Defying Heaven

Defying Heaven
Li Xuan


__ADS_3

Benua Tengah, Kaisaran Ling di wilayah sekte Pedang Penghancur.


Di tempat latihan Sekte Pedang Penghancur, terlihat seorang pemuda berumur 15 tahun tergletak di tanah.


"Hahaha.... SAMPAH sepertimu tidak layak berada di Sekte Pedang Penghancur yang hebat ini!" ucap pemuda tersebut dengan nada mengejek sambil meninggalkan pemuda 15 tahun tersebut setelah menghajarnya sampai tergletak di tanah.


Pemuda tersebut adalah Xiao Yu, Mu Fen dan Mu Chen. Xiao Yu adalah anak dari salah satu Tetua di Sekte Pedang Penghancur sedangkan dua pemuda lainya adalah anak buah Xiao Yu.


Lalu pemuda yang di panggil SAMPAH adalah Li Xuan. Li Xuan mengalami penghambatan pada Meridiannya pada umur 12 tahun dan saat ini, saat usianya 15 tahun tingkat kultivitasnya hanya berada di tahap awal pembentukan jiwa.


Sedangkan pada umumnya, memulai kultivasi adalah saat berumur 8 tahun, kultivitas mereka pada saat berumur 15 tahun berada di tahap menengah pembentukan jiwa, sedangkan seorang jenius bisa berada di tahap akhir pembentukan jiwa atau seorang super jenius bisa mencapai tahap puncak pembentukan jiwa pada usia tersebut.


Tingkatan kultivasi


-Tingkat Pembentukan Jiwa


-Tingkat Pemurnian Jiwa


-Tingkat Bumi


-Tingkat Langit


-Tingkat Raja


-Tingkat Kaisar


-Tingkat saint


Masing² tingkatan terdiri dari •tahap awal •tahap menengah •tahap akhir •tahap puncak


Untuk para Tetua di Sekte-Sekte tinggi sekalipun, hanya berada di tingkat Bumi, sedangkan patriak untuk Sekte tinggi ada beberapa yang telah menembus tingkat Langit, karena setelah ERA KEHANCURAN, jarang ada Kultivator di Benua Tengah yang menembus tahap langit.


*


Li Xuan berusaha bangkit dan berjalan dengan tertatih-tatih menuju ke kediamannya.


Li Xuan tinggal sendirian, Ibunya meninggal saat melahirkannya. Sedangkan ayahnya adalah salah satu Tetua di Sekte Pedang Penghancur, namun ayahnya tidak pernah kembali saat menjalankan misi khusus dari sekte, sudah hampir 6 tahun tetapi tidak ada kabar tentangnya. Banyak yang berpendapat bahwa ayah Li Xuan meninggal saat menjalankan misi tersebut.


Setelah masuk kediamannya Li Xuan langsung membersihkan luka di tubuh nya.


"Uh... Rasanya beberapa tulangku patah." keluh Li Xuan sambil meringis kesakitan.


Tak lama kemudian terdengar suara gadis kecil berusia 13 tahun


"Kak Xuan apa kau tidak apa apa? kudengar kak Xuan di ganggu sama Xiao Yu dan anak buahnya lagi." ucap seorang gadis berumur 13 tahun tersebut dengan cemas


Gadis cantik tersebut adalah Feng Sui. Feng Sui adalah cucu dari patriak Sekte Pedang Penghancur, dia juga seorang jenius di Sekte Pedang Penghancur. Meskipun usianya baru 13 tahun namun kecantikannya tiada tanding di Sekte Pedang Penghancur.

__ADS_1


Feng Sui juga satu satunya teman yang dimiliki Li Xuan.


"Adik Sui, aku tidak apa-apa hanya luka kecil." ucap nya sambil nenahan sakit


"Kau tidak usah berbohong padaku kak! sini biar Sui bantuin."


Setelah membantu membersihkan luka luar Li Xuan, Feng Sui memberikan pill penyembuh luka dalam tingkat 8.


Tingkatan pill dari 9-1 semakin sedikit tingkat pill semakin bagus pill nya.


"Luka dalamku tidak terlalu parah besok juga udah sembuh, pill itu terlalu berharga." ucap Li Xuan sambil mengembalikan pill tingkat 8 tersebut.


"Kak Xuan beberapa tulangmu patah, jika kak Xuan tidak menggunakan pill ini mungkin memerlukan waktu beberapa bulan untuk sembuh." balas nya sambil memasukan pill tingkat 8 tersebut kemulut Li Xuan


Untuk seorang cucu dari Patriak sekte besar pill tingkat 8 bukan sesuatu yang berharga namun tidak buat Li Xuan, pill tinggat 8 baginya adalah pill yang sangat berharga.


"kak Xuan setelah kakak menggunakan pill tersebut hanya tunggu beberapa hari akan membaik, kalo gitu aku pamit dulu kak Xuan." lanjut nya Feng Sui sambil keluar dari kediamannya Li Xuan


"Feng Sui, terima kasih." ucap Li Xuan dengan tulus


Feng Sui melihat ke Li Xuan sambil berkata "Itu tidak seberapa dengan apa yang kak Li Xuan lakukan dulu." balasnya Feng Sui dengan tersenyum dan melanjutkan jalannya.


