
Ch. 27 ~
Yuan Han tak tahu kalau Blue Wills Sect akan mengirim murid mereka sendiri ke Benua Naga Hitam, untuk reruntuhan ini.
Dia merasakan kesal, dan dendam terus memutar dalam dirinya, menciptakan kegelapan tak berdasar.
Ketika berjalan, Yin Qi berputar terus menerus, membekukan lorong dan itu membuat seperti lorong tersebut tercipta dari Kristal biru.
Saat suasana beku mencapai tahap yang ekstrem, itu membuat topeng Yuan Han retak karena beku, dan akhirnya pecah, memperlihatkan mata biru yang sebelumnya kuning, dengan ekspresi sedih, dan dia tanpa disadari nangis.
"Hanya karena ini," Saat air mata itu mengalir untuk waktu ke-2 detiknya, air mata itu menjadi beku.
***
Perlu waktu untuk akhirnya Yuan Han berhenti, dia menatap kosong ke tempat yang ada di sekitar, dan di sana, seorang wanita berdiri.
Rambutnya berwarna hitam, matanya juga hitam, tapi penampilan bagai bidadari itu membawa aura dingin yang bahkan sejuta kali lebih kuat daripada Yuan Han!
"Anak muda, kelihatannya kamu hampir jatuh ke dalam jalur kegelapan,'
Mendengar itu, mata Yuan Han yang sebelumnya berwarna biru, perlahan menjadi lebih pekat daripada sebelumnya.
Dia diam, tak berbicara.
Perempuan itu mendesah dengan pelan. Lalu mengangkat tangannya, dan seketika, ruang menjadi berbeda,
Itu menjadi Gua gelap, dengan perempuan cantik tidur di atas batu es besar yang seperti tempat tidur.
Wanita bagai bidadari itu mirip dengan wanita yang ada di atas kasur es tersebut. Dia kemudian menatap Yuan Han yang sedikit berekspresi saat melihat reaksinya. Dia kemudian tersenyum dan berkata. "Ada apa? Kenapa seperti itu? Apa aku yang terlalu cantik, atau kemampuan-ku yang terlalu mengerikan?"
"Keduanya," Yuan Han bergumam singkat. Perempuan itu menaikkan alisnya dan tertawa pelan.
Dia mengatakan bahwa orang yang ada di sana adalah tubuhnya, dan yang kini ada di depannya hanya lah Nascent Soul-nya.
Dia mengatakan bahwa saat seseorang berada di Nascent Soul, maka ada kemampuan khusus yang membuat Cultivator yang walau kehilangan tubuhnya, jiwanya dapat berkeliaran untuk menunggu dihidupkan, atau merebut tubuh orang lain.
Mendengar itu, Yuan Han sedikit bereaksi. Tetapi reaksinya tidak terlalu banyak. "Jadi kau menginginkanku untuk menghidupkan-mu?"
Perempuan itu tersenyum tipis. "Aku akan memberimu beberapa teknik Yin serta pusaka, bagaimana?"
Yuan Han mengerutkan dahinya. Dia sedikit berpikir dan akhirnya menjawab. "Baiklah, aku akan menghidupkanmu,"
"Anak Pintar, aku menyukainya," Perempuan itu kemudian mengangkat tangannya, dan dua buah buku terbang ke arahnya. "Ambil ini, dua buku ini adalah walau itu keterampilan Divine Class, setidaknya itu bayaran yang cukup untukmu,"
"Divine Class?" Yuan Han mengernyit.
Tampak keheranan di wajahnya, membuat perempuan itu menaikkan alisnya. "Kau tidak tahu?"
"Yang ku tahu hanya Mortal Class dan Profound Class,"
Seketika perempuan itu tertawa dengan besar, Yuan Han hanya mengernyit dan menanyakan kenapa. "Kau tidak tahu apa itu Divine Class? Bukankah kau menggunakan lebih dari World Class?! Kenapa kau tidak tahu??"
Yuan Han hanya diam dalam menanggapi. Walau dia sakit hati ditertawakan, dia tetap diam, dia sama sekali tidak menanggapinya.
"Haha, baiklah, baiklah, sepertinya kau serius. Di atas Profound Class adalah Saint Class, dan di atasnya lagi adalah Divine Class.
