ini, Gu Lin Tian berkata pada Yuan Han seperti itu, dan menambahkan. "Kamu juga murid dari Blue Wheel Sect, dan gurumu hanya Elder kan? Maka ini adalah kewajiban mu!"


Yuan Han mengerutkan dahinya. "Maaf sekali, aku tidak ingin!" Yuan Han kini menolak dengan keras.


"Jika kamu ikut membantuku, kamu akan mendapatkan Poin Konstribusi sebagai gantinya, bagaimana?" Liu Lihua berkata secara tiba-tiba. Dia tahu bahwa negosiasi ini akan berujung seperti ini,


"Berapa?"


"Setidaknya aku bisa memberimu harga setengah dari harta mu,"


Setengah!


Yuan Han menelan ludahnya. Jika dia hitung baik-baik, maka seharusnya itu mencapai—300.000 Poin Konstribusi lebih!


Itu cukup untuk membeli Magicak Items Profound Class,


Sedikit berpikir, Yuan Han kemudian menyeringai dan mengangguk. Lagi pula dia mempunyai 'kondisi' yang harus diperhatikan, dan perlu beberapa orang untuk menghancurkan 'kondisi' ini,


Dan tanpa Yuan Han ketahui, Blue Bird menatap nya dengan dalam, bersamaan dengan cahaya mengkilap, yang keluar dari matanya.


[End - Arc 1 : The Child and the Beginning of the Story]


--------------------


Finally!


Arc 1 selesai, aku akan mengambil beberapa waktu libur Karena otak memerlukan suatu pencerahan, (Berharap lah agar Author tak mengambil Libur selamanya wkwkwkwkwkwk)


Dan untuk suatu alasan, aku ingin menjelaskan sesuatu, Novel ini secara bertahap akan ku buat berat.


Aku tak tahu sampai seberat mana, tapi itu akan melibatkan banyak hal dan benar-benar diluar nalar T_T


Jadi perlu banyak hal yang perlu diperhatikan dan diperlukan.


Bahkan ada masa dimana aku menyesali menggunakan bahasa inggris, dan tetap aja, bahasa Indonesia agak gimana aja gitu, wkwkwkwkwkw


Akhirnya dilema, and yah, berakhir seperti ini, aku memilih pake Bahasa inggris sebagai nama beberapa tempat, dan tingkatan nya. Tapi rencananya akan ada nama tempat yang menggunakan bahasa indo kayak Domain Kecil, Domain Besar dan Domain Agung.


Semoga saat Chapter 23 tiba, aku semakin berkembang, amien


Oh, soal Libur, aku mungkin ngambil 1 hingga 2 minggu, sembari nyiapkan Arc 2


Semoga ceritanya semakin berkembang di masa depan, amien


Yah, kalau begitu, aku libur dulu, bye :v

__ADS_1


__ADS_2