***


Setelah beberapa hari, akhirnya Li Xuan pulih dan dia berniat untuk pergi ke Pavilium Herbal untuk membeli beberapa bahan herbal, untuk mendorong penyumbatan pada Dantiannya dengan harapan supaya Dantiannya bisa di gunakan kembali.


"Kak Xuan mau kemana?" tanya Feng Sui


"Saya mau ke Pavilium Herbal untuk membeli beberapa bahan herbal." jawab nya


"Kalo begitu apakah Sui boleh ikut kakak ke Pavilium Herbal?" ucap Feng Sui dengan menggunakan ekspresi imutnya


"kalo begitu ayo kita ke Pavilium Herbal bersama." ujar Li Xuan


*


Pada saat Li Xuan dan Feng Sui hendak masuk ke Pavilium Herbal, mereka bertemu dengan seorang pemuda, pemuda itu Xiao Yu!.


"Hehhh nampak nya SAMPAH ini masih bisa berjalan setelah beberapa hari lalu di kasih pelajaran." ucap Xiao Yu dengan nada jijik


Li Xuan tidak mendengarkan, melainkan acuh tak acuh hanya melewati Xiao Yu dan memasuki Pavilium Herbal bersama Feng Sui.


Xiao Yu yang melihat ini merasa dirinya di permalukan, mukanya menjadi terlihat sangat suram.


"Beraninya kamu ngabaikan aku, aku Xiao Yu anak dari Tetua Sekte Pedang Penghancur, tidak sudi di permalukan oleh SAMPAH sepertimu!"dengan cepat Xiao Yu mengambil pedang nya dan menyerang Li Xuan


Xiao yu menggunakan kekuatan penuhnya yang berada di tahap menengah Pembentukan Jiwa untuk menyerang Li Xuan, dan menggunakan pedang kelas menengahnya.

__ADS_1


Pada saat pedang Xiao Yu hampir mengenai Li Xuan, Li Xuan yang hanya berada di tahap awal Pembentukan Jiwa tidak bisa apa-apa, tiba-tiba suara tangkisan pedang terdengar.


"Adik Sui!" ucap Li Xuan terkejut


Feng Sui adalah super jenius yg dimiliki Sekte Pedang Penghancur, usianya baru 13 tahun tetapi kultivitasnya sudah berada di tahap akhir Pembentukan Jiwa.


Xiao Yu terpental beberapa meter karna tangkisan Feng Sui yang tingkat kultivitasnya berada di atas Xiao Yu.


Xiao Yu mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya sebelum akhirnya pingsan dan mungkin mengalami beberapa luka dalam.


Beberapa orang yang melihat adegan itu tertegun, sampai dua pemuda datang dan melihat Xiao Yu tergletak langsung menghampirinya, dua pemuda tersebut adalah Mu Fen dan Mu Chen.


"Bosss!" suara pemuda tersebut membangunkan lamunan semua orang


"Boss bertahanlah kita akan membawamu ke Tetua Xiao." ucap mereka berdua.


Akhirnya mereka berdua pergi dari tempat itu.


"Feng Sui!" ucap Li Xuan menatap Feng Sui dengan tatapan rumit, Li Xuan mengetahui bahwa Feng Sui itu super jenius tapi dia tidak menyangka bahwa Feng Sui berada di tahap akhir Pembentukan Jiwa


"Kak Xuan, jangan menatap ku seperti itu, kau membuatku takut!" ujar Feng Sui


Setelah tersadar Li Xuan langsung meminta maaf dan membeli beberapa bahan yang dia butuhkan.


*


Di tempat lain


"Tetuaa.. Tetua Xiao..." ucap dua pemuda tersebut


Pria paruh baya tersebut langsung berubah ekspresinya setelah melihat apa yang dia lihat.


"Yu'er apa yang terjadi padamu?" ucap pria paruh baya tersebut dengan khawatir


"Tetua Xiao semua ini salah si SAMPAH itu tetua." kedua pemuda tersebut langsung menyalahkan Li Xuan, walaupun mereka tidak ada pada saat tersebut tapi mereka tau bahwa semua ini ada hubungan nya dengan Li Xuan.


"SAMPAH? apa yang kalian maksud Li Xuan?" ucap pria paruh baya tersebut dengan heran


Kedua pemuda itu hanya mengangguk.


'Bagai mana mungkin SAMPAH itu bisa melukai Yu'er?' gumamnya dalam hati


"Tidak peduli siapa dia! berani melukai anaku akan ku balas berkali kali lipat!" ucapnya sembari Aura membunuh yang kuat terpancar dari pria paruh baya tersebut, sampai membuat dua pemuda di sisinya merasakan tekanan Aura tersebut.


Hai para readers, terima kasih sudah membaca novel ini. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan nya karna ini karya pertama author. Jadi jika masih banyak kekurangan mohon di maklumi.


jika kalian suka dengan novel ini jangan lupa kasih Like, Comen & rate 5 Bintang yah :) .

__ADS_1


__ADS_2