
Patriak Sekte Tengkorak Api terkejut melihat Li Xuan terbang, yang artinya pemuda bertopeng di depanya telah menembus tingkat Langit.
"Siapa kau sebenarnya!?"tanya Patriak
"Namaku tak penting! Lebih baik kau fokus dalam pertemuran ini!"jawab Li Xuan
"Aku Hu Leng, akan melawanmu setelah aku mengetahui siapa sebenarnya dirimu!?"tanya Hu Leng penasaran
"Huh.. Baiklah, aku akan menjawab pertanyaanmu! Aku juga tidak ingin membunuh orang tanpa perlawanan, itu terlihat tidak keren."jawab Li Xuan
"Dengarkan dengan baik! Namaku Li Xuan, aku adalah orang yang akan membunuhmu!"ucap Li Xuan
"Apa segitu cukup perkenalanya?"
Hu Leng tertegun mendengar ucapan Li Xuan, Hu Leng mengigat-ngingat lagi bahwa dirinya tidak pernah mempunyai masalah dengan orang di depanya.
Setelah selesai berucap, Li Xuan segera menyerang dengan cepat.
Tubuh Hantu!
Wuush....
Li Xuan dengan cepat menghilang dari pandangan Hu Leng. Hu Leng melihat Li Xuan menghilang dari pandanganya menjadi waspada.
Teknik Menggambar Pedang!
Traangg.....
Serangan Li Xuan dapat di tangkis oleh Hu Leng, meskipun Hu Leng harus termundur beberapa meter.
"Seranganmu lumayan juga nak, sekarang giliranku untuk menyerang!"
Jurus Pedang Api!
Sriiingg....
Li Xuan dapat menghindari serangan tersebut, serangan itu hanya membuat sedikit sobekan pada bajunya.
__ADS_1
"Aiihhh... Kau merusak bajuku! baiklah, aku akan segera menyelesaikan pertarungan ini, sebelum kau merusak lebih banyak pada bajuku!"ucap Li Xuan dengan kesal
Hu Leng bingung harus bersikap bagaimana, karna pemuda bertopeng di depanya bersikap sangat konyol saat dalam pertarungan.
Li Xuan sebenarnya dapat dengan mudah mengalahkan Hu Leng, karna Hu Leng hanya berada di tahap awal Langit. Sedangkan Li Xuan meskipun hanya tahap awal Langit, tetapi kekuatanya setara dengan tahap akhir Langit.
Li Xuan menyerang kembali menggunakan 7 Tebasan Kematian.
Teknik pertama Bayangan kematian!
Trangg.....
Hu Leng kembali menangkis serangan Li Xuan, kali ini Hu Leng harus merelakan pedangnya hancur untuk menangkis serangan Li Xuan.
"Pedang Bayanganku hancur?"ucap Hu Leng tidak percaya
"Pedang mainanmu tidak akan sebanding dengan Pedang Naga Kuno ini."ucap Li Xuan santai sembari mengaliri Pedang Naga Kuno dengan energi
Hu Leng tersentak kaget melihat perubahan Pedang pemuda di depanya.
"Itu... Senjata pusaka! Siapa kau sebenarnya!?"ujar Hu Leng ketakutan
Sriing.....
Seketika tubuh Hu Leng terbelah menjadi dua.
"Li Xuan."
Para murid Sekte Tengkorak Api yang masih hidup menjadi frustasi, setelah melihat patriaknya telah mati. Dengan cepat Tian Long membunuh semua orang yang tersisa dari Sekte Tengkorak Api.
Setelah selesai membunuh semua orang dari Sekte Tengkorak Api, Li Xuan memprintahkan Tian Long untuk mengambil semua Cincin Spesial yang dimiliki para Tetua dan Patriak.
'Paman Huang, dendammu terhadap Sekte Tengkorak Api sudahku balaskan, kuharap sekarang kau bisa tenang disana. Tentang adik Fei, aku akan menjaganya seperti adikku sendiri, Paman tidak usah khawatir.'gumam Li Xuan dalam hati
Li Xuan segera menuju Kota terdekat untuk mencari penginapan. Setelah satu jam berlari akhirnya Li Xuan sampai di Kota Bunga Kembar.
Li Xuan segera mencari penginapan yang ada di Kota Bunga Kembar, tak berselang lama Li Xuan menemukan sebuah penginapan dan segera memesan kamar untuk beristirahat.
__ADS_1
Keesokan harinya, saat hari mulai pagi Li Xuan yang baru selesai membersihkan diri, segera menuju tempat makan untuk sarapan pagi.
Terlihat Tian Long yang sudah siap di depan pintu kamar Li Xuan menunggu Tuanya keluar.
"Ayo kita sarapan dulu."ucap Li Xuan
"Baik Tuan."
Li Xuan segera menuju tempat makan, terlihat seorang gadis cantik yang sudah menunggunya.
"Selamat pagi kak Xuan."sapa Huang Fei
"Selamat pagi adik Fei." jawab Li Xuan sembari duduk
Tian Long pun ikut duduk setelah di perintahkan oleh Li Xuan.
"Adik Fei, ini adalah Cincin Spesial, di dalamnya terdapat banyak koin emas dan beberapa sumber daya berupa Pil dan Buah Roh. Ini adalah hasil dari keseluruhan kekayaan patriak dan Tetua Sekte Tengkorak Api yang berhasil saya dan Tian Long kumpulkan, kuharap kau bisa menerimanya."ucap Li Xuan sembari memberikan Cincin Spesial
Huang Fei awalnya menolak, tetapi karna bujukan Li Xuan akhirnya Huang Fei menerima Cincin Spesial tersebut.
Huang Fei terkejut melihat isi dari Cincin Spesial itu, di dalamnya terlihat tumpukan koin emas dan beberapa Pil dan Buah Roh, itu adalah total kekayaan yang dimiliki patriak dan para tetua Sekte Tengkorak Api.
"kak Xuan ini...."ucap Huang Fei tidak bisa berkata-kata
"Itu semua sudah menjadi milikmu, mungkin kau akan membutuhkanya suatu hari nanti."ujar Li Xuan dengan santai
"Setelah kita selesai sarapan, kita akan pergi ke Sekte Pendang Penghancur. Aku ingin menemui seseorang, sudah lama sekali aku tidak melihatnya."ucap Li Xuan sembari membayangkan wajah Feng Sui
"Baik kak Xuan."
"Baik Tuan."
jawab Huang Fei dan Tian Long bersamaan.
Setelah selesai sarapan, mereka bertiga segera menuju Sekte Pedang Penghancur.
Hai para readers, terima kasih sudah membaca novel ini. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan nya karna ini karya pertama Author. Jadi jika masih banyak kekurangan mohon di maklumi.
__ADS_1
jika kalian suka dengan novel ini jangan lupa kasih Like, Comen & rate 5 Bintang yah :) .