
Enam hari berlalu, sekarang adalah hari pelelangan akan di mulai, pelelangan tersebut berada di tempat pelelangan Hou. Li Xuan segera bergegas menuju tempat pelelangan tersebut bersama dengan Ling Chen.
Ketika Li Xuan dan Ling Chen sampai di depan tempat pelelangan Hou, terlihat seorang pria paruh baya menghampirinya.
"Selamat datang pangeran Chen dan ..." ucapan pria paruh baya terhenti dan melihat Li Xuan
"Ini Li Xuan adik saya."ucap Ling Chen
"Maafkan saya pangeran Xuan, karna tidak mengenali anda."ucap pria paruh baya tersebut dengan gugup
Li Xuan hanya diam dan mengangguk mendengarkan ucapan pria paruh baya tersebut.
"Paman Hou Li, saya ingin ruangan VIP." ucap Ling Chen sembari mengeluarkan sebuah token
"Mari saya tunjukan ruangan anda pangeran."ucap Hou Li
Hou Li adalah pemilik pelelangan Hou, melihat Ling Chen sebagai pangeran dari kaisaran Ling dan juga tamu khusus, membuat Hou Li menyambut langsung Ling Chen.
Li Xuan dan Ling Chen diantar ke lantai dua dan ditunjukan sebuah ruangan, ruangan tersebut terlihat cukup luas.
Di lantai dua adalah tempat untuk tamu VIP. Memiliki ruangan masing-masing setiap tamu VIP. Sedangkan untuk di lantai satu untuk para tamu umum.
Terlihat panggung khusus yang luasnya sekitar 25 meter berada di depan tempat pelelangan di lantai satu. Diatas panggung tersebut terdapat sebuah meja untuk menempatkan barang yang akan di lelang.
Para tamu semakin ramai dan memenuhi tempat pelelangan tersebut.
Beberapa saat kemudian terlihat gadis cantik dan seksi berjalan diatas panggung, di ikuti dengan pelayan yang membawa kotak panjang.
Gadis tersebut memberi tanda kepada pelayan tersebut agar menaruh kotak tersebut di atas meja.
"Para tamu sekalian, saya akan mulai acara pelelangan ini. Untuk pertama saya akan menampilkan sebuah senjata, senjata tersebut adalah pedang dengan tingkat tinggi."ucap gadis tersebut sembari membuka kotak itu
__ADS_1
Para tamu mulai terdengar gaduh saat gadis itu mulai membuka kotak tersebut. Meskipun bukan barang yang langka tetapi senjata kelas tingi cukup sulit di dapatkan di kaisaran Ling.
"Harap tenang semuanya, kami akan segera memulai penawarannya dan penawaran tertinggi akan mendapatkan pedang ini." ucap gadis tersebut menenangkan para tamu
"Untuk penawaran pertama kami membuka harga 120 ribu koin emas, setiap penawaran memiliki kelipatan 1000 koin emas." lanjut gadis tersebut
"125.000..."
"130.000..."
"150.000..."
Para tamu mulai bersaing menawar untuk mendapatkan pedang ini. Hingga akhirnya penawaran sampai 200 ribu koin emas.
"200 ribu pertama.. 200 ribu kedua.. 200 ribu ketiga. Barang telah terjual pada tamu ruangan nomer 2." ucap gadis tersebut
Pelayan segera membawa kotak berisi pedang tersebut ke ruangan nomer 2.
Barang-barang lelang selanjutnya tidak ada yang menarik perhatian Li Xuan, menurut Li Xuan barang-barang yang di lelangkan adalah barang biasa tetapi bagi para tamu lain adalah sebuah barang yang cukup langka.
Semua orang segera mempriksa energi di dalam giok putih tersebut. Semua orang merasakan hanya sedikit energi yang terdapat pada giok putih itu, bahkan energi di dalamnya tidak bisa meningkatkan ketahap berikutnya untuk seorang yang berada di tingkat Pemurnian Jiwa.
Li Xuan mengerutkan keningnya setelah melihat giok putih yang sedang dilelang dan berkata dalam hatinya 'Giok Surgawi?'
Li Xuan mengetahui nama giok tersebut dari ingatan leluhur yang Li Xuan dapatkan, Giok Surgawi dapat meningkatkan sampai tiga tahap jika berada di tahap bumi dan empat tahap jika berada di Pemurnian Jiwa.
Tetapi Giok Surgawi yang di lelangkan energi di dalamnya di segel seseorang dengan rapi, sehingga tidak ada seorang pun yang mengikuti pelelangan tau.
"Baiklah.. untuk penawaran pertama, kami memberi harga 200 ribu koin emas. Setiap penawaran akan memiliki kelipatan 3000 koin emas."
Semua orang terdiam, tidak ada yang berani menawar giok tersebut. Bukan hanya energinya yang terdapat di dalamnya sedikit tetapi harganya yang terlalu mahal.
__ADS_1
Wajah gadis tersebut berubah agak muram karna tidak ada satu pun yang menawar barang tersebut.
Melihat tidak ada yang menawar giok itu, sebuah senyuman terlihat di wajah Li Xuan.
"Jika tidak ada yang menawar maka kita lanjutkan ke pelelangan se..."
"Tunggu! aku menawar." ucap Li Xuan
Wajah gadis tersebut kembali ceria setelah ada yang menawar giok itu.
Mendengar tawaran Li Xuan, para tamu lainya segera memandang ke ruangan Li Xuan.
"Siapa pemuda di ruangan nomer 5 itu?"
"Apa pemuda itu bodoh? atau pemuda itu seorang pemboros? mengeluarkan 200 ribu koin hanya untuk giok yang mengandung sedikit energi."
Para tamu mulai gaduh membicarakan Li Xuan.
"200 ribu pertama.. 200 ribu kedua.. 200 ribu ketiga. Giok ini terjual pada tamu ruangan nomer 5." ucap gadis itu
Pelayan segera membawa kotak berisi giok tersebut ke ruangan Li Xuan.
"Adik Xuan, bukankah giok itu hanya giok yang mengandung sedikit energi? kenapa kau membelinya?"tanya Ling Chen penasaran
"Mungkin memang terlihat seperti itu, tapi sebenarnya giok itu bahkan lebih berharga dari semua barang yang sudah dilelang" jawab Li xuan santai
Ling Chen tertegun mendengarkan jawaban Li Xuan
'Giok apa sebenarnya itu? bagaimana bisa giok itu lebih berharga dari semua barang yang sudah dilelang.'gumam Ling Chen penasaran
setelah selesai membayar giok tersebut Li Xuan segera memasukan giok tersebut kedalam Cincin Spesialnya.
__ADS_1
Hai para readers, terima kasih sudah membaca novel ini, mohon maaf jika masih banyak kekurangan nya karna ini karya pertama Author. Jadi jika masih banyak kekurangan mohon di maklumi.
jika kalian suka dengan novel ini jangan lupa kasih Like, Comen & rate 5 Bintang yah :) .