Sebenarnya aku mempunyai Immortal Class, tapi aku tak ingin memberikan-nya padamu, takut nanti dirimu benar-benar akan jatuh dalam kegelapan." Perempuan itu tersenyum manis saat berkata. Yuan Han tidak merespon akan hal itu. "Aiya, kau ini benar-benar kaku. Aku kurang menyukainya, atau kecantikanku yang kurang?"
Tidak ada tanggapan dari Yuan Han, pada akhir-nya dia berkata. "Bisakah aku meminta bantuanmu?"
"Bantuan? Bantuan apa?"
Yuan Han mengambil kalung giok yang terikat di lehernya, dan menunjukkan-nya ke perempuan tersebut. "Aku ingin melepas segel yang ada di sini,"
"Oh," Perempuan itu mengangkat jarinya, lalu menggerakkan-nya. Seakan-akan mengikuti jari tersebut, kalung itu bercahaya biru dan segera melesat ke arahnya. "Ini, ini dibuat oleh ahli Life and Death Fusions," Gumamnya. Dan kemudian lanjut berkata. "Untuk sekarang aku tak mungkin melepasnya. Tapi dengan darah keturunan-mu, seharusnya segel itu akan lepas saat kamu mencapai Dao Foundation,"
Kalung giok itu dikembalikan ke Yuan Han, lalu Yuan Han mengambil kalung giok itu dan menyimpan-nya di Interspatial Ring.
Dia tak lupa mengambil Divine Class tersebut.
"Baiklah, aku Bai Xue Yue akan mengikuti-mu mulai sekarang,"
Mendengar itu, Yuan Han mengangguk pelan. "Apa kamu sekarang bawahanku?"
Bai Xue Yue tertegun dan tersenyum kecil. "Bisa dibilang begitu, tapi itu hanya selama aku belum dibangkitkan,"
Yuan Han hanya diam, lalu berjalan kearah orang yang ada di atas batu es itu. Harus Yuan Han akui, bahwa perempuan ini mempunyai paras super menawan, yang bahkan membuat hati Yuan Han bergejolak walau sesaat.
Yuan Han kemudian mengangkat tangannya, dan seketika jasad itu menghilang bersamaan dengan batu es tersebut.
"Selesai," Gumamnya yang kemudian berbalik. Bai Xueyue mengikuti Yuan Han dan tersenyum. Dia tidak salah memilih orang. Dengan setelah dia dibangkitkan, dia akan membalaskan dendamnya!
__ADS_1
Itu akan menjadi sesuatu yang membahagiakan bagi Bai Xueyue.
Melewati tempat yang besar, Yuan Han bisa melihat bahwa tempat ini adalah tempat yang penuh dengan bagunan kuno, dan beberapa corak aneh.
Ini menyampaikan energi Spiritual yang kuat, membuat Yuan Han berhenti dan menatap kearah corak dimana seorang perempuan duduk, dengan diatasnya adalah guqin, duduk sembari tersenyum.
Yuan Han menatap gambar itu dengan dalam, secercah cahaya melintas, menunjukkan ketertarikan yang tinggi terhadap ini.
"Bibi Ba—"
"Yue'er,"
Suara Bai Xueyue terdengar dingin dan kesal. Yuan Han hanya diam. Dia tidak salah, yang salah adalah Bai Xue Yue yang umurnya mungkin lebih dari 100 tahun. "Bukankah umurmu lebih dari 100 tahun?"
"Umur seorang wanita adalah rahasia surga yang bahkan surga sendiri perlu berpikir sejuta kali untuk membukanya,"
Yuan Han tersentak mendengar itu. Apa umur wanita memang sepenting itu? Tapi menurut Yuan Han, mengetahui tidaknya seharusnya tak berdampak apa-apa... kan?
Pada akhir-nya Yuan Han menyerah dan bertanya. "Yue'er, apakah ini gambar-mu? Seharusnya iya, karena tempat ini pemakaman-mu,'
"Tempat ini jauh lebih tua dari Dunia," Mendengar itu, Yuan Han mengernyit. Bai Xueyue lanjut berkata. "Tempat ini pada awalnya bukan pemakaman-ku,"
"Lalu kenapa kamu mati dan jasadmu disini?"
"Saat itu aku kabur untuk nyawaku, dan masuk ke tempat aneh ini, dan mati saat mencoba untuk menyerap Yin Essence untuk memulihkan diri. Tapi…"
Yuan Han mendesah. "Jadi ini bukan tempatmu ya? Lalu, apa kamu sudah berkeliling?"
Bai Xueyue menggeleng kepalanya. Bagaimanapun juga, dirinya saat itu sedang sekarat, mustahil untuk berkeliling layaknya bertamasya.
Yuan Han kemudian tersenyum tipis. "Kalau begitu harta yang ada di tempat ini masih belum tersentuhkan," Kemudian mata yang tadinya berwarna biru, secara perlahan berubah kembali menjadi kuning, dan aura dingin Yuan Han secara tiba-tiba menghilang. Dia bersemangat dengan ini. "Aku ingin melihat, apa kah ada yang akan mengambil hartaku!"
***
Di tempat lain,
Gu Lin Tian dan Liu Lihua berjalan melewati lorong, dengan berbagai sosok di depan mereka.
Gu Lin Tian mendesah dengan pelan. "Seharusnya aku membawa Saudara Yuan tadi,"
Liu Lihua melirik Gu Lin Tian, lalu kembali mengacuhkan itu dan berkata. "Biarkan saja Senior Brother Yuan, dia masih memerlukan peristirahatan,"
Mendengar itu, Gu Lin Tian tidak menolak tapi tersenyum dan mengangguk. Bagaimanapun juga, luka yang diderita oleh Yuan Han tidak sedikit, bahkan kekuatan-nya menurun entah kenapa, dan tempur.
Saat mereka semua berhenti, mereka melihat ada banyak pusaka berbaris dan memutar, dan masing-masing dari mereka adalah pusaka dengan energi Yin.
"Saudari Li, apakah kamu mengolah Yin Qi?"
"Ya, sedikit," Dia berkata dan menatap kedepan, kearah seorang gadis yang berdiri. Itu adalah ahli Dao Self yang benar-benar memukaunya sebelumnya. "Diatas langit masih ada langit," Bergumam pelan, Liu Lihua mulai memutuskan bahwa sekembalinya ke sekte, dia akan segera masuk ke dalam Closed Door Cultivation.
Memikirkan itu sejenak, Gu Lin Tian kemudian memanggil Liu Lihua dan bertanya padanya. "Apa itu?"
Mendengar pertanyaan tersebut, Liu Lihua mulai mengintip dan melihat ada sebuah pedang es melayang di sana.
"Itu pusaka!"
Mendengar gumaman tersebut, Gu Lin Tian dan yang ada di sekitar melihat pedang itu.
Mereka ada di tengah kerumunan, jadi wajar bahwa mereka tak bisa melihat-nya dalam seketika.
Dan seketika, rombongan gempar saat sadar bahwa mereka dikelilingi oleh harta tak tertandingi!
Kemudian, seorang lelaki ahli Dao Self melayang di atas Flying Swords-nya dan berseru. "Semua ini adalah milik kami, jika kalian ingin semua harta ini, kalian harus membayarnya dengan harga yang setara!"
Mendengar itu, semua orang mengerutkan dahinya.
"Siapa kau!"
"Kenapa kami harus membayarnya?!"
"Jangan angkuh hanya karena kau Dao Self!"
"Hmph! Aku dan Nona Muda Yuan akan membantai kalian kalau ada yang melawan!" Serunya sekali lagi.
"Disini semua hampir adalah Dao Foundation! Kau mau melakukan apa terhadap itu?!"
"Aku hanya akan membunuh kalian!" Dia kemudian menarik pedangnya kesamping, lalu menebas orang terdekat, menyebabkan pancuran darah meninggi. "Mari kita lihat siapa yang akan melawan!"
Mereka—orang yang sebelumnya disebut Senior Brothers Han dan Nona Muda Yuan, adalah dari sekte besar, dan orang-orang ini hanya orang-orang tak penting dan kecil dari Benua Naga Hitam.
Walau Benua Naga Hitam terbilang besar, dan Pocket Realm atau Secret Realm mereka terbilang banyak, itu tetap bisa ditandingi oleh Blue Wheel Sect mereka, tetapi tetap terbilang kuat, walau True Dragon yang bisa dibilang 'Penguasa', sudah mati.
__ADS_1
Jadi mereka tak akan mampu membuat ancaman pada sekte mereka.
***
Di sisi lain, Yuan Han berjalan dengan senyumnya, menyelusuri lorong gelap yang panjang, sebelum akhirnya berhenti di depan sebuah gerbang.
Bai Xueyue yang dari tadi melihat dari belakang, terus dibuat heran oleh lelaki ini. Sebelumnya tingkah-nya begitu dingin dan kaku, dan kini lelaki itu tersenyum dengan semangat, mencari berbagai harta.
Yuan Han membuka gerbang tersebut, dan terkejut saat melihat ada banyak harta disana. Setidaknya ada 9 di antara mereka.
Yuan Han dengan semangat maju, tetapi saat selangkah dia maju, diringa langsung merasa dingin dan itu menyelimuti dirinya seketika. "Hmm, ini terasa sedikit dingin,"
Yuan Han mengambil harta terdekat dan bertanya pada Bai Xueyue. "Menurutmu ini setara dengan apa?"
"Setidaknya Divine Class,"
Mata Yuan Han berbinar lalu menyimpan harta itu di dalam Interspatial Ring.
Yuan Han mengambil yang lain. "Ini?"
"Divine Class,"
Dia menyimpan itu dan kemudian maju lagi untuk mengambil harta lain. "Ini?"
"Itu setidaknya setara dengan Celestial Class," Ucapnya dengan menelan ludahnya. Dia lumayan ingin memilikinya.
"Ini?"
"Saint Class,"
"Ini?"
"Divine Class,"
"Kalau ini?"
"Ce-Celestial Class,"
"Ini?"
"Berhenti menanyakan itu padaku! Aku bukan objek penilai benda! Cepat simpan dan kita pergi!" Teriak Bai Xueyue. Dia benar-benar iri dengan Yuan Han yang memiliki tubuh.
Jika dia mempunyai tubuhnya sekarang, dia pasti akan mengambil semua harta disini untuk menjadi miliknya.
Yuan Han tertawa masam lalu mendesah dengan pelan. Dia mengikuti saran Bai Xueyue dan mengambil semua harta yang dia lihat.
Yuan Han sadar, semakin jauh dirinya melangkah, semakin dingin suhunya, walau tidak sampai ketahap Yuan Han menggigil kedinginan.
Tak perlu waktu lama, dirinya akhirnya mendesah pelan dan tersenyum puas, hanya tersisa satu lagi, dan itu adalah bola es yang berwarna biru muda, berputar dan memberikan aura dingin disekitar.
Saat Yuan Han melangkah, dirinya langsung nenggigil kedinginan, namun akhirnya tetap berhasil mengambil bola tersebut.
Beberapa saat kemudian, ruang itu tertutup, membuat lingkungan menjadi gelap.
Yuan Han terkejut dan segera melirik kesegala arah, dan saat matanya kembali tertuju pada bola tersebut, itu sudah menjadi air berwarna biru muda, dengan gelombang aneh yang berputar.
Jantung Bai Xueyue berdegup dengan kencang. Hatinya melonjak dengan kuat, menunjukkan semangat dan ketertarikan akan hal ini. "I-Ini Celestial Yin Qi!"
***
Di sisi lain, semua orang yang ada di ruang sebelumnya, terkejut karena harta benda disana menghilang tak berbekas, seolah-olah memang sedari awal tak pernah ada sesuatu di sana.
"Apa yang terjadi?" Nona Muda Yuan, bergumam dan melirik ke segala arah. "Apa sebelumnya hanya ilusi semata?"
"Entah lah," Han menggeleng kepalanya. Tak tahu apa-apa tentang ini. "Tapi mungkin ada kaitannya dengan pemuda yang misterius sebelumnya,"
Nona Muda Yuan tak bisa berkata tapi mengangguk sebagai tanda setuju.
Akan tetapi, sekali lagi mereka dikejutkan oleh energi yang aneh dan dingin, merembes keluar dari dalam tanah, memenuhi ruangan dengan suhu yang dingin.
Beberapa orang, terutama wanita yang mengolah Yin Qi segera duduk dan bermeditasi.
Gu Lin Tian dan Liu Lihua juga begitu. Mereka tampak serius dalam meditasi mereka,
Nona Muda Yuan juga, dan sedangkan Han, dia hanya berdiri dan menatap kesekitar. Lagipula dia hanya disuruh untuk menjaga Nona Muda Yuan, dan bertindak sebagai Dao Protector walau dirinya hanya Murid dari salah satu Elder.
------------
Note;
Dao Protector adalah Tetua yang melindungi generasi muda yang berbakat dan penting.
__ADS_1
Sedangkan Dharma Protector adalah orang yang melindungi seseorang selama suatu peristiwa seperti Breakthrough.
Source : Cukup tekan di Google *What is the Dharma Protector* :v